alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Ribuan Peserta Ramaikan Gerak Jalan Watam

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ribuan peserta baik dari Jember maupun luar kota berpartisipasi dalam gerak jalan kreasi Watu Ulo-Ambulu (Watam), kemarin (7/12). Total peserta yang ikut dalam gerak jalan ini mencapai 4.145 orang. Agenda tahunan itu dibuka oleh Bupati Jember dr Faida MMR dari garis start di Pantai Watu Ulo. Gerak jalan ini menempuh jarak 12 Km dan finish di Alun-alun Ambulu.

Gerak jalan kreasi merupakan kegiatan yang digalakkan oleh masyarakat Ambulu sendiri. Panitia lokal berasal dari Muspika dan para kepala desa se-Ambulu. Faida mengapresiasi gerak jalan kreasi Watam tersebut. Sebab digagas dan dilaksanakan oleh masyarakat Ambulu sendiri.

“Kalau kegiatan yang memang diinisiasi oleh masyarakat, maka kegiatan itu akan tumbuh dan berkembang. Kalau memang masyarakat yang menginginkan, bupati tinggal support,” tutur Faida dalam sambutannya di depan ribuan peserta. Apalagi, Watam tahun ini mengalami peningkatan jumlah peserta. “Tahun 2019 ini semakin banyak pesertanya. Luar biasa,” sambungnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Faida menyatakan, Pemkab Jember bakal memilih sepuluh event terbaik di Jember yang bakal menjadi kegiatan rutin dan akan digelar tiap tahun. “Tidak menutup kemungkinan kegiatan Watam ini menjadi event yang besar. Dan kegiatan yang terpilih menjadi sepuluh event terbaik di Jember akan menjadi kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Jember,” imbuh Faida.

Sementara itu Camat Ambulu Sutarman mengungkapkan, gerak jalan kreasi ini menjadi gerak jalan untuk meningkatkan kreativitas warga Ambulu. Karena, tak hanya sarana olahraga menyehatkan tubuh, tapi warga juga diharapkan membuat kreasi unik dengan kostum yang dipakai.

“Sebenarnya Watam tahun ini sudah digelar lima kali. Setelah vakum selama 12 tahun,” beber Sutarman. Pasca vakum itu, pihaknya menggiatkan kembali semangat masyarakat Ambulu dalam gerak jalan kreasi ini yang semangatnya diambilkan dari momentum peringatan Hari Pahlawan 10 November.

Gerak jalan ini terlihat berbeda dibandingkan acara serupa. Karena garis start dimulai dari objek wisata pantai. Sehingga sembari berolahraga, para peserta juga dapat menikmati pemandangan Pantai Watu Ulo yang ikonis tersebut. “Kami juga ingin mengembangkan pariwisata di Ambulu ini, khususnya Watu Ulo,” pungkasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ribuan peserta baik dari Jember maupun luar kota berpartisipasi dalam gerak jalan kreasi Watu Ulo-Ambulu (Watam), kemarin (7/12). Total peserta yang ikut dalam gerak jalan ini mencapai 4.145 orang. Agenda tahunan itu dibuka oleh Bupati Jember dr Faida MMR dari garis start di Pantai Watu Ulo. Gerak jalan ini menempuh jarak 12 Km dan finish di Alun-alun Ambulu.

Gerak jalan kreasi merupakan kegiatan yang digalakkan oleh masyarakat Ambulu sendiri. Panitia lokal berasal dari Muspika dan para kepala desa se-Ambulu. Faida mengapresiasi gerak jalan kreasi Watam tersebut. Sebab digagas dan dilaksanakan oleh masyarakat Ambulu sendiri.

“Kalau kegiatan yang memang diinisiasi oleh masyarakat, maka kegiatan itu akan tumbuh dan berkembang. Kalau memang masyarakat yang menginginkan, bupati tinggal support,” tutur Faida dalam sambutannya di depan ribuan peserta. Apalagi, Watam tahun ini mengalami peningkatan jumlah peserta. “Tahun 2019 ini semakin banyak pesertanya. Luar biasa,” sambungnya.

