alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Tetap Patuhi Maklumat meski Warung Sepi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adanya edaran maklumat dari Kapolri tentang larangan kerumunan warga dan kumpul-kumpul juga berdampak pada pemilik warung. Seperti warung-warung lesehan yang ada di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) dan warung yang ada di Pancer, Puger.

Beberapa warung terpaksa ditutup dan dipasangi selebaran yang disampaikan oleh Kapolsek Puger. “Orang yang datang boleh memesan makanan, tetapi harus dibawa pulang,” begitulah isi surat dari Polsek Puger yang ditempel di kaca etalase warung-warung tersebut. Termasuk warung milik Matori di Pancer Puger.

“Ya kita ikuti anjuran pemerintah saja, sehingga dengan adanya maklumat dari Kapolri malah banyak yang diam di rumah,” ujar pria yang sehari-harinya berjualan ikan bakar tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adanya edaran maklumat dari Kapolri tentang larangan kerumunan warga dan kumpul-kumpul juga berdampak pada pemilik warung. Seperti warung-warung lesehan yang ada di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) dan warung yang ada di Pancer, Puger.

Beberapa warung terpaksa ditutup dan dipasangi selebaran yang disampaikan oleh Kapolsek Puger. “Orang yang datang boleh memesan makanan, tetapi harus dibawa pulang,” begitulah isi surat dari Polsek Puger yang ditempel di kaca etalase warung-warung tersebut. Termasuk warung milik Matori di Pancer Puger.

“Ya kita ikuti anjuran pemerintah saja, sehingga dengan adanya maklumat dari Kapolri malah banyak yang diam di rumah,” ujar pria yang sehari-harinya berjualan ikan bakar tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adanya edaran maklumat dari Kapolri tentang larangan kerumunan warga dan kumpul-kumpul juga berdampak pada pemilik warung. Seperti warung-warung lesehan yang ada di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) dan warung yang ada di Pancer, Puger.

Beberapa warung terpaksa ditutup dan dipasangi selebaran yang disampaikan oleh Kapolsek Puger. “Orang yang datang boleh memesan makanan, tetapi harus dibawa pulang,” begitulah isi surat dari Polsek Puger yang ditempel di kaca etalase warung-warung tersebut. Termasuk warung milik Matori di Pancer Puger.

“Ya kita ikuti anjuran pemerintah saja, sehingga dengan adanya maklumat dari Kapolri malah banyak yang diam di rumah,” ujar pria yang sehari-harinya berjualan ikan bakar tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/