alexametrics
27.5 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Lagi! Pelecehan di Jember Pelakunya Pemilik Rumah Kos

Mobile_AP_Rectangle 1

IM, 22, merupakan pemilik kos yang sudah beristri yang sekarang dalam kondisi hamil. Setelah kasus ini terjadi, korban menuturkan, pelaku sudah menghubunginya dan meminta maaf melalui pesan WhatsApp. Melalui kalimat dalam chat tersebut, pelaku berdalih mengalami mag sejak pagi, sehingga otaknya tidak nyambung. Pelaku juga berjanji tidak mengulanginya kembali dan meminta korban tetap tinggal di kos tersebut.

“Tapi, posisi itu aku ngelawan, cuma tidak bisa bersuara. Aku sadar dia, aku mendorong waktu mau nyium lagi. Terus, aku lawan pakai helm. Aku dorong dia, baru dilepas. Aku lari ke depan,” ujarnya. Meski pelaku sudah meminta maaf, namun korban mengaku masih trauma atas kejadian yang menimpanya tersebut.

Abdurrahman Wahid, pendamping dari Sekolah Gender Jember, mengatakan, pihaknya berupaya menenangkan korban. Selain itu, juga persiapan melakukan pelaporan ke Pusat Pelayanan Terpadu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (PPT KTPA). Ia juga bersama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jentera bakal melaporkannya ke polisi, hari ini (10/1). (del/c2/rus)

- Advertisement -

IM, 22, merupakan pemilik kos yang sudah beristri yang sekarang dalam kondisi hamil. Setelah kasus ini terjadi, korban menuturkan, pelaku sudah menghubunginya dan meminta maaf melalui pesan WhatsApp. Melalui kalimat dalam chat tersebut, pelaku berdalih mengalami mag sejak pagi, sehingga otaknya tidak nyambung. Pelaku juga berjanji tidak mengulanginya kembali dan meminta korban tetap tinggal di kos tersebut.

“Tapi, posisi itu aku ngelawan, cuma tidak bisa bersuara. Aku sadar dia, aku mendorong waktu mau nyium lagi. Terus, aku lawan pakai helm. Aku dorong dia, baru dilepas. Aku lari ke depan,” ujarnya. Meski pelaku sudah meminta maaf, namun korban mengaku masih trauma atas kejadian yang menimpanya tersebut.

Abdurrahman Wahid, pendamping dari Sekolah Gender Jember, mengatakan, pihaknya berupaya menenangkan korban. Selain itu, juga persiapan melakukan pelaporan ke Pusat Pelayanan Terpadu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (PPT KTPA). Ia juga bersama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jentera bakal melaporkannya ke polisi, hari ini (10/1). (del/c2/rus)

IM, 22, merupakan pemilik kos yang sudah beristri yang sekarang dalam kondisi hamil. Setelah kasus ini terjadi, korban menuturkan, pelaku sudah menghubunginya dan meminta maaf melalui pesan WhatsApp. Melalui kalimat dalam chat tersebut, pelaku berdalih mengalami mag sejak pagi, sehingga otaknya tidak nyambung. Pelaku juga berjanji tidak mengulanginya kembali dan meminta korban tetap tinggal di kos tersebut.

“Tapi, posisi itu aku ngelawan, cuma tidak bisa bersuara. Aku sadar dia, aku mendorong waktu mau nyium lagi. Terus, aku lawan pakai helm. Aku dorong dia, baru dilepas. Aku lari ke depan,” ujarnya. Meski pelaku sudah meminta maaf, namun korban mengaku masih trauma atas kejadian yang menimpanya tersebut.

Abdurrahman Wahid, pendamping dari Sekolah Gender Jember, mengatakan, pihaknya berupaya menenangkan korban. Selain itu, juga persiapan melakukan pelaporan ke Pusat Pelayanan Terpadu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (PPT KTPA). Ia juga bersama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jentera bakal melaporkannya ke polisi, hari ini (10/1). (del/c2/rus)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/