alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Komentar Ahli Tata Letak Kota Unej Soal Tidak Optimalnya RTH di Jember

Sesuaikan dengan Potensi Masyarakat Sekitar

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – BELUM optimalnya fungsi RTH, serta masih terjadinya kehilangan di fasilitas umum tersebut, memantik keprihatinan. Apalagi, hal demikian tak hanya terjadi di RTH kawasan kota, tapi juga di pinggiran. Seperti RTH Balung dan Arjasa. Padahal, fungsi RTH cukup banyak. Selain ekonomi, RTH juga memiliki fungsi ekologis.

Ahli tata letak kota Universitas Jember (Unej), Nunung Nuring Hayati, menilai, selain harus mengoptimalkan keberadaan RTH, pemerintah juga perlu mendorong peningkatan kesadaran masyarakat. Hal ini untuk menumbuhkan rasa memiliki dari masyarakat itu sendiri, sehingga bisa saling menjaga. “Memang PR kita bersama bagaimana memahamkan masyarakat bahwa ini adalah fasilitas umum. Dan semua orang berhak menikmati,” katanya.

Konsep pembangunan RTH itu, kata dia, dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas. Bisa melalui media masa atau media sosial. Tak hanya tentang pencegahan penyalahgunaan, tapi juga tentang fungsi RTH agar lebih efektif. Misalnya jika ada yang menyalahgunakan, mereka bisa difoto, kemudian dipublikasikan. “Jadi, kita mainkan hukum sosial melalui media sosial. Hal ini untuk menjaga RTH tersebut,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – BELUM optimalnya fungsi RTH, serta masih terjadinya kehilangan di fasilitas umum tersebut, memantik keprihatinan. Apalagi, hal demikian tak hanya terjadi di RTH kawasan kota, tapi juga di pinggiran. Seperti RTH Balung dan Arjasa. Padahal, fungsi RTH cukup banyak. Selain ekonomi, RTH juga memiliki fungsi ekologis.

Ahli tata letak kota Universitas Jember (Unej), Nunung Nuring Hayati, menilai, selain harus mengoptimalkan keberadaan RTH, pemerintah juga perlu mendorong peningkatan kesadaran masyarakat. Hal ini untuk menumbuhkan rasa memiliki dari masyarakat itu sendiri, sehingga bisa saling menjaga. “Memang PR kita bersama bagaimana memahamkan masyarakat bahwa ini adalah fasilitas umum. Dan semua orang berhak menikmati,” katanya.

Konsep pembangunan RTH itu, kata dia, dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas. Bisa melalui media masa atau media sosial. Tak hanya tentang pencegahan penyalahgunaan, tapi juga tentang fungsi RTH agar lebih efektif. Misalnya jika ada yang menyalahgunakan, mereka bisa difoto, kemudian dipublikasikan. “Jadi, kita mainkan hukum sosial melalui media sosial. Hal ini untuk menjaga RTH tersebut,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – BELUM optimalnya fungsi RTH, serta masih terjadinya kehilangan di fasilitas umum tersebut, memantik keprihatinan. Apalagi, hal demikian tak hanya terjadi di RTH kawasan kota, tapi juga di pinggiran. Seperti RTH Balung dan Arjasa. Padahal, fungsi RTH cukup banyak. Selain ekonomi, RTH juga memiliki fungsi ekologis.

Ahli tata letak kota Universitas Jember (Unej), Nunung Nuring Hayati, menilai, selain harus mengoptimalkan keberadaan RTH, pemerintah juga perlu mendorong peningkatan kesadaran masyarakat. Hal ini untuk menumbuhkan rasa memiliki dari masyarakat itu sendiri, sehingga bisa saling menjaga. “Memang PR kita bersama bagaimana memahamkan masyarakat bahwa ini adalah fasilitas umum. Dan semua orang berhak menikmati,” katanya.

Konsep pembangunan RTH itu, kata dia, dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas. Bisa melalui media masa atau media sosial. Tak hanya tentang pencegahan penyalahgunaan, tapi juga tentang fungsi RTH agar lebih efektif. Misalnya jika ada yang menyalahgunakan, mereka bisa difoto, kemudian dipublikasikan. “Jadi, kita mainkan hukum sosial melalui media sosial. Hal ini untuk menjaga RTH tersebut,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/