alexametrics
23.4 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Saat Diamankan Satpol PP Jember, ODGJ Mengaku Ingin Bertemu Presiden

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Tim Sapol PP Pemkab Jember bergerak cepat setelah mendapat laporan adanya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang tidur di depan kantor Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Rabu (9/3). Diketahui, ODGJ perempuan tersebut tidur di depan kantor kelurahan sejak malam sebelumnya.

Kasi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan Produksi Hukum Daerah Satpol PP Jember Erwin Prasetyo mengatakan, timnya bertindak setelah mendapat laporan dari Lurah Jember Kidul. Saat di lokasi, ODGJ yang belum diketahui identitasnya itu tidak melakukan perlawanan. Dia mengikuti ajakan petugas untuk naik ke mobil patroli. “Selanjutnya kami berkoordinasi di Liposos Dinsos Jember guna penanganan lebih lanjut,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Saat diamankan, ODGJ yang mengenakan daster warna cokelat dengan motif polkadot itu mengaku ingin bertemu Presiden. Bahkan, dia juga membawa secarik kertas yang diakuinya sebagai surat. Hanya saja, belum diketahui isi surat tersebut seperti apa. “Ayo masuk. Istirahat di sini (Liposos, Red). Nanti akan ketemu Presiden. Nanti suratnya dikasikan,” tutur salah seorang petugas, merayu ODGJ tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Tim Sapol PP Pemkab Jember bergerak cepat setelah mendapat laporan adanya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang tidur di depan kantor Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Rabu (9/3). Diketahui, ODGJ perempuan tersebut tidur di depan kantor kelurahan sejak malam sebelumnya.

Kasi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan Produksi Hukum Daerah Satpol PP Jember Erwin Prasetyo mengatakan, timnya bertindak setelah mendapat laporan dari Lurah Jember Kidul. Saat di lokasi, ODGJ yang belum diketahui identitasnya itu tidak melakukan perlawanan. Dia mengikuti ajakan petugas untuk naik ke mobil patroli. “Selanjutnya kami berkoordinasi di Liposos Dinsos Jember guna penanganan lebih lanjut,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Saat diamankan, ODGJ yang mengenakan daster warna cokelat dengan motif polkadot itu mengaku ingin bertemu Presiden. Bahkan, dia juga membawa secarik kertas yang diakuinya sebagai surat. Hanya saja, belum diketahui isi surat tersebut seperti apa. “Ayo masuk. Istirahat di sini (Liposos, Red). Nanti akan ketemu Presiden. Nanti suratnya dikasikan,” tutur salah seorang petugas, merayu ODGJ tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Tim Sapol PP Pemkab Jember bergerak cepat setelah mendapat laporan adanya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang tidur di depan kantor Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Rabu (9/3). Diketahui, ODGJ perempuan tersebut tidur di depan kantor kelurahan sejak malam sebelumnya.

Kasi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan Produksi Hukum Daerah Satpol PP Jember Erwin Prasetyo mengatakan, timnya bertindak setelah mendapat laporan dari Lurah Jember Kidul. Saat di lokasi, ODGJ yang belum diketahui identitasnya itu tidak melakukan perlawanan. Dia mengikuti ajakan petugas untuk naik ke mobil patroli. “Selanjutnya kami berkoordinasi di Liposos Dinsos Jember guna penanganan lebih lanjut,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Saat diamankan, ODGJ yang mengenakan daster warna cokelat dengan motif polkadot itu mengaku ingin bertemu Presiden. Bahkan, dia juga membawa secarik kertas yang diakuinya sebagai surat. Hanya saja, belum diketahui isi surat tersebut seperti apa. “Ayo masuk. Istirahat di sini (Liposos, Red). Nanti akan ketemu Presiden. Nanti suratnya dikasikan,” tutur salah seorang petugas, merayu ODGJ tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/