alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Operasional Mandek, Belum Ada Pemasukan

Ada yang Mulai Jalan, tapi Penumpang Nihil

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga saat ini, trayek bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dari Jember masih belum pulih sepenuhnya. Begitu juga untuk antar kota antar provinsi (AKAP). Meskipun persiapan new normal sudah didengungkan oleh pemerintah, namun efeknya masih belum tampak pada moda transportasi bus.

Menurut Ketua Organda Cabang Jember Sutikno, bus trayek AKDP yang bersinggungan dengan daerah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih belum dapat beroperasi. Terlebih lagi daerah yang masih PSBB itu berada di kota dan kabupaten strategis seperti Sidoarjo dan Surabaya.

Berdasarkan informasi yang beredar, PSBB di dua kota tersebut tak diperpanjang kembali. Namun begitu, masih belum ada kejelasan operasional bus untuk masuk ke wilayah tersebut. “Kalau bus yang mengarah ke wilayah PSBB masih belum bisa beroperasi, baik dari titik keberangkatan maupun kedatangan,” tutur Sutikno.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tetapi, bagi trayek bus yang tidak bersinggungan dengan tujuan wilayah PSBB, seperti Jember-Banyuwangi, sudah mulai berjalan. Walau begitu, jumlah PO bus yang mulai beroperasi masih sangat sedikit. “Itu pun sepi penumpang. Terserah pengemudi busnya untuk memonitor sendiri bagaimana situasi di lapangan. Kalau mau jalan ya silakan,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga saat ini, trayek bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dari Jember masih belum pulih sepenuhnya. Begitu juga untuk antar kota antar provinsi (AKAP). Meskipun persiapan new normal sudah didengungkan oleh pemerintah, namun efeknya masih belum tampak pada moda transportasi bus.

Menurut Ketua Organda Cabang Jember Sutikno, bus trayek AKDP yang bersinggungan dengan daerah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih belum dapat beroperasi. Terlebih lagi daerah yang masih PSBB itu berada di kota dan kabupaten strategis seperti Sidoarjo dan Surabaya.

Berdasarkan informasi yang beredar, PSBB di dua kota tersebut tak diperpanjang kembali. Namun begitu, masih belum ada kejelasan operasional bus untuk masuk ke wilayah tersebut. “Kalau bus yang mengarah ke wilayah PSBB masih belum bisa beroperasi, baik dari titik keberangkatan maupun kedatangan,” tutur Sutikno.

Tetapi, bagi trayek bus yang tidak bersinggungan dengan tujuan wilayah PSBB, seperti Jember-Banyuwangi, sudah mulai berjalan. Walau begitu, jumlah PO bus yang mulai beroperasi masih sangat sedikit. “Itu pun sepi penumpang. Terserah pengemudi busnya untuk memonitor sendiri bagaimana situasi di lapangan. Kalau mau jalan ya silakan,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga saat ini, trayek bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dari Jember masih belum pulih sepenuhnya. Begitu juga untuk antar kota antar provinsi (AKAP). Meskipun persiapan new normal sudah didengungkan oleh pemerintah, namun efeknya masih belum tampak pada moda transportasi bus.

Menurut Ketua Organda Cabang Jember Sutikno, bus trayek AKDP yang bersinggungan dengan daerah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih belum dapat beroperasi. Terlebih lagi daerah yang masih PSBB itu berada di kota dan kabupaten strategis seperti Sidoarjo dan Surabaya.

Berdasarkan informasi yang beredar, PSBB di dua kota tersebut tak diperpanjang kembali. Namun begitu, masih belum ada kejelasan operasional bus untuk masuk ke wilayah tersebut. “Kalau bus yang mengarah ke wilayah PSBB masih belum bisa beroperasi, baik dari titik keberangkatan maupun kedatangan,” tutur Sutikno.

Tetapi, bagi trayek bus yang tidak bersinggungan dengan tujuan wilayah PSBB, seperti Jember-Banyuwangi, sudah mulai berjalan. Walau begitu, jumlah PO bus yang mulai beroperasi masih sangat sedikit. “Itu pun sepi penumpang. Terserah pengemudi busnya untuk memonitor sendiri bagaimana situasi di lapangan. Kalau mau jalan ya silakan,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/