alexametrics
21.6 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Pertahankan Model Trail Jadul, hingga Modif Trail Baru jadi Retro

Mobile_AP_Rectangle 1

… Nguuenggg! Nguueeeng….  Suara keras knalpot khas motor bermesin dua tak itu terdengar. Asapnya mengudara. Motor trail TS 125 keluaran 1993-1995 pun juga siap menjelajah.

Walau termasuk motor trail tua, tapi tampilannya masih kinyis-kinyis. Bahkan, kesan gahar juga terasa dengan ban kotak-kotak khas motor trail.

Motor-motor trail tua tersebut juga masih eksis menjelajah ke medan-medan sulit dan menembus desa demi desa. Mereka pun juga membentuk komunitas bernama Geng Tril Tua.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dandy Briandoko Ketua Geng Tril Tua Jember mengatakan, komunitas ini berawal beberapa orang yang masih menyimpan dan menyukai trail keluaran 90-an. Hanya empat orang yang menyukai trail kuno, Gatra, Kuli, dan Angan. Akhirnya membentuk dengan nama Geng Tril Tua Jember tahun 2014. “Ya kebetulan saja ketemu orang dengan passion yang sama di dunia offroad,” jelasnya.

Dari empat anggota, kini jumlahnya kian bertambah. Setidaknya ada 40 anggota yang terjalin. Menurut Dandy, keasyikan trail tua tersebut tidak hanya ngetrail saja. Tapi bagaimana diskusi tentang motor tua. Apalagi, suku cadang motor tua juga tidak semudah seperti mendapatkan suku cadang motor baru.

- Advertisement -

… Nguuenggg! Nguueeeng….  Suara keras knalpot khas motor bermesin dua tak itu terdengar. Asapnya mengudara. Motor trail TS 125 keluaran 1993-1995 pun juga siap menjelajah.

Walau termasuk motor trail tua, tapi tampilannya masih kinyis-kinyis. Bahkan, kesan gahar juga terasa dengan ban kotak-kotak khas motor trail.

Motor-motor trail tua tersebut juga masih eksis menjelajah ke medan-medan sulit dan menembus desa demi desa. Mereka pun juga membentuk komunitas bernama Geng Tril Tua.

Dandy Briandoko Ketua Geng Tril Tua Jember mengatakan, komunitas ini berawal beberapa orang yang masih menyimpan dan menyukai trail keluaran 90-an. Hanya empat orang yang menyukai trail kuno, Gatra, Kuli, dan Angan. Akhirnya membentuk dengan nama Geng Tril Tua Jember tahun 2014. “Ya kebetulan saja ketemu orang dengan passion yang sama di dunia offroad,” jelasnya.

Dari empat anggota, kini jumlahnya kian bertambah. Setidaknya ada 40 anggota yang terjalin. Menurut Dandy, keasyikan trail tua tersebut tidak hanya ngetrail saja. Tapi bagaimana diskusi tentang motor tua. Apalagi, suku cadang motor tua juga tidak semudah seperti mendapatkan suku cadang motor baru.

… Nguuenggg! Nguueeeng….  Suara keras knalpot khas motor bermesin dua tak itu terdengar. Asapnya mengudara. Motor trail TS 125 keluaran 1993-1995 pun juga siap menjelajah.

Walau termasuk motor trail tua, tapi tampilannya masih kinyis-kinyis. Bahkan, kesan gahar juga terasa dengan ban kotak-kotak khas motor trail.

Motor-motor trail tua tersebut juga masih eksis menjelajah ke medan-medan sulit dan menembus desa demi desa. Mereka pun juga membentuk komunitas bernama Geng Tril Tua.

Dandy Briandoko Ketua Geng Tril Tua Jember mengatakan, komunitas ini berawal beberapa orang yang masih menyimpan dan menyukai trail keluaran 90-an. Hanya empat orang yang menyukai trail kuno, Gatra, Kuli, dan Angan. Akhirnya membentuk dengan nama Geng Tril Tua Jember tahun 2014. “Ya kebetulan saja ketemu orang dengan passion yang sama di dunia offroad,” jelasnya.

Dari empat anggota, kini jumlahnya kian bertambah. Setidaknya ada 40 anggota yang terjalin. Menurut Dandy, keasyikan trail tua tersebut tidak hanya ngetrail saja. Tapi bagaimana diskusi tentang motor tua. Apalagi, suku cadang motor tua juga tidak semudah seperti mendapatkan suku cadang motor baru.

Previous articleHanya Jadi Cerita
Next articleICOPAMBS Kembali Digelar

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/