alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Pengaktifan PPK-Panwascam Tunggu Korona

PPS dan PDK Termasuk di Dalamnya

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah korona yang terjadi di Indonesia dan Jember membuat banyak kegiatan berskala besar ditunda. Salah satunya adalah penundaan jadwal pemilihan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Jember. Dengan penundaan pelaksanaan pencoblosan tersebut, nasib ribuan para pegawai ad hoc di bawah KPU dan Bawaslu Jember harus bersabar karena tetap dalam masa penonaktifan sementara.

Seperti diketahui, selama masa penonaktifan sementara, para pegawai ad hoc yang sudah dilantik atau yang terpilih tetapi belum dilantik, harus menerima kenyataan yang terjadi. Yaitu belum bisa bertugas, karena berkaitan dengan serangkaian penundaan jadwal pemilihan kepala daerah termasuk waktu pencoblosannya.

Komisioner KPU Jember Ahmad Susanto menjelaskan, sejak penonaktifan sementara pada awal-awal munculnya wabah korona, otomatis mereka berstatus nonaktif. Penonaktifan dilakukan lantaran sejumlah jadwal pilkada ditunda. Dengan demikian, selama dinonaktifkan mereka pun tak mendapatkan gaji untuk sementara waktu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah korona yang terjadi di Indonesia dan Jember membuat banyak kegiatan berskala besar ditunda. Salah satunya adalah penundaan jadwal pemilihan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Jember. Dengan penundaan pelaksanaan pencoblosan tersebut, nasib ribuan para pegawai ad hoc di bawah KPU dan Bawaslu Jember harus bersabar karena tetap dalam masa penonaktifan sementara.

Seperti diketahui, selama masa penonaktifan sementara, para pegawai ad hoc yang sudah dilantik atau yang terpilih tetapi belum dilantik, harus menerima kenyataan yang terjadi. Yaitu belum bisa bertugas, karena berkaitan dengan serangkaian penundaan jadwal pemilihan kepala daerah termasuk waktu pencoblosannya.

Komisioner KPU Jember Ahmad Susanto menjelaskan, sejak penonaktifan sementara pada awal-awal munculnya wabah korona, otomatis mereka berstatus nonaktif. Penonaktifan dilakukan lantaran sejumlah jadwal pilkada ditunda. Dengan demikian, selama dinonaktifkan mereka pun tak mendapatkan gaji untuk sementara waktu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah korona yang terjadi di Indonesia dan Jember membuat banyak kegiatan berskala besar ditunda. Salah satunya adalah penundaan jadwal pemilihan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Jember. Dengan penundaan pelaksanaan pencoblosan tersebut, nasib ribuan para pegawai ad hoc di bawah KPU dan Bawaslu Jember harus bersabar karena tetap dalam masa penonaktifan sementara.

Seperti diketahui, selama masa penonaktifan sementara, para pegawai ad hoc yang sudah dilantik atau yang terpilih tetapi belum dilantik, harus menerima kenyataan yang terjadi. Yaitu belum bisa bertugas, karena berkaitan dengan serangkaian penundaan jadwal pemilihan kepala daerah termasuk waktu pencoblosannya.

Komisioner KPU Jember Ahmad Susanto menjelaskan, sejak penonaktifan sementara pada awal-awal munculnya wabah korona, otomatis mereka berstatus nonaktif. Penonaktifan dilakukan lantaran sejumlah jadwal pilkada ditunda. Dengan demikian, selama dinonaktifkan mereka pun tak mendapatkan gaji untuk sementara waktu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/