alexametrics
27.9 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Hujan Deras, Dua RW Tergenang Air

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan yang mengguyur Jember selama beberapa hari ini mengakibatkan terjadinya luapan air sungai. Salah satunya, terjadi di Sungai Afur Bago, Kecamatan Puger. Akibatnya, dua RW di Dusun Karetan, Desa Grenden, Kecamatan Puger, terendam air. Yakni, RW 01 dan RW 02.

Air mulai naik pada Jumat (8/1) pukul 03.00 dengan ketinggian mulai 50 hingga 60 centimeter. Bahkan, air belum surut karena hujan masih turun hingga Jumat malam. Karena kejadian itu, ada 341 KK yang rumahnya tergenangi air hujan luapan afur sungai tersebut.

Derasnya hujan tak hanya menggenangi dua RW di Dusun Karetan, Desa Grenden, Kecamatan Puger itu. “Area persawahan seluas 80 hektar di Desa Wringintelu juga terendam air,” ujar Kepala Desa Wringintelu, Kecamatan Puger, Solihin.  Akibatnya, banyak petani yang gagal menanam padi karena air yang menggenangi sawah cukup tinggi.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Sekarang ini mulai musim tanam padi. Karena terjadi genangan akibat luapan air dari afur sungai, sawah warga tidak bisa ditanami,” ucapnya. “Ya, mudah-mudahan tidak ada kiriman air dari Sungai Dongdowo,” harapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan yang mengguyur Jember selama beberapa hari ini mengakibatkan terjadinya luapan air sungai. Salah satunya, terjadi di Sungai Afur Bago, Kecamatan Puger. Akibatnya, dua RW di Dusun Karetan, Desa Grenden, Kecamatan Puger, terendam air. Yakni, RW 01 dan RW 02.

Air mulai naik pada Jumat (8/1) pukul 03.00 dengan ketinggian mulai 50 hingga 60 centimeter. Bahkan, air belum surut karena hujan masih turun hingga Jumat malam. Karena kejadian itu, ada 341 KK yang rumahnya tergenangi air hujan luapan afur sungai tersebut.

Derasnya hujan tak hanya menggenangi dua RW di Dusun Karetan, Desa Grenden, Kecamatan Puger itu. “Area persawahan seluas 80 hektar di Desa Wringintelu juga terendam air,” ujar Kepala Desa Wringintelu, Kecamatan Puger, Solihin.  Akibatnya, banyak petani yang gagal menanam padi karena air yang menggenangi sawah cukup tinggi.

“Sekarang ini mulai musim tanam padi. Karena terjadi genangan akibat luapan air dari afur sungai, sawah warga tidak bisa ditanami,” ucapnya. “Ya, mudah-mudahan tidak ada kiriman air dari Sungai Dongdowo,” harapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan yang mengguyur Jember selama beberapa hari ini mengakibatkan terjadinya luapan air sungai. Salah satunya, terjadi di Sungai Afur Bago, Kecamatan Puger. Akibatnya, dua RW di Dusun Karetan, Desa Grenden, Kecamatan Puger, terendam air. Yakni, RW 01 dan RW 02.

Air mulai naik pada Jumat (8/1) pukul 03.00 dengan ketinggian mulai 50 hingga 60 centimeter. Bahkan, air belum surut karena hujan masih turun hingga Jumat malam. Karena kejadian itu, ada 341 KK yang rumahnya tergenangi air hujan luapan afur sungai tersebut.

Derasnya hujan tak hanya menggenangi dua RW di Dusun Karetan, Desa Grenden, Kecamatan Puger itu. “Area persawahan seluas 80 hektar di Desa Wringintelu juga terendam air,” ujar Kepala Desa Wringintelu, Kecamatan Puger, Solihin.  Akibatnya, banyak petani yang gagal menanam padi karena air yang menggenangi sawah cukup tinggi.

“Sekarang ini mulai musim tanam padi. Karena terjadi genangan akibat luapan air dari afur sungai, sawah warga tidak bisa ditanami,” ucapnya. “Ya, mudah-mudahan tidak ada kiriman air dari Sungai Dongdowo,” harapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/