alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Kurikulum Baru Perlu Adaptasi

Mobile_AP_Rectangle 1

Saat di sekolahnya digelar bimtek e-learning, kemarin, sedikitnya puluhan guru madrasah mengikuti yang diwakilkan melalui kelompok kerja madrasah atau KKM. Dalam bimtek serentak yang langsung digelar Kemenag RI itu, sejumlah peserta mengaku sama. Mereka perlu beradaptasi. Apalagi guru yang sudah sepuh dan agak gaptek (gagap teknologi). “Pembaharuan semacam ini butuh bertahap. Aplikasi baru, sementara di bawah, SDM tidak semuanya sama,” beber Muhlis, guru agama MTs Alqodiri Gebang, yang juga mengikuti bimtek di MTsN II, Rabu kemarin.

Sementara itu, Kasi Pendma Kemenag Jember Edy Sucipto menambahkan, KMA 183-184 itu diakuinya inovasi baru yang salah satu implikasinya dituangkan melalui e-learning. “Itu juga bagian dari alternatif melangsungkan KBM saat pandemi ini. Tuntutannya memang sama, harus serba online,” jelasnya.

- Advertisement -

Saat di sekolahnya digelar bimtek e-learning, kemarin, sedikitnya puluhan guru madrasah mengikuti yang diwakilkan melalui kelompok kerja madrasah atau KKM. Dalam bimtek serentak yang langsung digelar Kemenag RI itu, sejumlah peserta mengaku sama. Mereka perlu beradaptasi. Apalagi guru yang sudah sepuh dan agak gaptek (gagap teknologi). “Pembaharuan semacam ini butuh bertahap. Aplikasi baru, sementara di bawah, SDM tidak semuanya sama,” beber Muhlis, guru agama MTs Alqodiri Gebang, yang juga mengikuti bimtek di MTsN II, Rabu kemarin.

Sementara itu, Kasi Pendma Kemenag Jember Edy Sucipto menambahkan, KMA 183-184 itu diakuinya inovasi baru yang salah satu implikasinya dituangkan melalui e-learning. “Itu juga bagian dari alternatif melangsungkan KBM saat pandemi ini. Tuntutannya memang sama, harus serba online,” jelasnya.

Saat di sekolahnya digelar bimtek e-learning, kemarin, sedikitnya puluhan guru madrasah mengikuti yang diwakilkan melalui kelompok kerja madrasah atau KKM. Dalam bimtek serentak yang langsung digelar Kemenag RI itu, sejumlah peserta mengaku sama. Mereka perlu beradaptasi. Apalagi guru yang sudah sepuh dan agak gaptek (gagap teknologi). “Pembaharuan semacam ini butuh bertahap. Aplikasi baru, sementara di bawah, SDM tidak semuanya sama,” beber Muhlis, guru agama MTs Alqodiri Gebang, yang juga mengikuti bimtek di MTsN II, Rabu kemarin.

Sementara itu, Kasi Pendma Kemenag Jember Edy Sucipto menambahkan, KMA 183-184 itu diakuinya inovasi baru yang salah satu implikasinya dituangkan melalui e-learning. “Itu juga bagian dari alternatif melangsungkan KBM saat pandemi ini. Tuntutannya memang sama, harus serba online,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/