alexametrics
31 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Sambangi Korban Banjir Jember, Ibu Khofifah Bakal Perbaiki Infrastruktur

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mendengar informasi terjadinya banjir yang melanda beberapa kawasan di Jember, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat. Dia meninjau langsung lokasi yang terdampak banjir tersebut, kemarin (10/1).

Bencana yang menenggelamkan 440 rumah warga di wilayah Kecamatan Kaliwates dan Rambipuji itu membuat Khofifah prihatin. Apalagi setelah mengetahui bahwa terdapat 1.668 warga yang terdampak, serta tiga korban meninggal dunia. Dua di antara korban yang terseret arus ini telah ditemukan meninggal, sementara satu lainnya masih dalam proses pencarian.

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah disambut oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jember, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Sigit Akbari, Kalaksa BPBD Jatim Drs Budi Santosa, Bakorwil Jember Imam Hidayat, dan Kepala Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Jatim Isa Anshori.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat tiba di Jember, Khofifah mengawali kunjungannya di Perumahan Bumi Mangli Permai (BMP). Ia melihat langsung lokasi terdampak di wilayah RT 04 RW 013. Ia bertegur sapa dan menanyakan kondisi warga yang tengah sibuk membersihkan lumpur akibat banjir.

Usai melihat kondisi dan situasi pascabanjir, Khofifah menyampaikan bahwa dirinya hadir untuk mengidentifikasi dan menyiapkan segala kebutuhan warga yang perlu diperbaiki. Terutama fasilitas umum. Apalagi, setiap surutnya banjir pasti ada turunan bawaan seperti material batu, pasir, dan lumpur yang harus segera dibersihkan. Untuk itu, ia meminta agar disiapkan damkar guna mendukung proses pembersihan dari endapan lumpur maupun material yang ada.

Ketika melihat kekompakan warga dan aparat, mantan Menteri Sosial itu mengapresiasi kerja sama dan gotong royong antara TNI, Polri, dan warga dalam menangani banjir. Sehingga dampak banjir bisa segera tertangani dan meringankan warga terdampak. “Terima kasih atas bentuk kegotongroyongan dan saling membantu ini. Karena meringankan beban warga terdampak akibat lumpur yang masuk ke rumah warga. Juga area jalan akses menuju perumahan,” katanya.

Menurut dia, meski banjir bandang telah terjadi, warga harus tetap waspada dan jangan panik. Pada saat itu, ia pun mengingatkan warga agar terus mengikuti informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Utamanya di tengah adanya fenomena La Nina yang disertai ancaman bencana hidrometeorologi. “Kebetulan di Perumahan Bumi Mangli Permai ini terjadi banjir bandang dan banyak rumah, serta infrastruktur jalan yang rusak,” ucapnya.

Selain melihat situasi pascabanjir, Khofifah juga melihat kondisi Sungai Semangir bersama tim dari Dinas PU Pengairan dengan memasang bronjong. Tim lain dari Dinas PU Bina Marga dan tim dari Pemkab Jember melakukan asesmen untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan. Ini agar masyarakat bisa segera beraktivitas dan kegiatan ekonomi bisa bergerak kembali. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak di Pemkab Jember dan TNI/Polri atas kerja gercep-nya,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mendengar informasi terjadinya banjir yang melanda beberapa kawasan di Jember, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat. Dia meninjau langsung lokasi yang terdampak banjir tersebut, kemarin (10/1).

Bencana yang menenggelamkan 440 rumah warga di wilayah Kecamatan Kaliwates dan Rambipuji itu membuat Khofifah prihatin. Apalagi setelah mengetahui bahwa terdapat 1.668 warga yang terdampak, serta tiga korban meninggal dunia. Dua di antara korban yang terseret arus ini telah ditemukan meninggal, sementara satu lainnya masih dalam proses pencarian.

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah disambut oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jember, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Sigit Akbari, Kalaksa BPBD Jatim Drs Budi Santosa, Bakorwil Jember Imam Hidayat, dan Kepala Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Jatim Isa Anshori.

Saat tiba di Jember, Khofifah mengawali kunjungannya di Perumahan Bumi Mangli Permai (BMP). Ia melihat langsung lokasi terdampak di wilayah RT 04 RW 013. Ia bertegur sapa dan menanyakan kondisi warga yang tengah sibuk membersihkan lumpur akibat banjir.

Usai melihat kondisi dan situasi pascabanjir, Khofifah menyampaikan bahwa dirinya hadir untuk mengidentifikasi dan menyiapkan segala kebutuhan warga yang perlu diperbaiki. Terutama fasilitas umum. Apalagi, setiap surutnya banjir pasti ada turunan bawaan seperti material batu, pasir, dan lumpur yang harus segera dibersihkan. Untuk itu, ia meminta agar disiapkan damkar guna mendukung proses pembersihan dari endapan lumpur maupun material yang ada.

