alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Pantau 9 Program Unggulan Bupati dan Wakil Bupati Jember hingga 2024

Wes Wayahe Jember Tumbuh, Bersama, Kolaborasi Majukan Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Tercatat ada sembilan program unggulan yang ditawarkan Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman dalam masa jabatannya hingga 2024 mendatang. Salah satunya terkait program Wes Wayahe Jember Tumbuh. Hal tersebut merujuk pada peningkatan koperasi dan UMKM, revitalisasi perusahaan daerah, serta sertifikasi pasar.

Terkait pasar, Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan bahwa Jember memiliki puluhan pasar yang tersebar di tiap-tiap kecamatan. Sayangnya, hingga kini, dia menyebutkan bahwa pihaknya masih sering mengalami kerugian. Padahal jika dikelola dengan baik, pasar merupakan salah satu tempat yang dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). “Saya menyampaikan kepada teman-teman, kalau orang punya pasar berarti dia adalah orang kaya,” papar Bupati Hendy di hadapan para civitas academica Unej, belum lama ini.

Ibarat main monopoli, lanjutnya, yang dikuasai lebih dulu adalah pasarnya. Jika sudah merajai pasar, dia menerangkan bahwa bisa mengolah harga. “Bisa untung jika punya banyak modal,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Karena itu, pihaknya perlu kerja sama untuk membuat pasar menjadi sebuah traditional market yang bisa menghasilkan untung. Seperti diketahui, Indonesia menjadi salah satu negara di Asia yang diterpa krisis moneter pada 1998.

Meski begitu, Hendy menilai bahwa Indonesia menjadi negara yang mampu bertahan karena banyaknya pasar tradisional. Padahal, lanjutnya, pada saat itu banyak mall bangkrut. “Sayangnya, ketika mall-mall kembali bangkit, banyak yang meninggalkan pasar tradisional,” paparnya. Padahal, hal itu merupakan salah satu bentuk realisasi ekonomi kerakyatan.

Selain itu, Hendy menilai bahwa perekonomian suatu daerah dapat tumbuh dengan adanya ekonomi kerakyatan. “Di mana ada aktivitas yang saling melengkapi antara pedagang dan pembeli,” lanjutnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Tercatat ada sembilan program unggulan yang ditawarkan Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman dalam masa jabatannya hingga 2024 mendatang. Salah satunya terkait program Wes Wayahe Jember Tumbuh. Hal tersebut merujuk pada peningkatan koperasi dan UMKM, revitalisasi perusahaan daerah, serta sertifikasi pasar.

Terkait pasar, Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan bahwa Jember memiliki puluhan pasar yang tersebar di tiap-tiap kecamatan. Sayangnya, hingga kini, dia menyebutkan bahwa pihaknya masih sering mengalami kerugian. Padahal jika dikelola dengan baik, pasar merupakan salah satu tempat yang dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). “Saya menyampaikan kepada teman-teman, kalau orang punya pasar berarti dia adalah orang kaya,” papar Bupati Hendy di hadapan para civitas academica Unej, belum lama ini.

Ibarat main monopoli, lanjutnya, yang dikuasai lebih dulu adalah pasarnya. Jika sudah merajai pasar, dia menerangkan bahwa bisa mengolah harga. “Bisa untung jika punya banyak modal,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya perlu kerja sama untuk membuat pasar menjadi sebuah traditional market yang bisa menghasilkan untung. Seperti diketahui, Indonesia menjadi salah satu negara di Asia yang diterpa krisis moneter pada 1998.

Meski begitu, Hendy menilai bahwa Indonesia menjadi negara yang mampu bertahan karena banyaknya pasar tradisional. Padahal, lanjutnya, pada saat itu banyak mall bangkrut. “Sayangnya, ketika mall-mall kembali bangkit, banyak yang meninggalkan pasar tradisional,” paparnya. Padahal, hal itu merupakan salah satu bentuk realisasi ekonomi kerakyatan.

Selain itu, Hendy menilai bahwa perekonomian suatu daerah dapat tumbuh dengan adanya ekonomi kerakyatan. “Di mana ada aktivitas yang saling melengkapi antara pedagang dan pembeli,” lanjutnya.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Tercatat ada sembilan program unggulan yang ditawarkan Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman dalam masa jabatannya hingga 2024 mendatang. Salah satunya terkait program Wes Wayahe Jember Tumbuh. Hal tersebut merujuk pada peningkatan koperasi dan UMKM, revitalisasi perusahaan daerah, serta sertifikasi pasar.

Terkait pasar, Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan bahwa Jember memiliki puluhan pasar yang tersebar di tiap-tiap kecamatan. Sayangnya, hingga kini, dia menyebutkan bahwa pihaknya masih sering mengalami kerugian. Padahal jika dikelola dengan baik, pasar merupakan salah satu tempat yang dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). “Saya menyampaikan kepada teman-teman, kalau orang punya pasar berarti dia adalah orang kaya,” papar Bupati Hendy di hadapan para civitas academica Unej, belum lama ini.

Ibarat main monopoli, lanjutnya, yang dikuasai lebih dulu adalah pasarnya. Jika sudah merajai pasar, dia menerangkan bahwa bisa mengolah harga. “Bisa untung jika punya banyak modal,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya perlu kerja sama untuk membuat pasar menjadi sebuah traditional market yang bisa menghasilkan untung. Seperti diketahui, Indonesia menjadi salah satu negara di Asia yang diterpa krisis moneter pada 1998.

Meski begitu, Hendy menilai bahwa Indonesia menjadi negara yang mampu bertahan karena banyaknya pasar tradisional. Padahal, lanjutnya, pada saat itu banyak mall bangkrut. “Sayangnya, ketika mall-mall kembali bangkit, banyak yang meninggalkan pasar tradisional,” paparnya. Padahal, hal itu merupakan salah satu bentuk realisasi ekonomi kerakyatan.

Selain itu, Hendy menilai bahwa perekonomian suatu daerah dapat tumbuh dengan adanya ekonomi kerakyatan. “Di mana ada aktivitas yang saling melengkapi antara pedagang dan pembeli,” lanjutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/