alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Lagi! Pelecehan di Jember Pelakunya Pemilik Rumah Kos

Mobile_AP_Rectangle 1

MANGLI, Radar Jember – Kasus kekerasan seksual yang menyasar mahasiswi kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah seorang mahasiswa di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Korban berani bersuara seiring banyaknya korban yang berani mengungkap kejadian serupa, belakangan ini. Dia speak up berharap agar pelaku bisa tertangkap dan pelecehan seksual di lingkungan kampus tak terjadi lagi.

Mahasiswi tersebut berinisial NA. Dia menjadi korban pelecehan oleh pelaku IM yang merupakan pemilik kos tempatnya tinggal. Korban menuturkan, dirinya telah dua kali mengalami pelecehan dari pemilik kos yang juga mahasiswa angkatan 2019 tersebut. Peristiwa pertama terjadi sekitar empat hari lalu, saat korban berniat pulang ke Banyuwangi. Kala itu, pelaku bersama temannya tengah duduk di ruangan depan kos. Pelaku menyapa korban dan menanyakan kepulangannya.

Saat itu, korban sedang berada di ruangan yang sama dan hendak naik ke lantai dua atau kamarnya, karena ada barang yang tertinggal. Tak lama, korban pun kembali turun dan pelaku menunggunya di lorong lantai satu. “HP ku ketinggalan di kamar, akhirnya aku ngambil lagi ke atas. Terus, aku turun. Di lorong dekat kamar, abang itu mencegat aku di tengah gitu. Terus ditanya lagi aku mau ke mana. Dia tiba-tiba mengelus dahiku nyampai rambut,” terang NA.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selanjutnya, Sabtu (8/1) pukul 13.30, pelaku kembali melakukan hal yang sama. Dia mengelus dahi korban untuk kedua kalinya. IM melakukan aksi tak senonoh itu di bawah tangga kos. Bahkan, ia sempat menarik tubuh dan menciumi korban. “Awalnya, saya naik ke kamar mau mengambil helm, saat turun saya lihat dia ada di bawah tangga. Terus, dia bilang, ssttt sini! Saya ditarik lalu dicium. Saya kaget. Tidak bisa teriak. Tapi, saat itu saya melawan, hanya tidak bisa bersuara,” ungkap korban.

- Advertisement -

MANGLI, Radar Jember – Kasus kekerasan seksual yang menyasar mahasiswi kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah seorang mahasiswa di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Korban berani bersuara seiring banyaknya korban yang berani mengungkap kejadian serupa, belakangan ini. Dia speak up berharap agar pelaku bisa tertangkap dan pelecehan seksual di lingkungan kampus tak terjadi lagi.

Mahasiswi tersebut berinisial NA. Dia menjadi korban pelecehan oleh pelaku IM yang merupakan pemilik kos tempatnya tinggal. Korban menuturkan, dirinya telah dua kali mengalami pelecehan dari pemilik kos yang juga mahasiswa angkatan 2019 tersebut. Peristiwa pertama terjadi sekitar empat hari lalu, saat korban berniat pulang ke Banyuwangi. Kala itu, pelaku bersama temannya tengah duduk di ruangan depan kos. Pelaku menyapa korban dan menanyakan kepulangannya.

Saat itu, korban sedang berada di ruangan yang sama dan hendak naik ke lantai dua atau kamarnya, karena ada barang yang tertinggal. Tak lama, korban pun kembali turun dan pelaku menunggunya di lorong lantai satu. “HP ku ketinggalan di kamar, akhirnya aku ngambil lagi ke atas. Terus, aku turun. Di lorong dekat kamar, abang itu mencegat aku di tengah gitu. Terus ditanya lagi aku mau ke mana. Dia tiba-tiba mengelus dahiku nyampai rambut,” terang NA.

Selanjutnya, Sabtu (8/1) pukul 13.30, pelaku kembali melakukan hal yang sama. Dia mengelus dahi korban untuk kedua kalinya. IM melakukan aksi tak senonoh itu di bawah tangga kos. Bahkan, ia sempat menarik tubuh dan menciumi korban. “Awalnya, saya naik ke kamar mau mengambil helm, saat turun saya lihat dia ada di bawah tangga. Terus, dia bilang, ssttt sini! Saya ditarik lalu dicium. Saya kaget. Tidak bisa teriak. Tapi, saat itu saya melawan, hanya tidak bisa bersuara,” ungkap korban.

MANGLI, Radar Jember – Kasus kekerasan seksual yang menyasar mahasiswi kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah seorang mahasiswa di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Korban berani bersuara seiring banyaknya korban yang berani mengungkap kejadian serupa, belakangan ini. Dia speak up berharap agar pelaku bisa tertangkap dan pelecehan seksual di lingkungan kampus tak terjadi lagi.

Mahasiswi tersebut berinisial NA. Dia menjadi korban pelecehan oleh pelaku IM yang merupakan pemilik kos tempatnya tinggal. Korban menuturkan, dirinya telah dua kali mengalami pelecehan dari pemilik kos yang juga mahasiswa angkatan 2019 tersebut. Peristiwa pertama terjadi sekitar empat hari lalu, saat korban berniat pulang ke Banyuwangi. Kala itu, pelaku bersama temannya tengah duduk di ruangan depan kos. Pelaku menyapa korban dan menanyakan kepulangannya.

Saat itu, korban sedang berada di ruangan yang sama dan hendak naik ke lantai dua atau kamarnya, karena ada barang yang tertinggal. Tak lama, korban pun kembali turun dan pelaku menunggunya di lorong lantai satu. “HP ku ketinggalan di kamar, akhirnya aku ngambil lagi ke atas. Terus, aku turun. Di lorong dekat kamar, abang itu mencegat aku di tengah gitu. Terus ditanya lagi aku mau ke mana. Dia tiba-tiba mengelus dahiku nyampai rambut,” terang NA.

Selanjutnya, Sabtu (8/1) pukul 13.30, pelaku kembali melakukan hal yang sama. Dia mengelus dahi korban untuk kedua kalinya. IM melakukan aksi tak senonoh itu di bawah tangga kos. Bahkan, ia sempat menarik tubuh dan menciumi korban. “Awalnya, saya naik ke kamar mau mengambil helm, saat turun saya lihat dia ada di bawah tangga. Terus, dia bilang, ssttt sini! Saya ditarik lalu dicium. Saya kaget. Tidak bisa teriak. Tapi, saat itu saya melawan, hanya tidak bisa bersuara,” ungkap korban.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/