alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Perang Tarif Bikin Hotel Non Bintang Resah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Langkah hotel berbintang berjaringan menurunkan tarif kamar hotel di saat pandemi Covid-19 berdampak terhadap hotel kecil atau non bintang. Apalagi hal ini hampir dilakukan oleh semua hotel berbintang, tidak terkecuali di Kabupaten Jember.

Alasan hotel berbintang ramai-ramai menurunkan tarif kamar hotel dipicu oleh tingkat hunian kamar hotel belum normal. Hal itu mereka lakukan mulai Mei lalu.

“Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Jember tidak bisa intervensi terhadap penurunan tarif tersebut. Karena itu merupakan kebijakan manajemen masing-masing,” tegas Tegoeh Soeprajitno, Ketua PHRI Kabupaten Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun demikian dia berharap situasi seperti ini tidak berkepanjangan dan Covid-19 segera berakhir. Dia berharap di era new normal ini pemerintah daerah untuk mengaktifkan kembali kegiatan di hotel.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Langkah hotel berbintang berjaringan menurunkan tarif kamar hotel di saat pandemi Covid-19 berdampak terhadap hotel kecil atau non bintang. Apalagi hal ini hampir dilakukan oleh semua hotel berbintang, tidak terkecuali di Kabupaten Jember.

Alasan hotel berbintang ramai-ramai menurunkan tarif kamar hotel dipicu oleh tingkat hunian kamar hotel belum normal. Hal itu mereka lakukan mulai Mei lalu.

“Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Jember tidak bisa intervensi terhadap penurunan tarif tersebut. Karena itu merupakan kebijakan manajemen masing-masing,” tegas Tegoeh Soeprajitno, Ketua PHRI Kabupaten Jember.

Namun demikian dia berharap situasi seperti ini tidak berkepanjangan dan Covid-19 segera berakhir. Dia berharap di era new normal ini pemerintah daerah untuk mengaktifkan kembali kegiatan di hotel.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Langkah hotel berbintang berjaringan menurunkan tarif kamar hotel di saat pandemi Covid-19 berdampak terhadap hotel kecil atau non bintang. Apalagi hal ini hampir dilakukan oleh semua hotel berbintang, tidak terkecuali di Kabupaten Jember.

Alasan hotel berbintang ramai-ramai menurunkan tarif kamar hotel dipicu oleh tingkat hunian kamar hotel belum normal. Hal itu mereka lakukan mulai Mei lalu.

“Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Jember tidak bisa intervensi terhadap penurunan tarif tersebut. Karena itu merupakan kebijakan manajemen masing-masing,” tegas Tegoeh Soeprajitno, Ketua PHRI Kabupaten Jember.

Namun demikian dia berharap situasi seperti ini tidak berkepanjangan dan Covid-19 segera berakhir. Dia berharap di era new normal ini pemerintah daerah untuk mengaktifkan kembali kegiatan di hotel.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/