alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Pelajar Terpanggil Ikut Demo

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak hanya di ibu kota, pelajar SMK juga ikut turun dalam aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di DPRD Jember, kemarin (8(10). Mereka bergabung bersama elemen mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil untuk menuntut pemerintah mencabut UU Omnibus Law tersebut. Para pelajar ini juga terlibat kericuhan ketika suasana di lapangan memanas.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, demonstrasi dari Aliansi Jember Menggugat tersebut memang menyedot banyak mahasiswa dari organisasi ekstra kampus, BEM masing-masing universitas, serta kelompok masyarakat. Sebagian mahasiswa mengenakan jas almamater, juga bendera organisasi masing-masing. Sementara pelajar, ada yang memakai celana abu-abu, jaket, dan topi identitas sekolah.

Sejak pagi, bundaran DPRD dipenuhi massa demonstran. Sekitar pukul 12.00, kericuhan mulai terjadi. Demonstran yang berada di sisi Jalan Kalimantan menarik kawat berduri hingga memicu kericuhan. Massa kemudian melempar air mineral hingga batu ke gedung DPRD. Bahkan, lemparan demonstran juga memecahkan kaca di Lantai II DPRD Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak hanya di ibu kota, pelajar SMK juga ikut turun dalam aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di DPRD Jember, kemarin (8(10). Mereka bergabung bersama elemen mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil untuk menuntut pemerintah mencabut UU Omnibus Law tersebut. Para pelajar ini juga terlibat kericuhan ketika suasana di lapangan memanas.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, demonstrasi dari Aliansi Jember Menggugat tersebut memang menyedot banyak mahasiswa dari organisasi ekstra kampus, BEM masing-masing universitas, serta kelompok masyarakat. Sebagian mahasiswa mengenakan jas almamater, juga bendera organisasi masing-masing. Sementara pelajar, ada yang memakai celana abu-abu, jaket, dan topi identitas sekolah.

Sejak pagi, bundaran DPRD dipenuhi massa demonstran. Sekitar pukul 12.00, kericuhan mulai terjadi. Demonstran yang berada di sisi Jalan Kalimantan menarik kawat berduri hingga memicu kericuhan. Massa kemudian melempar air mineral hingga batu ke gedung DPRD. Bahkan, lemparan demonstran juga memecahkan kaca di Lantai II DPRD Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak hanya di ibu kota, pelajar SMK juga ikut turun dalam aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di DPRD Jember, kemarin (8(10). Mereka bergabung bersama elemen mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil untuk menuntut pemerintah mencabut UU Omnibus Law tersebut. Para pelajar ini juga terlibat kericuhan ketika suasana di lapangan memanas.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, demonstrasi dari Aliansi Jember Menggugat tersebut memang menyedot banyak mahasiswa dari organisasi ekstra kampus, BEM masing-masing universitas, serta kelompok masyarakat. Sebagian mahasiswa mengenakan jas almamater, juga bendera organisasi masing-masing. Sementara pelajar, ada yang memakai celana abu-abu, jaket, dan topi identitas sekolah.

Sejak pagi, bundaran DPRD dipenuhi massa demonstran. Sekitar pukul 12.00, kericuhan mulai terjadi. Demonstran yang berada di sisi Jalan Kalimantan menarik kawat berduri hingga memicu kericuhan. Massa kemudian melempar air mineral hingga batu ke gedung DPRD. Bahkan, lemparan demonstran juga memecahkan kaca di Lantai II DPRD Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/