alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Polisi Amankan 3 Pikap Pengangkut 26 Drum Berisi BBM

Kelangkaan BBM dimanfaatkan untuk meraup keuntungan

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN.RADARJEMBER.ID – Kelangakaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, Pertalite di beberapa SPBU di Jember ternyata ada yang memanfaatkan. Kelangakaan BBB bukan hanya terjadi di wilayah pinggiran tetapi juga terjadi di wilayah perkotaan.

Sehingga kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jember ini mendapat perhatian polisi khususnya Polres Jember.
Hal ini agar kelangkaan BBM tidak dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab, guna mengambil keuntungan yang lebih besar.

Jika itu yang terjadi, maka BBM akan semakin langka dan akan terus dimanfaatkan oleh para pedagang eceran yang akan meraup keuntungan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seperti di. Wilayah Kecamatan Ambulu dan Wuluhan disisir oleh Polisi. Ternyata benar dari penyisiran polisi mengamankan puluhan drum.yang berisi BBM yang diangkut dengan menggunakan pikap, kata Kasat Samapta AKP Eko Basuki Teguh Kasat Samapta Polres Jember.

“Saat patroli di salah satu SPBU, petugas memergoki mobil pikap membeli BBM dengan menggunakan drum berukuran besar,” kata Basuki.

Tidak tanggung-tanggung, polisi menemukan tiga mobil jenis pikap yang mengangkut total 26 drum. Mobil Pikap tersebut, diduga milik tengkulak penimbun BBM. “Ini salah satu contoh orang yang memanfaatkan kelangkaan BBM, kata Kasat Samapta.

Dari temuan itu, Polisi  meminta sopir untuk menunjukkan dokumen wajib syarat pembelian dengan drum.

Namun, pengemudi mengaku hanya sebagai sopir suruhan. Akibatnya, mereka tidak bisa menunjukan dokumen yang dimaksud.

- Advertisement -

KEPATIHAN.RADARJEMBER.ID – Kelangakaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, Pertalite di beberapa SPBU di Jember ternyata ada yang memanfaatkan. Kelangakaan BBB bukan hanya terjadi di wilayah pinggiran tetapi juga terjadi di wilayah perkotaan.

Sehingga kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jember ini mendapat perhatian polisi khususnya Polres Jember.
Hal ini agar kelangkaan BBM tidak dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab, guna mengambil keuntungan yang lebih besar.

Jika itu yang terjadi, maka BBM akan semakin langka dan akan terus dimanfaatkan oleh para pedagang eceran yang akan meraup keuntungan.

Beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seperti di. Wilayah Kecamatan Ambulu dan Wuluhan disisir oleh Polisi. Ternyata benar dari penyisiran polisi mengamankan puluhan drum.yang berisi BBM yang diangkut dengan menggunakan pikap, kata Kasat Samapta AKP Eko Basuki Teguh Kasat Samapta Polres Jember.

“Saat patroli di salah satu SPBU, petugas memergoki mobil pikap membeli BBM dengan menggunakan drum berukuran besar,” kata Basuki.

Tidak tanggung-tanggung, polisi menemukan tiga mobil jenis pikap yang mengangkut total 26 drum. Mobil Pikap tersebut, diduga milik tengkulak penimbun BBM. “Ini salah satu contoh orang yang memanfaatkan kelangkaan BBM, kata Kasat Samapta.

Dari temuan itu, Polisi  meminta sopir untuk menunjukkan dokumen wajib syarat pembelian dengan drum.

Namun, pengemudi mengaku hanya sebagai sopir suruhan. Akibatnya, mereka tidak bisa menunjukan dokumen yang dimaksud.

KEPATIHAN.RADARJEMBER.ID – Kelangakaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, Pertalite di beberapa SPBU di Jember ternyata ada yang memanfaatkan. Kelangakaan BBB bukan hanya terjadi di wilayah pinggiran tetapi juga terjadi di wilayah perkotaan.

Sehingga kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jember ini mendapat perhatian polisi khususnya Polres Jember.
Hal ini agar kelangkaan BBM tidak dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab, guna mengambil keuntungan yang lebih besar.

Jika itu yang terjadi, maka BBM akan semakin langka dan akan terus dimanfaatkan oleh para pedagang eceran yang akan meraup keuntungan.

Beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seperti di. Wilayah Kecamatan Ambulu dan Wuluhan disisir oleh Polisi. Ternyata benar dari penyisiran polisi mengamankan puluhan drum.yang berisi BBM yang diangkut dengan menggunakan pikap, kata Kasat Samapta AKP Eko Basuki Teguh Kasat Samapta Polres Jember.

“Saat patroli di salah satu SPBU, petugas memergoki mobil pikap membeli BBM dengan menggunakan drum berukuran besar,” kata Basuki.

Tidak tanggung-tanggung, polisi menemukan tiga mobil jenis pikap yang mengangkut total 26 drum. Mobil Pikap tersebut, diduga milik tengkulak penimbun BBM. “Ini salah satu contoh orang yang memanfaatkan kelangkaan BBM, kata Kasat Samapta.

Dari temuan itu, Polisi  meminta sopir untuk menunjukkan dokumen wajib syarat pembelian dengan drum.

Namun, pengemudi mengaku hanya sebagai sopir suruhan. Akibatnya, mereka tidak bisa menunjukan dokumen yang dimaksud.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/