alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Kades Tempurejo Nyabu Vonis 8 Bulan Di Bui

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Empat kepala desa (kades) yang tersandung kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu akhirnya dijatuhi vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (8/11).

Keempat kades yang sempat dilantik pada akhir 2019 lalu itu masing-masing adalah Kades Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Muhammad Mukip, serta Kades Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Muhammad Alwi. Dua lainnya adalah kades asal Kecamatan Wuluhan, yakni Kades Tamansari Sugianto dan Kades Glundengan Heri Hariyanto.

Keempat terdakwa ini terbagi atas dua berkas perkara. Berkas pertama terdakwa Sugianto dan M Alwi. Sementara, berkas kedua ada M Alwi, Muhammad Mukip, dan Heri Harianto. Terdakwa M Alwi masuk ke dalam dua berkas, sehingga vonis yang dijatuhkan kepadanya menjadi dobel. Jika tiga kades mendapat hukuman delapan bulan penjara dipotong masa tahanan, maka Alwi dihukum dua kali lipat menjadi 16 bulan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim I Wayan Gede Rumega dan dua anggotanya, Alfonsus Nahak serta Sigit Triatmojo, tersebut dibeberkan bahwa keempat kades terbukti bersalah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Keempatnya dikenakan Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Pasal 55 Ayat 1 KUHP. “Menjatuhkan masing-masing terdakwa dengan pidana delapan bulan penjara, dikurangi masa tahanan,” kata majelis hakim membacakan putusan.

Putusan itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember R Yuri Andina Putra. Pada sidang sebelumnya, JPU menuntut keempat terdakwa masing-masing pidana satu tahun penjara.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Empat kepala desa (kades) yang tersandung kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu akhirnya dijatuhi vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (8/11).

Keempat kades yang sempat dilantik pada akhir 2019 lalu itu masing-masing adalah Kades Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Muhammad Mukip, serta Kades Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Muhammad Alwi. Dua lainnya adalah kades asal Kecamatan Wuluhan, yakni Kades Tamansari Sugianto dan Kades Glundengan Heri Hariyanto.

Keempat terdakwa ini terbagi atas dua berkas perkara. Berkas pertama terdakwa Sugianto dan M Alwi. Sementara, berkas kedua ada M Alwi, Muhammad Mukip, dan Heri Harianto. Terdakwa M Alwi masuk ke dalam dua berkas, sehingga vonis yang dijatuhkan kepadanya menjadi dobel. Jika tiga kades mendapat hukuman delapan bulan penjara dipotong masa tahanan, maka Alwi dihukum dua kali lipat menjadi 16 bulan.

Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim I Wayan Gede Rumega dan dua anggotanya, Alfonsus Nahak serta Sigit Triatmojo, tersebut dibeberkan bahwa keempat kades terbukti bersalah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Keempatnya dikenakan Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Pasal 55 Ayat 1 KUHP. “Menjatuhkan masing-masing terdakwa dengan pidana delapan bulan penjara, dikurangi masa tahanan,” kata majelis hakim membacakan putusan.

Putusan itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember R Yuri Andina Putra. Pada sidang sebelumnya, JPU menuntut keempat terdakwa masing-masing pidana satu tahun penjara.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Empat kepala desa (kades) yang tersandung kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu akhirnya dijatuhi vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (8/11).

Keempat kades yang sempat dilantik pada akhir 2019 lalu itu masing-masing adalah Kades Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Muhammad Mukip, serta Kades Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Muhammad Alwi. Dua lainnya adalah kades asal Kecamatan Wuluhan, yakni Kades Tamansari Sugianto dan Kades Glundengan Heri Hariyanto.

Keempat terdakwa ini terbagi atas dua berkas perkara. Berkas pertama terdakwa Sugianto dan M Alwi. Sementara, berkas kedua ada M Alwi, Muhammad Mukip, dan Heri Harianto. Terdakwa M Alwi masuk ke dalam dua berkas, sehingga vonis yang dijatuhkan kepadanya menjadi dobel. Jika tiga kades mendapat hukuman delapan bulan penjara dipotong masa tahanan, maka Alwi dihukum dua kali lipat menjadi 16 bulan.

Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim I Wayan Gede Rumega dan dua anggotanya, Alfonsus Nahak serta Sigit Triatmojo, tersebut dibeberkan bahwa keempat kades terbukti bersalah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Keempatnya dikenakan Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Pasal 55 Ayat 1 KUHP. “Menjatuhkan masing-masing terdakwa dengan pidana delapan bulan penjara, dikurangi masa tahanan,” kata majelis hakim membacakan putusan.

Putusan itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember R Yuri Andina Putra. Pada sidang sebelumnya, JPU menuntut keempat terdakwa masing-masing pidana satu tahun penjara.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/