alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Tidak Punya Biaya, Bocah Bibir Sumbing Dibantu Kapolres

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Chandra Dwi Sadewa, 2, anak dari pasangan Muayin, 22 dengan Agustinus Arifin (alm), 27, warga Dusun Karangkebon, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo yang tidak sangggup membayar biaya operasi bibir sumbing, akhirnya dibantu langsung oleh Kapolres Jember. Bantuan ini dibawakan oleh Kasubag Bin Ops Polres Jember, AKP Mahroby Hasan yang datang ke rumah Chandra bersama dr Lukman Hakim dari RS Kaliwates dan Dorkes Polres Jember, Kamis (9/4) kemarin.

Kedatangan rombongan dokter dan dorkes Polres Jember diterima Junaedi, kakek Chandra. Karena Agustinus Arifin ayahnya meninggal dunia tiga bulan lalu akibat kecelakaan di luar Jawa.

Kedatangan dokter ke rumah Chandra ini untuk melihat secara langsung kondisi balita tersebut. Sejak lahir, Chandra sudah mengalami bibir sumbing. “Nantinya setelah kita melihat langsung akan berkonsultasi dengan dokter ahli,” ujar Mahroby.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk sementara, pihaknya tidak membawa Chandrake luar rumah, terlebih lagi dalam kondisi maraknya virus korona. “Mungkin kita menunggu dari hasil konsultasi antara dr Lukman Hakim dari RS Kaliwates dengan dokter ahlinya,” lanjut Mahroby.

Pihaknya menindaklanjuti laporan dari warga kalau ada balita yatim yang masih berumur 2 tahun yang mengalami bibir sumbing sejak lahir. Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono langsung berinisiatif membantu untuk biaya operasi anak tersebut. “Karena mereka tidak mampu, dengan harapan nantinya setelah dilakukan operasi bisa normal kembali,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Chandra Dwi Sadewa, 2, anak dari pasangan Muayin, 22 dengan Agustinus Arifin (alm), 27, warga Dusun Karangkebon, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo yang tidak sangggup membayar biaya operasi bibir sumbing, akhirnya dibantu langsung oleh Kapolres Jember. Bantuan ini dibawakan oleh Kasubag Bin Ops Polres Jember, AKP Mahroby Hasan yang datang ke rumah Chandra bersama dr Lukman Hakim dari RS Kaliwates dan Dorkes Polres Jember, Kamis (9/4) kemarin.

Kedatangan rombongan dokter dan dorkes Polres Jember diterima Junaedi, kakek Chandra. Karena Agustinus Arifin ayahnya meninggal dunia tiga bulan lalu akibat kecelakaan di luar Jawa.

Kedatangan dokter ke rumah Chandra ini untuk melihat secara langsung kondisi balita tersebut. Sejak lahir, Chandra sudah mengalami bibir sumbing. “Nantinya setelah kita melihat langsung akan berkonsultasi dengan dokter ahli,” ujar Mahroby.

Untuk sementara, pihaknya tidak membawa Chandrake luar rumah, terlebih lagi dalam kondisi maraknya virus korona. “Mungkin kita menunggu dari hasil konsultasi antara dr Lukman Hakim dari RS Kaliwates dengan dokter ahlinya,” lanjut Mahroby.

Pihaknya menindaklanjuti laporan dari warga kalau ada balita yatim yang masih berumur 2 tahun yang mengalami bibir sumbing sejak lahir. Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono langsung berinisiatif membantu untuk biaya operasi anak tersebut. “Karena mereka tidak mampu, dengan harapan nantinya setelah dilakukan operasi bisa normal kembali,” tegasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Chandra Dwi Sadewa, 2, anak dari pasangan Muayin, 22 dengan Agustinus Arifin (alm), 27, warga Dusun Karangkebon, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo yang tidak sangggup membayar biaya operasi bibir sumbing, akhirnya dibantu langsung oleh Kapolres Jember. Bantuan ini dibawakan oleh Kasubag Bin Ops Polres Jember, AKP Mahroby Hasan yang datang ke rumah Chandra bersama dr Lukman Hakim dari RS Kaliwates dan Dorkes Polres Jember, Kamis (9/4) kemarin.

Kedatangan rombongan dokter dan dorkes Polres Jember diterima Junaedi, kakek Chandra. Karena Agustinus Arifin ayahnya meninggal dunia tiga bulan lalu akibat kecelakaan di luar Jawa.

Kedatangan dokter ke rumah Chandra ini untuk melihat secara langsung kondisi balita tersebut. Sejak lahir, Chandra sudah mengalami bibir sumbing. “Nantinya setelah kita melihat langsung akan berkonsultasi dengan dokter ahli,” ujar Mahroby.

Untuk sementara, pihaknya tidak membawa Chandrake luar rumah, terlebih lagi dalam kondisi maraknya virus korona. “Mungkin kita menunggu dari hasil konsultasi antara dr Lukman Hakim dari RS Kaliwates dengan dokter ahlinya,” lanjut Mahroby.

Pihaknya menindaklanjuti laporan dari warga kalau ada balita yatim yang masih berumur 2 tahun yang mengalami bibir sumbing sejak lahir. Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono langsung berinisiatif membantu untuk biaya operasi anak tersebut. “Karena mereka tidak mampu, dengan harapan nantinya setelah dilakukan operasi bisa normal kembali,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/