Faida menyatakan, Pemkab Jember bakal memilih sepuluh event terbaik di Jember yang bakal menjadi kegiatan rutin dan akan digelar tiap tahun. “Tidak menutup kemungkinan kegiatan Watam ini menjadi event yang besar. Dan kegiatan yang terpilih menjadi sepuluh event terbaik di Jember akan menjadi kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Jember,” imbuh Faida.

Sementara itu Camat Ambulu Sutarman mengungkapkan, gerak jalan kreasi ini menjadi gerak jalan untuk meningkatkan kreativitas warga Ambulu. Karena, tak hanya sarana olahraga menyehatkan tubuh, tapi warga juga diharapkan membuat kreasi unik dengan kostum yang dipakai.

“Sebenarnya Watam tahun ini sudah digelar lima kali. Setelah vakum selama 12 tahun,” beber Sutarman. Pasca vakum itu, pihaknya menggiatkan kembali semangat masyarakat Ambulu dalam gerak jalan kreasi ini yang semangatnya diambilkan dari momentum peringatan Hari Pahlawan 10 November.

Gerak jalan ini terlihat berbeda dibandingkan acara serupa. Karena garis start dimulai dari objek wisata pantai. Sehingga sembari berolahraga, para peserta juga dapat menikmati pemandangan Pantai Watu Ulo yang ikonis tersebut. “Kami juga ingin mengembangkan pariwisata di Ambulu ini, khususnya Watu Ulo,” pungkasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ribuan peserta baik dari Jember maupun luar kota berpartisipasi dalam gerak jalan kreasi Watu Ulo-Ambulu (Watam), kemarin (7/12). Total peserta yang ikut dalam gerak jalan ini mencapai 4.145 orang. Agenda tahunan itu dibuka oleh Bupati Jember dr Faida MMR dari garis start di Pantai Watu Ulo. Gerak jalan ini menempuh jarak 12 Km dan finish di Alun-alun Ambulu.

Gerak jalan kreasi merupakan kegiatan yang digalakkan oleh masyarakat Ambulu sendiri. Panitia lokal berasal dari Muspika dan para kepala desa se-Ambulu. Faida mengapresiasi gerak jalan kreasi Watam tersebut. Sebab digagas dan dilaksanakan oleh masyarakat Ambulu sendiri.

“Kalau kegiatan yang memang diinisiasi oleh masyarakat, maka kegiatan itu akan tumbuh dan berkembang. Kalau memang masyarakat yang menginginkan, bupati tinggal support,” tutur Faida dalam sambutannya di depan ribuan peserta. Apalagi, Watam tahun ini mengalami peningkatan jumlah peserta. “Tahun 2019 ini semakin banyak pesertanya. Luar biasa,” sambungnya.

Faida menyatakan, Pemkab Jember bakal memilih sepuluh event terbaik di Jember yang bakal menjadi kegiatan rutin dan akan digelar tiap tahun. “Tidak menutup kemungkinan kegiatan Watam ini menjadi event yang besar. Dan kegiatan yang terpilih menjadi sepuluh event terbaik di Jember akan menjadi kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Jember,” imbuh Faida.

Sementara itu Camat Ambulu Sutarman mengungkapkan, gerak jalan kreasi ini menjadi gerak jalan untuk meningkatkan kreativitas warga Ambulu. Karena, tak hanya sarana olahraga menyehatkan tubuh, tapi warga juga diharapkan membuat kreasi unik dengan kostum yang dipakai.

“Sebenarnya Watam tahun ini sudah digelar lima kali. Setelah vakum selama 12 tahun,” beber Sutarman. Pasca vakum itu, pihaknya menggiatkan kembali semangat masyarakat Ambulu dalam gerak jalan kreasi ini yang semangatnya diambilkan dari momentum peringatan Hari Pahlawan 10 November.

Gerak jalan ini terlihat berbeda dibandingkan acara serupa. Karena garis start dimulai dari objek wisata pantai. Sehingga sembari berolahraga, para peserta juga dapat menikmati pemandangan Pantai Watu Ulo yang ikonis tersebut. “Kami juga ingin mengembangkan pariwisata di Ambulu ini, khususnya Watu Ulo,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/