Ketika melihat kekompakan warga dan aparat, mantan Menteri Sosial itu mengapresiasi kerja sama dan gotong royong antara TNI, Polri, dan warga dalam menangani banjir. Sehingga dampak banjir bisa segera tertangani dan meringankan warga terdampak. “Terima kasih atas bentuk kegotongroyongan dan saling membantu ini. Karena meringankan beban warga terdampak akibat lumpur yang masuk ke rumah warga. Juga area jalan akses menuju perumahan,” katanya.

Menurut dia, meski banjir bandang telah terjadi, warga harus tetap waspada dan jangan panik. Pada saat itu, ia pun mengingatkan warga agar terus mengikuti informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Utamanya di tengah adanya fenomena La Nina yang disertai ancaman bencana hidrometeorologi. “Kebetulan di Perumahan Bumi Mangli Permai ini terjadi banjir bandang dan banyak rumah, serta infrastruktur jalan yang rusak,” ucapnya.

Selain melihat situasi pascabanjir, Khofifah juga melihat kondisi Sungai Semangir bersama tim dari Dinas PU Pengairan dengan memasang bronjong. Tim lain dari Dinas PU Bina Marga dan tim dari Pemkab Jember melakukan asesmen untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan. Ini agar masyarakat bisa segera beraktivitas dan kegiatan ekonomi bisa bergerak kembali. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak di Pemkab Jember dan TNI/Polri atas kerja gercep-nya,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mendengar informasi terjadinya banjir yang melanda beberapa kawasan di Jember, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat. Dia meninjau langsung lokasi yang terdampak banjir tersebut, kemarin (10/1).

Bencana yang menenggelamkan 440 rumah warga di wilayah Kecamatan Kaliwates dan Rambipuji itu membuat Khofifah prihatin. Apalagi setelah mengetahui bahwa terdapat 1.668 warga yang terdampak, serta tiga korban meninggal dunia. Dua di antara korban yang terseret arus ini telah ditemukan meninggal, sementara satu lainnya masih dalam proses pencarian.

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah disambut oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jember, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Sigit Akbari, Kalaksa BPBD Jatim Drs Budi Santosa, Bakorwil Jember Imam Hidayat, dan Kepala Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Jatim Isa Anshori.

Saat tiba di Jember, Khofifah mengawali kunjungannya di Perumahan Bumi Mangli Permai (BMP). Ia melihat langsung lokasi terdampak di wilayah RT 04 RW 013. Ia bertegur sapa dan menanyakan kondisi warga yang tengah sibuk membersihkan lumpur akibat banjir.

Usai melihat kondisi dan situasi pascabanjir, Khofifah menyampaikan bahwa dirinya hadir untuk mengidentifikasi dan menyiapkan segala kebutuhan warga yang perlu diperbaiki. Terutama fasilitas umum. Apalagi, setiap surutnya banjir pasti ada turunan bawaan seperti material batu, pasir, dan lumpur yang harus segera dibersihkan. Untuk itu, ia meminta agar disiapkan damkar guna mendukung proses pembersihan dari endapan lumpur maupun material yang ada.

Ketika melihat kekompakan warga dan aparat, mantan Menteri Sosial itu mengapresiasi kerja sama dan gotong royong antara TNI, Polri, dan warga dalam menangani banjir. Sehingga dampak banjir bisa segera tertangani dan meringankan warga terdampak. “Terima kasih atas bentuk kegotongroyongan dan saling membantu ini. Karena meringankan beban warga terdampak akibat lumpur yang masuk ke rumah warga. Juga area jalan akses menuju perumahan,” katanya.

Menurut dia, meski banjir bandang telah terjadi, warga harus tetap waspada dan jangan panik. Pada saat itu, ia pun mengingatkan warga agar terus mengikuti informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Utamanya di tengah adanya fenomena La Nina yang disertai ancaman bencana hidrometeorologi. “Kebetulan di Perumahan Bumi Mangli Permai ini terjadi banjir bandang dan banyak rumah, serta infrastruktur jalan yang rusak,” ucapnya.

Selain melihat situasi pascabanjir, Khofifah juga melihat kondisi Sungai Semangir bersama tim dari Dinas PU Pengairan dengan memasang bronjong. Tim lain dari Dinas PU Bina Marga dan tim dari Pemkab Jember melakukan asesmen untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan. Ini agar masyarakat bisa segera beraktivitas dan kegiatan ekonomi bisa bergerak kembali. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak di Pemkab Jember dan TNI/Polri atas kerja gercep-nya,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/