alexametrics
27.6 C
Jember
Monday, 4 July 2022

Sengaja Dibakar, Pelaku Adalah Warga Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

Memang, belakangan ini ia juga kerap melihat pemotongan dahan atau ranting pepohonan rimbun di wilayah kota oleh petugas berpakaian oranye. Namun, menurut dia, upaya antisipasi tersebut tidaklah cukup. Sebab, bukan hanya pohon rindang yang berpotensi untuk tumbang, namun juga pohon-pohon lapuk atau kering yang tetap dibiarkan berdiri tinggi menjulang.

“Pohon-pohon tua yang kering itu kan juga banyak, harusnya itu juga ditebang. Lagian kan tidak bisa buat berteduh. Tidak bisa buat penghijauan. Mending itu ditanami pohon yang baru,” saran Fitri.

Sementara itu, pohon yang ada di Jalan dr Seobandi, Lingkungan Kreongan, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, depan Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember, juga rawan roboh. Ini karena pohon berukuran besar itu hanya tinggal kulitnya. Di bagian bawah atau akar ada bekas dibakar, sehingga pohonnya miring ke jalan raya. “Kalau tidak ada tiang telepon dan kabel, mungkin pohon ini sudah roboh,” kata Imam Iriyanto, pegawai Dispendik Jember, warga Jalan Sultan Agung, Kaliwates.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengungkapkan, dulu pernah ada truk besar yang kecantol pohon bagian atas karena pohon itu sudah miring ke jalan. Seharusnya, dia berkata, pihak terkait langsung memotong pohon yang tinggal menunggu waktu roboh itu. “Ketimbang roboh duluan dan memakan korban,” pungkasnya.

Reporter : Radar Jember

Fotografer : Dokumentasi Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Memang, belakangan ini ia juga kerap melihat pemotongan dahan atau ranting pepohonan rimbun di wilayah kota oleh petugas berpakaian oranye. Namun, menurut dia, upaya antisipasi tersebut tidaklah cukup. Sebab, bukan hanya pohon rindang yang berpotensi untuk tumbang, namun juga pohon-pohon lapuk atau kering yang tetap dibiarkan berdiri tinggi menjulang.

“Pohon-pohon tua yang kering itu kan juga banyak, harusnya itu juga ditebang. Lagian kan tidak bisa buat berteduh. Tidak bisa buat penghijauan. Mending itu ditanami pohon yang baru,” saran Fitri.

Sementara itu, pohon yang ada di Jalan dr Seobandi, Lingkungan Kreongan, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, depan Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember, juga rawan roboh. Ini karena pohon berukuran besar itu hanya tinggal kulitnya. Di bagian bawah atau akar ada bekas dibakar, sehingga pohonnya miring ke jalan raya. “Kalau tidak ada tiang telepon dan kabel, mungkin pohon ini sudah roboh,” kata Imam Iriyanto, pegawai Dispendik Jember, warga Jalan Sultan Agung, Kaliwates.

Dia mengungkapkan, dulu pernah ada truk besar yang kecantol pohon bagian atas karena pohon itu sudah miring ke jalan. Seharusnya, dia berkata, pihak terkait langsung memotong pohon yang tinggal menunggu waktu roboh itu. “Ketimbang roboh duluan dan memakan korban,” pungkasnya.

Reporter : Radar Jember

Fotografer : Dokumentasi Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

Memang, belakangan ini ia juga kerap melihat pemotongan dahan atau ranting pepohonan rimbun di wilayah kota oleh petugas berpakaian oranye. Namun, menurut dia, upaya antisipasi tersebut tidaklah cukup. Sebab, bukan hanya pohon rindang yang berpotensi untuk tumbang, namun juga pohon-pohon lapuk atau kering yang tetap dibiarkan berdiri tinggi menjulang.

“Pohon-pohon tua yang kering itu kan juga banyak, harusnya itu juga ditebang. Lagian kan tidak bisa buat berteduh. Tidak bisa buat penghijauan. Mending itu ditanami pohon yang baru,” saran Fitri.

Sementara itu, pohon yang ada di Jalan dr Seobandi, Lingkungan Kreongan, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, depan Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember, juga rawan roboh. Ini karena pohon berukuran besar itu hanya tinggal kulitnya. Di bagian bawah atau akar ada bekas dibakar, sehingga pohonnya miring ke jalan raya. “Kalau tidak ada tiang telepon dan kabel, mungkin pohon ini sudah roboh,” kata Imam Iriyanto, pegawai Dispendik Jember, warga Jalan Sultan Agung, Kaliwates.

Dia mengungkapkan, dulu pernah ada truk besar yang kecantol pohon bagian atas karena pohon itu sudah miring ke jalan. Seharusnya, dia berkata, pihak terkait langsung memotong pohon yang tinggal menunggu waktu roboh itu. “Ketimbang roboh duluan dan memakan korban,” pungkasnya.

Reporter : Radar Jember

Fotografer : Dokumentasi Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/