alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Seleksi Direksi PDP Kahyangan Belum Jelas, FKPAK Akhirnya Wadul Dewan

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID- Seleksi jajaran direksi Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan sudah selesai dilakukan. Namun demikian, Pemkab Jember belum juga mengumumkan secara resmi ke publik. Adanya tiga direksi yang akan menduduki jabatan penting itu pun masih menjadi tanda tanya.

Persoalan direksi yang namanya masih belum jelas itu pun diadukan ke DPRD Jember, kemarin (8/10). Hal itu dilakukan Forum Komunikasi dan Pekerja Antar Kebun (FKPAK) untuk memastikan apakah seleksi sudah melalui tahapan yang benar atau sebaliknya. “Kami ingin agar DPRD memanggil sejumlah calon dan pansel,” kata Ketua FKPAK Dwi Agus.

Menurut dia, sebelum nama-nama direksi diumumkan, sudah beredar isu adanya tiga nama yang akan menduduki tiga kursi direksi. “Nama yang kami dengar dari pejabat di pemkab, apakah benar-benar kompeten. Tolong dewan juga memperhatikan hal ini,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dwi Agus memandang, selain tiga nama yang telah mereka dengar, di luar ketiga nama itu banyak nama yang kompeten. “Makanya kami ingin tahu dan kami minta dewan mengundang mereka,” cetusnya di depan sejumlah anggota dewan.

Ketua Komisi C David Handoko Seto menyampaikan, aspirasi dari para pekerja kebun yang tergabung dalam FKPKA akan ditindaklanjuti. “Kami akan agendakan untuk memanggil pansel. Selain itu, nama-nama yang disebut beredar juga akan kami panggil,” ucap David.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID- Seleksi jajaran direksi Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan sudah selesai dilakukan. Namun demikian, Pemkab Jember belum juga mengumumkan secara resmi ke publik. Adanya tiga direksi yang akan menduduki jabatan penting itu pun masih menjadi tanda tanya.

Persoalan direksi yang namanya masih belum jelas itu pun diadukan ke DPRD Jember, kemarin (8/10). Hal itu dilakukan Forum Komunikasi dan Pekerja Antar Kebun (FKPAK) untuk memastikan apakah seleksi sudah melalui tahapan yang benar atau sebaliknya. “Kami ingin agar DPRD memanggil sejumlah calon dan pansel,” kata Ketua FKPAK Dwi Agus.

Menurut dia, sebelum nama-nama direksi diumumkan, sudah beredar isu adanya tiga nama yang akan menduduki tiga kursi direksi. “Nama yang kami dengar dari pejabat di pemkab, apakah benar-benar kompeten. Tolong dewan juga memperhatikan hal ini,” jelasnya.

Dwi Agus memandang, selain tiga nama yang telah mereka dengar, di luar ketiga nama itu banyak nama yang kompeten. “Makanya kami ingin tahu dan kami minta dewan mengundang mereka,” cetusnya di depan sejumlah anggota dewan.

Ketua Komisi C David Handoko Seto menyampaikan, aspirasi dari para pekerja kebun yang tergabung dalam FKPKA akan ditindaklanjuti. “Kami akan agendakan untuk memanggil pansel. Selain itu, nama-nama yang disebut beredar juga akan kami panggil,” ucap David.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID- Seleksi jajaran direksi Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan sudah selesai dilakukan. Namun demikian, Pemkab Jember belum juga mengumumkan secara resmi ke publik. Adanya tiga direksi yang akan menduduki jabatan penting itu pun masih menjadi tanda tanya.

Persoalan direksi yang namanya masih belum jelas itu pun diadukan ke DPRD Jember, kemarin (8/10). Hal itu dilakukan Forum Komunikasi dan Pekerja Antar Kebun (FKPAK) untuk memastikan apakah seleksi sudah melalui tahapan yang benar atau sebaliknya. “Kami ingin agar DPRD memanggil sejumlah calon dan pansel,” kata Ketua FKPAK Dwi Agus.

Menurut dia, sebelum nama-nama direksi diumumkan, sudah beredar isu adanya tiga nama yang akan menduduki tiga kursi direksi. “Nama yang kami dengar dari pejabat di pemkab, apakah benar-benar kompeten. Tolong dewan juga memperhatikan hal ini,” jelasnya.

Dwi Agus memandang, selain tiga nama yang telah mereka dengar, di luar ketiga nama itu banyak nama yang kompeten. “Makanya kami ingin tahu dan kami minta dewan mengundang mereka,” cetusnya di depan sejumlah anggota dewan.

Ketua Komisi C David Handoko Seto menyampaikan, aspirasi dari para pekerja kebun yang tergabung dalam FKPKA akan ditindaklanjuti. “Kami akan agendakan untuk memanggil pansel. Selain itu, nama-nama yang disebut beredar juga akan kami panggil,” ucap David.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/