alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Kasus Tebu Plerean Masuk Pemeriksaan

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Kasus dugaan pencurian atau penggelapan tebu milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di  Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, memasuki tahap penyelidikan. Sejumlah saksi diperiksa atau dimintai keterangannya di Mapolres Jember, kemarin (8/6).

BACA JUGA : Gresik Malu Ada Warga Nikahi Kambing

Dalam pemeriksaan tersebut, saksi yang dimintai keterangan adalah Ketua BUMDes Plerean Hambari. Pria ini mengaku, dirinya dimintai keterangan terkait kronologi kasus dugaan pencurian atau penggelapan tebu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hambari menceritakan, proses pemeriksaan saksi di Mapolres Jember berjalan lancar. “Saya dimintai keterangan sejak awal kejadian sampai kami melapor,” katanya.

Dia menambahkan, kejadian kasus itu ketika dirinya mendapat informasi dari warga setempat tentang adanya penebangan tebu milik BUMDes, Sabtu (28/5). Penebangan tersebut dilakukan di luar sepengetahuannya. “Saya bahkan lagi berada di luar desa ketika mendapat informasi terkait penebangan tersebut,” jelas Hambari di Mapolres Jember.

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Kasus dugaan pencurian atau penggelapan tebu milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di  Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, memasuki tahap penyelidikan. Sejumlah saksi diperiksa atau dimintai keterangannya di Mapolres Jember, kemarin (8/6).

BACA JUGA : Gresik Malu Ada Warga Nikahi Kambing

Dalam pemeriksaan tersebut, saksi yang dimintai keterangan adalah Ketua BUMDes Plerean Hambari. Pria ini mengaku, dirinya dimintai keterangan terkait kronologi kasus dugaan pencurian atau penggelapan tebu.

Hambari menceritakan, proses pemeriksaan saksi di Mapolres Jember berjalan lancar. “Saya dimintai keterangan sejak awal kejadian sampai kami melapor,” katanya.

Dia menambahkan, kejadian kasus itu ketika dirinya mendapat informasi dari warga setempat tentang adanya penebangan tebu milik BUMDes, Sabtu (28/5). Penebangan tersebut dilakukan di luar sepengetahuannya. “Saya bahkan lagi berada di luar desa ketika mendapat informasi terkait penebangan tersebut,” jelas Hambari di Mapolres Jember.

KEPATIHAN, Radar Jember – Kasus dugaan pencurian atau penggelapan tebu milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di  Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, memasuki tahap penyelidikan. Sejumlah saksi diperiksa atau dimintai keterangannya di Mapolres Jember, kemarin (8/6).

BACA JUGA : Gresik Malu Ada Warga Nikahi Kambing

Dalam pemeriksaan tersebut, saksi yang dimintai keterangan adalah Ketua BUMDes Plerean Hambari. Pria ini mengaku, dirinya dimintai keterangan terkait kronologi kasus dugaan pencurian atau penggelapan tebu.

Hambari menceritakan, proses pemeriksaan saksi di Mapolres Jember berjalan lancar. “Saya dimintai keterangan sejak awal kejadian sampai kami melapor,” katanya.

Dia menambahkan, kejadian kasus itu ketika dirinya mendapat informasi dari warga setempat tentang adanya penebangan tebu milik BUMDes, Sabtu (28/5). Penebangan tersebut dilakukan di luar sepengetahuannya. “Saya bahkan lagi berada di luar desa ketika mendapat informasi terkait penebangan tersebut,” jelas Hambari di Mapolres Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/