alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Sayang Tetangga, Ingatkan dan Ajak Vaksin

“Tolong dicatat jika ada tetangga kiri kanan yang belum menjalani vaksinasi. Dengan begitu, Jember bisa kembali PPKM level 1 dan perekonomian bisa kembali berjalan normal.” Hendy Siswanto Bupati Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID- Saat ini Kabupaten Jember naik level dalam Penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi level 3. Penyebabnya adalah capaian vaksinasi dinilai masih rendah.

Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa saat ini ada aturan baru dari pemerintah dalam menentukan tingkatan level penerapan PPKM suatu daerah. Yakni memasukkan indikator capaian vaksinasi sebagai variabel penilaian. Minimal persentase yang harus tercapai adalah 50 persen. “Sementara itu, posisi vaksinasi di Jember masih mencapai 27 persen. Dengan begitu, masih kurang 23 persen,” lanjutnya.

Hendy menyebut bahwa target yang harus mendapatkan vaksin ada sebanyak 1,9 juta penduduk atau 70 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Jember. Sementara, untuk bisa kembali ke PPKM level 1, setidaknya harus menyelesaikan vaksinasi Covid-19 sebanyak 50 persen penduduk. Hal tersebut ditujukan untuk vaksinasi dosis 1, sedangkan dosis 2 menyusul. “Jadi, saudara kita yang belum dapat vaksin harus segera divaksin lebih dulu,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski begitu, Hendy mengapresiasi kinerja para anggota satgas penanganan Covid-19 serta masyarakat Jember yang sebelumnya bisa membawa Kabupaten Jember memasuki PPKM level 1. Yakni sekitar tiga pekan lalu sebelum adanya peraturan baru terkait kriteria PPKM. “Artinya, kita tergolong patuh,” imbuhnya.

Selain itu, banyak kelompok yang dinilai aktif dalam menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan tidak bepergian jika tidak perlu. “Itu sudah berjalan di Jember, tinggal vaksinnya saja,” paparnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID- Saat ini Kabupaten Jember naik level dalam Penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi level 3. Penyebabnya adalah capaian vaksinasi dinilai masih rendah.

Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa saat ini ada aturan baru dari pemerintah dalam menentukan tingkatan level penerapan PPKM suatu daerah. Yakni memasukkan indikator capaian vaksinasi sebagai variabel penilaian. Minimal persentase yang harus tercapai adalah 50 persen. “Sementara itu, posisi vaksinasi di Jember masih mencapai 27 persen. Dengan begitu, masih kurang 23 persen,” lanjutnya.

Hendy menyebut bahwa target yang harus mendapatkan vaksin ada sebanyak 1,9 juta penduduk atau 70 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Jember. Sementara, untuk bisa kembali ke PPKM level 1, setidaknya harus menyelesaikan vaksinasi Covid-19 sebanyak 50 persen penduduk. Hal tersebut ditujukan untuk vaksinasi dosis 1, sedangkan dosis 2 menyusul. “Jadi, saudara kita yang belum dapat vaksin harus segera divaksin lebih dulu,” ungkapnya.

Meski begitu, Hendy mengapresiasi kinerja para anggota satgas penanganan Covid-19 serta masyarakat Jember yang sebelumnya bisa membawa Kabupaten Jember memasuki PPKM level 1. Yakni sekitar tiga pekan lalu sebelum adanya peraturan baru terkait kriteria PPKM. “Artinya, kita tergolong patuh,” imbuhnya.

Selain itu, banyak kelompok yang dinilai aktif dalam menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan tidak bepergian jika tidak perlu. “Itu sudah berjalan di Jember, tinggal vaksinnya saja,” paparnya.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID- Saat ini Kabupaten Jember naik level dalam Penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi level 3. Penyebabnya adalah capaian vaksinasi dinilai masih rendah.

Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa saat ini ada aturan baru dari pemerintah dalam menentukan tingkatan level penerapan PPKM suatu daerah. Yakni memasukkan indikator capaian vaksinasi sebagai variabel penilaian. Minimal persentase yang harus tercapai adalah 50 persen. “Sementara itu, posisi vaksinasi di Jember masih mencapai 27 persen. Dengan begitu, masih kurang 23 persen,” lanjutnya.

Hendy menyebut bahwa target yang harus mendapatkan vaksin ada sebanyak 1,9 juta penduduk atau 70 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Jember. Sementara, untuk bisa kembali ke PPKM level 1, setidaknya harus menyelesaikan vaksinasi Covid-19 sebanyak 50 persen penduduk. Hal tersebut ditujukan untuk vaksinasi dosis 1, sedangkan dosis 2 menyusul. “Jadi, saudara kita yang belum dapat vaksin harus segera divaksin lebih dulu,” ungkapnya.

Meski begitu, Hendy mengapresiasi kinerja para anggota satgas penanganan Covid-19 serta masyarakat Jember yang sebelumnya bisa membawa Kabupaten Jember memasuki PPKM level 1. Yakni sekitar tiga pekan lalu sebelum adanya peraturan baru terkait kriteria PPKM. “Artinya, kita tergolong patuh,” imbuhnya.

Selain itu, banyak kelompok yang dinilai aktif dalam menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan tidak bepergian jika tidak perlu. “Itu sudah berjalan di Jember, tinggal vaksinnya saja,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/