alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Pernah Sabet Emas meski Ban Bocor Jelang Finis

Bagi Abdullah Faqih Putra, mengalami ban bocor saat perlombaan menjadi pengalaman pertamanya. Meski begitu, dirinya sanggup mengatasinya hingga meraih medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2019 lalu. Seperti apa kisahnya?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam setiap kemenangan, selalu ada drama yang bisa saja terjadi tanpa diduga. Begitu pula yang dirasakan Abdullah Faqih Putra. Ada sebuah pengalaman yang tak bisa dilupakan begitu saja ketika berjuang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) 2019 lalu.

Dalam ajang tersebut, Faqih yang merupakan pesepeda andalan Jember berhasil menorehkan catatan waktu yang memukau di nomor Putra-MTB Down Hill yang digelar di Bukit Watu Rampit, Desa Perunggangan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban.Faqih berhasil meraih medali emas dan menorehkan catatan waktu 02:39:257.

Catatan waktu itu jauh dibandingkan peringkat dua dan tiga, yakni M. Bima Saputradari Kota Blitar dan Dois Audi Fikriansyah dari Kota Malang. Bima yang meraih medali perak mencatatkan waktu 02:45:582, sedangkan Audi mencatatkan waktu 02:49:265 dengan raihan medali perunggu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun uniknya, catatan waktu ini sejatinya sedikit ‘ternoda’ akibat insiden teknis di tengah lintasan. Sebelum garis finis, ban sepedanya bocor tanpa diketahui penyebabnya. Sirkuit ini memang cukup sulit karena banyak bebatuan. Selain Faqih, tak sedikit pesepeda yang mengalami ban bocor, termasuk peserta dari tuan rumah.

“100 meter sebelum finis, ban depan tiba-tiba bocor. Kondisi track-nya memang banyak batu. Tapi Alhamdulilah bisa sampai garis finis,” ungkap pemuda kelahiran 1 Maret 2003 ini.

Bahkan, alumnus SMPN 11 Jember ini menceritakan, setelah sampai garis finis dirinya pun sampai-sampai tidak kuat untuk berdiri. Rasa lelah, puas, dan bangga pun seakan terbayar lunas waktu itu. “Helm saya buang. Tiduran sama sepeda setelah finis,” kenangnya sembari tertawa kecil.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam setiap kemenangan, selalu ada drama yang bisa saja terjadi tanpa diduga. Begitu pula yang dirasakan Abdullah Faqih Putra. Ada sebuah pengalaman yang tak bisa dilupakan begitu saja ketika berjuang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) 2019 lalu.

Dalam ajang tersebut, Faqih yang merupakan pesepeda andalan Jember berhasil menorehkan catatan waktu yang memukau di nomor Putra-MTB Down Hill yang digelar di Bukit Watu Rampit, Desa Perunggangan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban.Faqih berhasil meraih medali emas dan menorehkan catatan waktu 02:39:257.

Catatan waktu itu jauh dibandingkan peringkat dua dan tiga, yakni M. Bima Saputradari Kota Blitar dan Dois Audi Fikriansyah dari Kota Malang. Bima yang meraih medali perak mencatatkan waktu 02:45:582, sedangkan Audi mencatatkan waktu 02:49:265 dengan raihan medali perunggu.

Namun uniknya, catatan waktu ini sejatinya sedikit ‘ternoda’ akibat insiden teknis di tengah lintasan. Sebelum garis finis, ban sepedanya bocor tanpa diketahui penyebabnya. Sirkuit ini memang cukup sulit karena banyak bebatuan. Selain Faqih, tak sedikit pesepeda yang mengalami ban bocor, termasuk peserta dari tuan rumah.

“100 meter sebelum finis, ban depan tiba-tiba bocor. Kondisi track-nya memang banyak batu. Tapi Alhamdulilah bisa sampai garis finis,” ungkap pemuda kelahiran 1 Maret 2003 ini.

Bahkan, alumnus SMPN 11 Jember ini menceritakan, setelah sampai garis finis dirinya pun sampai-sampai tidak kuat untuk berdiri. Rasa lelah, puas, dan bangga pun seakan terbayar lunas waktu itu. “Helm saya buang. Tiduran sama sepeda setelah finis,” kenangnya sembari tertawa kecil.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam setiap kemenangan, selalu ada drama yang bisa saja terjadi tanpa diduga. Begitu pula yang dirasakan Abdullah Faqih Putra. Ada sebuah pengalaman yang tak bisa dilupakan begitu saja ketika berjuang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) 2019 lalu.

Dalam ajang tersebut, Faqih yang merupakan pesepeda andalan Jember berhasil menorehkan catatan waktu yang memukau di nomor Putra-MTB Down Hill yang digelar di Bukit Watu Rampit, Desa Perunggangan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban.Faqih berhasil meraih medali emas dan menorehkan catatan waktu 02:39:257.

Catatan waktu itu jauh dibandingkan peringkat dua dan tiga, yakni M. Bima Saputradari Kota Blitar dan Dois Audi Fikriansyah dari Kota Malang. Bima yang meraih medali perak mencatatkan waktu 02:45:582, sedangkan Audi mencatatkan waktu 02:49:265 dengan raihan medali perunggu.

Namun uniknya, catatan waktu ini sejatinya sedikit ‘ternoda’ akibat insiden teknis di tengah lintasan. Sebelum garis finis, ban sepedanya bocor tanpa diketahui penyebabnya. Sirkuit ini memang cukup sulit karena banyak bebatuan. Selain Faqih, tak sedikit pesepeda yang mengalami ban bocor, termasuk peserta dari tuan rumah.

“100 meter sebelum finis, ban depan tiba-tiba bocor. Kondisi track-nya memang banyak batu. Tapi Alhamdulilah bisa sampai garis finis,” ungkap pemuda kelahiran 1 Maret 2003 ini.

Bahkan, alumnus SMPN 11 Jember ini menceritakan, setelah sampai garis finis dirinya pun sampai-sampai tidak kuat untuk berdiri. Rasa lelah, puas, dan bangga pun seakan terbayar lunas waktu itu. “Helm saya buang. Tiduran sama sepeda setelah finis,” kenangnya sembari tertawa kecil.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/