alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Terpidana Korupsi Sudah Dipecat,Tapi Belum Dieksekusi oleh Kejari, Ada Apa

“Eksekusi itu tidak usah disebutkan dalam putusan. Sebab, pasti akan dijalankan. Karena itu sudah perintahnya KUHP Pasal 270." Azizul Hakiki - Pakar Hukum Pidana

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto merespons cepat tuntutan publik atas pelantikan Bagus Wantoro sebagai pejabat fungsional di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember. Dia akhirnya dipecat setelah opini masyarakat menguat. Sebab, Bagus merupakan terpidana korupsi yang telah divonis pada 2016 lalu oleh Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA). Jika bupati bergerak cepat, tidak demikian dengan kejaksaan. Hingga kini, aparat adhyaksa ini masih saja bungkam.

Sejak divonis itu, seharusnya Bagus Wantoro dijebloskan ke penjara selama 5 tahun dan dikenai denda Rp 200 juta subsider 6 bulan. Namun, hingga dirinya dilantik sampai kemudian dipecat, Bagus tetap bebas berkeliaran. Dia belum merasakan pengapnya jeruji besi. “Eksekusi itu tidak usah disebutkan dalam putusan. Sebab, pasti akan dijalankan. Karena itu sudah perintahnya KUHP Pasal 270,” terang Azizul Hakiki, pakar hukum pidana, saat dikonfirmasi, baru-baru ini.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto merespons cepat tuntutan publik atas pelantikan Bagus Wantoro sebagai pejabat fungsional di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember. Dia akhirnya dipecat setelah opini masyarakat menguat. Sebab, Bagus merupakan terpidana korupsi yang telah divonis pada 2016 lalu oleh Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA). Jika bupati bergerak cepat, tidak demikian dengan kejaksaan. Hingga kini, aparat adhyaksa ini masih saja bungkam.

Sejak divonis itu, seharusnya Bagus Wantoro dijebloskan ke penjara selama 5 tahun dan dikenai denda Rp 200 juta subsider 6 bulan. Namun, hingga dirinya dilantik sampai kemudian dipecat, Bagus tetap bebas berkeliaran. Dia belum merasakan pengapnya jeruji besi. “Eksekusi itu tidak usah disebutkan dalam putusan. Sebab, pasti akan dijalankan. Karena itu sudah perintahnya KUHP Pasal 270,” terang Azizul Hakiki, pakar hukum pidana, saat dikonfirmasi, baru-baru ini.

SUMBERSARI, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto merespons cepat tuntutan publik atas pelantikan Bagus Wantoro sebagai pejabat fungsional di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember. Dia akhirnya dipecat setelah opini masyarakat menguat. Sebab, Bagus merupakan terpidana korupsi yang telah divonis pada 2016 lalu oleh Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA). Jika bupati bergerak cepat, tidak demikian dengan kejaksaan. Hingga kini, aparat adhyaksa ini masih saja bungkam.

Sejak divonis itu, seharusnya Bagus Wantoro dijebloskan ke penjara selama 5 tahun dan dikenai denda Rp 200 juta subsider 6 bulan. Namun, hingga dirinya dilantik sampai kemudian dipecat, Bagus tetap bebas berkeliaran. Dia belum merasakan pengapnya jeruji besi. “Eksekusi itu tidak usah disebutkan dalam putusan. Sebab, pasti akan dijalankan. Karena itu sudah perintahnya KUHP Pasal 270,” terang Azizul Hakiki, pakar hukum pidana, saat dikonfirmasi, baru-baru ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/