alexametrics
29.3 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Tanpa Hasil Rapid Antigen, Putar Balik!

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejumlah pos penyekatan mulai didirikan untuk mendukung larangan mudik yang digaungkan pemerintah pusat hingga daerah. Salah satunya ada di Desa Garahan, Kecamatan Silo, yang menjadi satu dari lima titik pos penyekatan.

Aparat petugas gabungan dari Polres Jember, TNI, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Muspika Silo tampak bersiaga dan menepikan kendaraan yang hendak melewati perbatasan Jember-Banyuwangi, khususnya yang akan memasuki Jember. Sejumlah kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, diberhentikan dan dilakukan pengecekan, khususnya keterangan yang mencantumkan bebas Covid-19.

Kaur Bin Ops Satlantas Polres Jember Iptu Suparman menuturkan, petugas meminta pengendara dari arah Banyuwangi untuk menunjukkan surat keterangan rapid antigen. “Kalau tidak bisa, maka harus balik arah,” tegasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rata-rata kendaraan berasal dari Genteng dan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, dan beralasan hendak ke Jember untuk ke rumah kerabat atau berangkat ke Bondowoso. Suparman menambahkan, surat keterangan rapid antigen sudah menjadi persyaratan wajib yang harus dimiliki untuk berkendara ke luar kota.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejumlah pos penyekatan mulai didirikan untuk mendukung larangan mudik yang digaungkan pemerintah pusat hingga daerah. Salah satunya ada di Desa Garahan, Kecamatan Silo, yang menjadi satu dari lima titik pos penyekatan.

Aparat petugas gabungan dari Polres Jember, TNI, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Muspika Silo tampak bersiaga dan menepikan kendaraan yang hendak melewati perbatasan Jember-Banyuwangi, khususnya yang akan memasuki Jember. Sejumlah kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, diberhentikan dan dilakukan pengecekan, khususnya keterangan yang mencantumkan bebas Covid-19.

Kaur Bin Ops Satlantas Polres Jember Iptu Suparman menuturkan, petugas meminta pengendara dari arah Banyuwangi untuk menunjukkan surat keterangan rapid antigen. “Kalau tidak bisa, maka harus balik arah,” tegasnya.

Rata-rata kendaraan berasal dari Genteng dan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, dan beralasan hendak ke Jember untuk ke rumah kerabat atau berangkat ke Bondowoso. Suparman menambahkan, surat keterangan rapid antigen sudah menjadi persyaratan wajib yang harus dimiliki untuk berkendara ke luar kota.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejumlah pos penyekatan mulai didirikan untuk mendukung larangan mudik yang digaungkan pemerintah pusat hingga daerah. Salah satunya ada di Desa Garahan, Kecamatan Silo, yang menjadi satu dari lima titik pos penyekatan.

Aparat petugas gabungan dari Polres Jember, TNI, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Muspika Silo tampak bersiaga dan menepikan kendaraan yang hendak melewati perbatasan Jember-Banyuwangi, khususnya yang akan memasuki Jember. Sejumlah kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, diberhentikan dan dilakukan pengecekan, khususnya keterangan yang mencantumkan bebas Covid-19.

Kaur Bin Ops Satlantas Polres Jember Iptu Suparman menuturkan, petugas meminta pengendara dari arah Banyuwangi untuk menunjukkan surat keterangan rapid antigen. “Kalau tidak bisa, maka harus balik arah,” tegasnya.

Rata-rata kendaraan berasal dari Genteng dan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, dan beralasan hendak ke Jember untuk ke rumah kerabat atau berangkat ke Bondowoso. Suparman menambahkan, surat keterangan rapid antigen sudah menjadi persyaratan wajib yang harus dimiliki untuk berkendara ke luar kota.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/