alexametrics
29 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Banjir, Susah Bawa Hasil Tangkapan

Mobile_AP_Rectangle 1

Maklum saja ketika nelayan harus ekstra hati-hati. Sebab, tak hanya debit air sungai yang meninggi, jarak dari perahu yang diparkir dengan ke TPI juga lumayan jauh. Biasanya ikan yang baru turun dari jukung atau perahu bisa langsung bersandar ke tepian muara atau dermaga di TPI, lalu diangkut menggunakan becak bermesin motor (bentor). Tapi kemarin (8/4), nelayan tak bisa melakukannya lantaran terkendala arus sungai.

Karena air sungai besar, pengemudi bentor tak ada yang berani. Sehingga nelayan langsung mengangkatnya sendiri hingga ke tepian. “Jika ada tukang angkutnya enak, nelayan bisa menggunakan jasa mereka. Sebab biasanya, ketika ikan baru datang sudah banyak yang antre para pengemudi bentor untuk langsung dibawa ke TPI. Tapi kali ini mereka jarang yang berani,” ujar Yoyok, penjual ikan keliling.

- Advertisement -

Maklum saja ketika nelayan harus ekstra hati-hati. Sebab, tak hanya debit air sungai yang meninggi, jarak dari perahu yang diparkir dengan ke TPI juga lumayan jauh. Biasanya ikan yang baru turun dari jukung atau perahu bisa langsung bersandar ke tepian muara atau dermaga di TPI, lalu diangkut menggunakan becak bermesin motor (bentor). Tapi kemarin (8/4), nelayan tak bisa melakukannya lantaran terkendala arus sungai.

Karena air sungai besar, pengemudi bentor tak ada yang berani. Sehingga nelayan langsung mengangkatnya sendiri hingga ke tepian. “Jika ada tukang angkutnya enak, nelayan bisa menggunakan jasa mereka. Sebab biasanya, ketika ikan baru datang sudah banyak yang antre para pengemudi bentor untuk langsung dibawa ke TPI. Tapi kali ini mereka jarang yang berani,” ujar Yoyok, penjual ikan keliling.

Maklum saja ketika nelayan harus ekstra hati-hati. Sebab, tak hanya debit air sungai yang meninggi, jarak dari perahu yang diparkir dengan ke TPI juga lumayan jauh. Biasanya ikan yang baru turun dari jukung atau perahu bisa langsung bersandar ke tepian muara atau dermaga di TPI, lalu diangkut menggunakan becak bermesin motor (bentor). Tapi kemarin (8/4), nelayan tak bisa melakukannya lantaran terkendala arus sungai.

Karena air sungai besar, pengemudi bentor tak ada yang berani. Sehingga nelayan langsung mengangkatnya sendiri hingga ke tepian. “Jika ada tukang angkutnya enak, nelayan bisa menggunakan jasa mereka. Sebab biasanya, ketika ikan baru datang sudah banyak yang antre para pengemudi bentor untuk langsung dibawa ke TPI. Tapi kali ini mereka jarang yang berani,” ujar Yoyok, penjual ikan keliling.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/