alexametrics
32.5 C
Jember
Friday, 22 October 2021

Genangan Air Malah Dibuat Cuci Motor

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seorang laki-laki paruh baya tampak asyik mengotak-atik kendaraannya di tengah jalan di lingkungan Ajung Kulon, Desa/Kecamatan Ajung, kemarin (8/1) sore. Tepatnya, arah menuju asrama haji dekat Jember Sport Garden (JSG).

Sepintas, Jawa Pos Radar Jember mengira kendaraannya mogok akibat melewati aliran air sungai yang meluap hingga menutup seluruh badan jalan. Tapi dugaan tersebut salah besar. Pria tersebut justru sengaja berhenti di tengah genangan air itu. “Bukan mogok, tapi saya sedang mencuci motor,” ungkap Kholil.

Menurut warga Ajung tersebut, aktivitas itu kerap dilakukan warga sekitar. “Soalnya, air sering meluap dan menutup badan jalan. Apalagi pas musim hujan,” papar pria yang berusia 55 tahun tersebut. Jadi, luapan air yang menggenangi jalan itu kerap digunakan warga sekitar untuk mencuci motor mereka.

Mobile_AP_Rectangle 2

Di siang hari, lanjut dia, relatif lebih aman dan warga bisa melintas dengan perlahan. Mengingat arusnya tak begitu deras. Dia menambahkan bahwa yang sulit itu jika malam hari. Sebab, tak ada pembatas di sisi kiri dan kanan jalan. “Kalau ada pengendara yang kesusahan saat melintas, mereka bisa tersungkur ke sungai jika salah menopang diri,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seorang laki-laki paruh baya tampak asyik mengotak-atik kendaraannya di tengah jalan di lingkungan Ajung Kulon, Desa/Kecamatan Ajung, kemarin (8/1) sore. Tepatnya, arah menuju asrama haji dekat Jember Sport Garden (JSG).

Sepintas, Jawa Pos Radar Jember mengira kendaraannya mogok akibat melewati aliran air sungai yang meluap hingga menutup seluruh badan jalan. Tapi dugaan tersebut salah besar. Pria tersebut justru sengaja berhenti di tengah genangan air itu. “Bukan mogok, tapi saya sedang mencuci motor,” ungkap Kholil.

Menurut warga Ajung tersebut, aktivitas itu kerap dilakukan warga sekitar. “Soalnya, air sering meluap dan menutup badan jalan. Apalagi pas musim hujan,” papar pria yang berusia 55 tahun tersebut. Jadi, luapan air yang menggenangi jalan itu kerap digunakan warga sekitar untuk mencuci motor mereka.

Di siang hari, lanjut dia, relatif lebih aman dan warga bisa melintas dengan perlahan. Mengingat arusnya tak begitu deras. Dia menambahkan bahwa yang sulit itu jika malam hari. Sebab, tak ada pembatas di sisi kiri dan kanan jalan. “Kalau ada pengendara yang kesusahan saat melintas, mereka bisa tersungkur ke sungai jika salah menopang diri,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seorang laki-laki paruh baya tampak asyik mengotak-atik kendaraannya di tengah jalan di lingkungan Ajung Kulon, Desa/Kecamatan Ajung, kemarin (8/1) sore. Tepatnya, arah menuju asrama haji dekat Jember Sport Garden (JSG).

Sepintas, Jawa Pos Radar Jember mengira kendaraannya mogok akibat melewati aliran air sungai yang meluap hingga menutup seluruh badan jalan. Tapi dugaan tersebut salah besar. Pria tersebut justru sengaja berhenti di tengah genangan air itu. “Bukan mogok, tapi saya sedang mencuci motor,” ungkap Kholil.

Menurut warga Ajung tersebut, aktivitas itu kerap dilakukan warga sekitar. “Soalnya, air sering meluap dan menutup badan jalan. Apalagi pas musim hujan,” papar pria yang berusia 55 tahun tersebut. Jadi, luapan air yang menggenangi jalan itu kerap digunakan warga sekitar untuk mencuci motor mereka.

Di siang hari, lanjut dia, relatif lebih aman dan warga bisa melintas dengan perlahan. Mengingat arusnya tak begitu deras. Dia menambahkan bahwa yang sulit itu jika malam hari. Sebab, tak ada pembatas di sisi kiri dan kanan jalan. “Kalau ada pengendara yang kesusahan saat melintas, mereka bisa tersungkur ke sungai jika salah menopang diri,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca