alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Pascapengerukan Sungai Rembangan, Bakal Jadi Kampung Warna-warni

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wajah Sungai Rembangan yang dulu dangkal, kini sudah cukup dalam. Banjir yang kerap menggenangi rumah-rumah di sekitar sungai, yang berlokasi di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, itu pun diharapkan tidak terjadi lagi. Ini setelah sejumlah langkah normalisasi menggunakan alat berat dilakukan selama satu bulan belakangan.

Plt Camat Patrang Rofiq Sugiarto menyampaikan, proses normalisasi sungai selama sebulan terakhir telah selesai. Tak ada kendala yang cukup serius di balik pengerjaan yang dilakukan langsung oleh pemerintah provinsi dan didukung Pemkab Jember itu. Keberadaan sungai yang dulu penuh dengan lumpur dan sampah itu pun kini lebih bersih. “Dulu memang terjadi pendangkalan dan sekarang sudah dinormalisasi,” katanya.

Dengan kondisi sungai yang sudah bersih, Rofiq meminta agar seluruh masyarakat tidak membuang sampah ke sungai. “Pelihara daerah aliran sungai agar memberi manfaat kepada masyarakat,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Nah, demi memperkuat agar sungai itu tetap bersih, rencananya di lokasi yang sedimennya sudah dikeruk akan disulap menjadi sesuatu yang akan memanjakan mata. “Mau dijadikan kampung warna-warni oleh warga sekitar, sekaligus untuk wisata,” paparnya.

Tak hanya itu, agar sungai itu tetap terjaga kebersihannya, juga akan ada program kali bersih. “Nanti ketua RT/RW setempat yang akan mengoordinasi,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wajah Sungai Rembangan yang dulu dangkal, kini sudah cukup dalam. Banjir yang kerap menggenangi rumah-rumah di sekitar sungai, yang berlokasi di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, itu pun diharapkan tidak terjadi lagi. Ini setelah sejumlah langkah normalisasi menggunakan alat berat dilakukan selama satu bulan belakangan.

Plt Camat Patrang Rofiq Sugiarto menyampaikan, proses normalisasi sungai selama sebulan terakhir telah selesai. Tak ada kendala yang cukup serius di balik pengerjaan yang dilakukan langsung oleh pemerintah provinsi dan didukung Pemkab Jember itu. Keberadaan sungai yang dulu penuh dengan lumpur dan sampah itu pun kini lebih bersih. “Dulu memang terjadi pendangkalan dan sekarang sudah dinormalisasi,” katanya.

Dengan kondisi sungai yang sudah bersih, Rofiq meminta agar seluruh masyarakat tidak membuang sampah ke sungai. “Pelihara daerah aliran sungai agar memberi manfaat kepada masyarakat,” ucapnya.

Nah, demi memperkuat agar sungai itu tetap bersih, rencananya di lokasi yang sedimennya sudah dikeruk akan disulap menjadi sesuatu yang akan memanjakan mata. “Mau dijadikan kampung warna-warni oleh warga sekitar, sekaligus untuk wisata,” paparnya.

Tak hanya itu, agar sungai itu tetap terjaga kebersihannya, juga akan ada program kali bersih. “Nanti ketua RT/RW setempat yang akan mengoordinasi,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wajah Sungai Rembangan yang dulu dangkal, kini sudah cukup dalam. Banjir yang kerap menggenangi rumah-rumah di sekitar sungai, yang berlokasi di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, itu pun diharapkan tidak terjadi lagi. Ini setelah sejumlah langkah normalisasi menggunakan alat berat dilakukan selama satu bulan belakangan.

Plt Camat Patrang Rofiq Sugiarto menyampaikan, proses normalisasi sungai selama sebulan terakhir telah selesai. Tak ada kendala yang cukup serius di balik pengerjaan yang dilakukan langsung oleh pemerintah provinsi dan didukung Pemkab Jember itu. Keberadaan sungai yang dulu penuh dengan lumpur dan sampah itu pun kini lebih bersih. “Dulu memang terjadi pendangkalan dan sekarang sudah dinormalisasi,” katanya.

Dengan kondisi sungai yang sudah bersih, Rofiq meminta agar seluruh masyarakat tidak membuang sampah ke sungai. “Pelihara daerah aliran sungai agar memberi manfaat kepada masyarakat,” ucapnya.

Nah, demi memperkuat agar sungai itu tetap bersih, rencananya di lokasi yang sedimennya sudah dikeruk akan disulap menjadi sesuatu yang akan memanjakan mata. “Mau dijadikan kampung warna-warni oleh warga sekitar, sekaligus untuk wisata,” paparnya.

Tak hanya itu, agar sungai itu tetap terjaga kebersihannya, juga akan ada program kali bersih. “Nanti ketua RT/RW setempat yang akan mengoordinasi,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/