alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Terhitung Hutang, Insentif Guru TK Januari hingga Sekarang Belum Terbayar

"Belum ada pencairan insentif. Kalau langsung dirapel satu tahun, ya, tidak apa-apa. Justru enak, karena dapatnya langsung banyak." Ulun - Guru TK di Ambulu

Mobile_AP_Rectangle 1

AMBULU, RADARJEMBER.ID – Hingga saat ini, insentif guru TK belum cair. Terhitung sejak Januari hingga bulan 11 ini, tanda-tanda insentif itu akan turun tidak tampak juga. Meski sebagian guru TK menganggap keterlambatan itu bukan masalah, namun bagi sebagian yang lain insentif itu sangat penting. Bahkan, beberapa guru mengeluhkan lambannya proses pencairan tersebut.

Salah satu guru TK di kawasan Ambulu, Ulun, mengungkapkan, selama ini insentifnya belum cair hampir sebelas bulan lamanya. “Belum ada pencairan insentif,” katanya.

Bagi Ulun, cair tidaknya insentif bukan hal yang utama. Sebab, ia memiliki pendapatan lain selain dari kegiatannya mengajar. Karena itu, jika pencairan insentif itu terhambat, maka tidak menjadi masalah besar. “Kalau langsung dirapel satu tahun, ya, tidak apa-apa. Justru enak, karena dapatnya langsung banyak,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, nantinya rapelan insentif itu dapat digunakan untuk kebutuhan lain. Misalnya untuk kebutuhan modal usaha atau lainnya.

Pernyataan berbeda disampaikan Nailis, salah seorang guru TK di Desa Grenden, Kecamatan Puger. Dia memberatkan adanya keterlambatan pencairan insentif tersebut. Sebab, baginya insentif itu adalah salah satu sumber untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. “Ya, bisa nambah untuk kebutuhan,” tuturnya.

- Advertisement -

AMBULU, RADARJEMBER.ID – Hingga saat ini, insentif guru TK belum cair. Terhitung sejak Januari hingga bulan 11 ini, tanda-tanda insentif itu akan turun tidak tampak juga. Meski sebagian guru TK menganggap keterlambatan itu bukan masalah, namun bagi sebagian yang lain insentif itu sangat penting. Bahkan, beberapa guru mengeluhkan lambannya proses pencairan tersebut.

Salah satu guru TK di kawasan Ambulu, Ulun, mengungkapkan, selama ini insentifnya belum cair hampir sebelas bulan lamanya. “Belum ada pencairan insentif,” katanya.

Bagi Ulun, cair tidaknya insentif bukan hal yang utama. Sebab, ia memiliki pendapatan lain selain dari kegiatannya mengajar. Karena itu, jika pencairan insentif itu terhambat, maka tidak menjadi masalah besar. “Kalau langsung dirapel satu tahun, ya, tidak apa-apa. Justru enak, karena dapatnya langsung banyak,” ungkapnya.

Menurut dia, nantinya rapelan insentif itu dapat digunakan untuk kebutuhan lain. Misalnya untuk kebutuhan modal usaha atau lainnya.

Pernyataan berbeda disampaikan Nailis, salah seorang guru TK di Desa Grenden, Kecamatan Puger. Dia memberatkan adanya keterlambatan pencairan insentif tersebut. Sebab, baginya insentif itu adalah salah satu sumber untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. “Ya, bisa nambah untuk kebutuhan,” tuturnya.

AMBULU, RADARJEMBER.ID – Hingga saat ini, insentif guru TK belum cair. Terhitung sejak Januari hingga bulan 11 ini, tanda-tanda insentif itu akan turun tidak tampak juga. Meski sebagian guru TK menganggap keterlambatan itu bukan masalah, namun bagi sebagian yang lain insentif itu sangat penting. Bahkan, beberapa guru mengeluhkan lambannya proses pencairan tersebut.

Salah satu guru TK di kawasan Ambulu, Ulun, mengungkapkan, selama ini insentifnya belum cair hampir sebelas bulan lamanya. “Belum ada pencairan insentif,” katanya.

Bagi Ulun, cair tidaknya insentif bukan hal yang utama. Sebab, ia memiliki pendapatan lain selain dari kegiatannya mengajar. Karena itu, jika pencairan insentif itu terhambat, maka tidak menjadi masalah besar. “Kalau langsung dirapel satu tahun, ya, tidak apa-apa. Justru enak, karena dapatnya langsung banyak,” ungkapnya.

Menurut dia, nantinya rapelan insentif itu dapat digunakan untuk kebutuhan lain. Misalnya untuk kebutuhan modal usaha atau lainnya.

Pernyataan berbeda disampaikan Nailis, salah seorang guru TK di Desa Grenden, Kecamatan Puger. Dia memberatkan adanya keterlambatan pencairan insentif tersebut. Sebab, baginya insentif itu adalah salah satu sumber untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. “Ya, bisa nambah untuk kebutuhan,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/