alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Pemeriksaan Faida Dijadwal Ulang

Imbas Pencopotan Sekda Mirvano Oleh Tim Kemendagri-Pemprov Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

Selanjutnya, Faida juga meminta penjadwalan ulang pemeriksaan. “Dengan tidak mengurangi rasa hormat dan tujuan baik dari pemeriksaan, kami mohon penjadwalan ulang pemeriksaan,” tulis dalam surat, yang kemudian, jika memungkinkan pemeriksaan melalui daring, mengingat saat ini dalam masa pandemi korona. Selain itu, materi pertanyaan pemeriksaan jika memungkinkan disampaikan melalui email secara tertulis.

Dengan surat yang dilayangkan bupati, tim gabungan dari Kemendagri, Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Pemprov Jatim ini selanjutnya melayangkan surat panggilan pemeriksaan ulang. Jika sebelumnya lokasi pemeriksaan dilakukan di ruang Brawijaya Pemprov Jatim, Surabaya, surat panggilan kedua lokasinya berbeda. Yaitu di Kantor Inspektorat Jenderal Kemendagri Jakarta. Dalam surat kedua ini, pemeriksaan Bupati Faida dijadwalkan tanggal 12 Januari pukul 09.00.

Sementara itu, Inspektorat Jatim juga sempat melayangkan surat permintaan keterangan yang ditujukan kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember Yuliana Harimurti tertanggal 7 Januari. Namun, agenda yang dijadwal pukul 17.00 ini, Yuliana mengaku baru menerima pukul 13.11. “Jarak tempuh yang harus kami lalui tidak memungkinkan untuk hadir,” demikian potongan kalimat dalam surat Yuliana. Kepala BPKAD ini pun meminta agar dijadwal ulang.

- Advertisement -

Selanjutnya, Faida juga meminta penjadwalan ulang pemeriksaan. “Dengan tidak mengurangi rasa hormat dan tujuan baik dari pemeriksaan, kami mohon penjadwalan ulang pemeriksaan,” tulis dalam surat, yang kemudian, jika memungkinkan pemeriksaan melalui daring, mengingat saat ini dalam masa pandemi korona. Selain itu, materi pertanyaan pemeriksaan jika memungkinkan disampaikan melalui email secara tertulis.

Dengan surat yang dilayangkan bupati, tim gabungan dari Kemendagri, Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Pemprov Jatim ini selanjutnya melayangkan surat panggilan pemeriksaan ulang. Jika sebelumnya lokasi pemeriksaan dilakukan di ruang Brawijaya Pemprov Jatim, Surabaya, surat panggilan kedua lokasinya berbeda. Yaitu di Kantor Inspektorat Jenderal Kemendagri Jakarta. Dalam surat kedua ini, pemeriksaan Bupati Faida dijadwalkan tanggal 12 Januari pukul 09.00.

Sementara itu, Inspektorat Jatim juga sempat melayangkan surat permintaan keterangan yang ditujukan kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember Yuliana Harimurti tertanggal 7 Januari. Namun, agenda yang dijadwal pukul 17.00 ini, Yuliana mengaku baru menerima pukul 13.11. “Jarak tempuh yang harus kami lalui tidak memungkinkan untuk hadir,” demikian potongan kalimat dalam surat Yuliana. Kepala BPKAD ini pun meminta agar dijadwal ulang.

Selanjutnya, Faida juga meminta penjadwalan ulang pemeriksaan. “Dengan tidak mengurangi rasa hormat dan tujuan baik dari pemeriksaan, kami mohon penjadwalan ulang pemeriksaan,” tulis dalam surat, yang kemudian, jika memungkinkan pemeriksaan melalui daring, mengingat saat ini dalam masa pandemi korona. Selain itu, materi pertanyaan pemeriksaan jika memungkinkan disampaikan melalui email secara tertulis.

Dengan surat yang dilayangkan bupati, tim gabungan dari Kemendagri, Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Pemprov Jatim ini selanjutnya melayangkan surat panggilan pemeriksaan ulang. Jika sebelumnya lokasi pemeriksaan dilakukan di ruang Brawijaya Pemprov Jatim, Surabaya, surat panggilan kedua lokasinya berbeda. Yaitu di Kantor Inspektorat Jenderal Kemendagri Jakarta. Dalam surat kedua ini, pemeriksaan Bupati Faida dijadwalkan tanggal 12 Januari pukul 09.00.

Sementara itu, Inspektorat Jatim juga sempat melayangkan surat permintaan keterangan yang ditujukan kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember Yuliana Harimurti tertanggal 7 Januari. Namun, agenda yang dijadwal pukul 17.00 ini, Yuliana mengaku baru menerima pukul 13.11. “Jarak tempuh yang harus kami lalui tidak memungkinkan untuk hadir,” demikian potongan kalimat dalam surat Yuliana. Kepala BPKAD ini pun meminta agar dijadwal ulang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/