alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Juru Kunci Makam Dihabisi, Karena Cemburu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peristiwa pembacokan yang menimpa Sukari, seorang juru kunci (Jurkun) makam di Desa Cakru Kecamatan Kencong mulai ditemukan sejumlah fakta baru. Peristiwa berdarah didalangi oleh Tohit itu, tak lain adalah kawan karib Sukari, yang sekaligus tetangganya.

Berdasarkan pemeriksaan Polsek Kencong, aksi pelaku disulut dari api cemburu karena istri pelaku, Ponasri, melakukan asmara terlarang dengan si korban, Sukari, yang sama-sama warga Dusun Krajan Desa Cakru Kencong.

Kapolsek Kencong AKP Adri Santoso membenarkan. Menurut dia, asmara terlarang yang dilakukan korban dengan istri pelaku sudah berlangsung kurang lebih enam tahun. Hal itu diketahui seminggu sebelum peristiwa berdarah tersebut. “Dalam kehidupan sehari-hari, Tohit ini bercerita ke istrinya: kenapa kehidupan kita sehari-hari susah. Pada saat itu istrinya bercerita bahwa ia telah berselingkuh dengan Sukari, selama enam tahun,” beber Adri, saat prescon, di Mapolsek Kencong, Selasa siang (9/3).

Mobile_AP_Rectangle 2

Usai istrinya bercerita itu, lanjut Adri, pelaku terbakar api cemburu, namun masih bisa mengendalikan diri. Dan tepat saat Minggu pagi (7/3) lalu, seperti biasa, pelaku hendak ke sawah untuk mencari rumput dengan membawa sebilah clurit.

Alih-alih hendak ke sawah, justru pelaku mendapati korban tengah duduk santai di depan teras rumahnya, bersama keluarganya. “Pada saat itu, pelaku mendatangi korban, dan seketika melayangkan sabetan cluritnya ke tubuh korban,” beber Adri.

Mengetahui aksi brutal pelaku itu, korban sempat berlari, namun pelaku tetep mengejar dan kembali melayangkan sabetan cluritnya, lagi. “Pelaku membacok beberapa kali, di kepala sebelah kanan, di tengkuk, pundak tangan. Korban sempat lari, tapi dibacok lagi di bagian kaki dan pinggang,” sambungnya.

Peristiwa berdarah itu seketika menggemparkan warga setempat, korban yang tersungkur bersimbah darah, segera dilarikan ke Puskesmas terdekat oleh warga. Namun nahas, nyawa juru makam itu tidak bisa tertolong. “Sementara pelaku, saat itu langsung diamankan,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peristiwa pembacokan yang menimpa Sukari, seorang juru kunci (Jurkun) makam di Desa Cakru Kecamatan Kencong mulai ditemukan sejumlah fakta baru. Peristiwa berdarah didalangi oleh Tohit itu, tak lain adalah kawan karib Sukari, yang sekaligus tetangganya.

Berdasarkan pemeriksaan Polsek Kencong, aksi pelaku disulut dari api cemburu karena istri pelaku, Ponasri, melakukan asmara terlarang dengan si korban, Sukari, yang sama-sama warga Dusun Krajan Desa Cakru Kencong.

Kapolsek Kencong AKP Adri Santoso membenarkan. Menurut dia, asmara terlarang yang dilakukan korban dengan istri pelaku sudah berlangsung kurang lebih enam tahun. Hal itu diketahui seminggu sebelum peristiwa berdarah tersebut. “Dalam kehidupan sehari-hari, Tohit ini bercerita ke istrinya: kenapa kehidupan kita sehari-hari susah. Pada saat itu istrinya bercerita bahwa ia telah berselingkuh dengan Sukari, selama enam tahun,” beber Adri, saat prescon, di Mapolsek Kencong, Selasa siang (9/3).

Usai istrinya bercerita itu, lanjut Adri, pelaku terbakar api cemburu, namun masih bisa mengendalikan diri. Dan tepat saat Minggu pagi (7/3) lalu, seperti biasa, pelaku hendak ke sawah untuk mencari rumput dengan membawa sebilah clurit.

Alih-alih hendak ke sawah, justru pelaku mendapati korban tengah duduk santai di depan teras rumahnya, bersama keluarganya. “Pada saat itu, pelaku mendatangi korban, dan seketika melayangkan sabetan cluritnya ke tubuh korban,” beber Adri.

Mengetahui aksi brutal pelaku itu, korban sempat berlari, namun pelaku tetep mengejar dan kembali melayangkan sabetan cluritnya, lagi. “Pelaku membacok beberapa kali, di kepala sebelah kanan, di tengkuk, pundak tangan. Korban sempat lari, tapi dibacok lagi di bagian kaki dan pinggang,” sambungnya.

Peristiwa berdarah itu seketika menggemparkan warga setempat, korban yang tersungkur bersimbah darah, segera dilarikan ke Puskesmas terdekat oleh warga. Namun nahas, nyawa juru makam itu tidak bisa tertolong. “Sementara pelaku, saat itu langsung diamankan,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peristiwa pembacokan yang menimpa Sukari, seorang juru kunci (Jurkun) makam di Desa Cakru Kecamatan Kencong mulai ditemukan sejumlah fakta baru. Peristiwa berdarah didalangi oleh Tohit itu, tak lain adalah kawan karib Sukari, yang sekaligus tetangganya.

Berdasarkan pemeriksaan Polsek Kencong, aksi pelaku disulut dari api cemburu karena istri pelaku, Ponasri, melakukan asmara terlarang dengan si korban, Sukari, yang sama-sama warga Dusun Krajan Desa Cakru Kencong.

Kapolsek Kencong AKP Adri Santoso membenarkan. Menurut dia, asmara terlarang yang dilakukan korban dengan istri pelaku sudah berlangsung kurang lebih enam tahun. Hal itu diketahui seminggu sebelum peristiwa berdarah tersebut. “Dalam kehidupan sehari-hari, Tohit ini bercerita ke istrinya: kenapa kehidupan kita sehari-hari susah. Pada saat itu istrinya bercerita bahwa ia telah berselingkuh dengan Sukari, selama enam tahun,” beber Adri, saat prescon, di Mapolsek Kencong, Selasa siang (9/3).

Usai istrinya bercerita itu, lanjut Adri, pelaku terbakar api cemburu, namun masih bisa mengendalikan diri. Dan tepat saat Minggu pagi (7/3) lalu, seperti biasa, pelaku hendak ke sawah untuk mencari rumput dengan membawa sebilah clurit.

Alih-alih hendak ke sawah, justru pelaku mendapati korban tengah duduk santai di depan teras rumahnya, bersama keluarganya. “Pada saat itu, pelaku mendatangi korban, dan seketika melayangkan sabetan cluritnya ke tubuh korban,” beber Adri.

Mengetahui aksi brutal pelaku itu, korban sempat berlari, namun pelaku tetep mengejar dan kembali melayangkan sabetan cluritnya, lagi. “Pelaku membacok beberapa kali, di kepala sebelah kanan, di tengkuk, pundak tangan. Korban sempat lari, tapi dibacok lagi di bagian kaki dan pinggang,” sambungnya.

Peristiwa berdarah itu seketika menggemparkan warga setempat, korban yang tersungkur bersimbah darah, segera dilarikan ke Puskesmas terdekat oleh warga. Namun nahas, nyawa juru makam itu tidak bisa tertolong. “Sementara pelaku, saat itu langsung diamankan,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/