alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Kurikulum Baru Perlu Adaptasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak pemerintah menetapkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 183 Tahun 2019 dan KMA Nomor 184 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab di Madrasah, secara serentak diberlakukan di tahun ajaran 2020-2021 saat ini.

Di semua jenjang madrasah, keberadaan kurikulum baru itu belum sepenuhnya berjalan mulus. Terlebih lagi saat pandemi, semua kegiatan belajar mengajar (KBM) banyak yang digeser secara daring melalui aplikasi standar. Seperti WhatsApp group, Google Classroom, ataupun Zoom.

Sementara itu, dalam kurikulum baru, konten materi disediakan secara daring dalam aplikasi khusus bernama e-learning. “Di aplikasi itu, ada materi, bahan ajar, latihan soal, dan absensi. Di situlah para guru madrasah perlu beradaptasi dengan sistem baru ini,” kata Agus Setiawan, Kepala Tata Usaha MTsN 1 Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak pemerintah menetapkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 183 Tahun 2019 dan KMA Nomor 184 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab di Madrasah, secara serentak diberlakukan di tahun ajaran 2020-2021 saat ini.

Di semua jenjang madrasah, keberadaan kurikulum baru itu belum sepenuhnya berjalan mulus. Terlebih lagi saat pandemi, semua kegiatan belajar mengajar (KBM) banyak yang digeser secara daring melalui aplikasi standar. Seperti WhatsApp group, Google Classroom, ataupun Zoom.

Sementara itu, dalam kurikulum baru, konten materi disediakan secara daring dalam aplikasi khusus bernama e-learning. “Di aplikasi itu, ada materi, bahan ajar, latihan soal, dan absensi. Di situlah para guru madrasah perlu beradaptasi dengan sistem baru ini,” kata Agus Setiawan, Kepala Tata Usaha MTsN 1 Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak pemerintah menetapkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 183 Tahun 2019 dan KMA Nomor 184 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab di Madrasah, secara serentak diberlakukan di tahun ajaran 2020-2021 saat ini.

Di semua jenjang madrasah, keberadaan kurikulum baru itu belum sepenuhnya berjalan mulus. Terlebih lagi saat pandemi, semua kegiatan belajar mengajar (KBM) banyak yang digeser secara daring melalui aplikasi standar. Seperti WhatsApp group, Google Classroom, ataupun Zoom.

Sementara itu, dalam kurikulum baru, konten materi disediakan secara daring dalam aplikasi khusus bernama e-learning. “Di aplikasi itu, ada materi, bahan ajar, latihan soal, dan absensi. Di situlah para guru madrasah perlu beradaptasi dengan sistem baru ini,” kata Agus Setiawan, Kepala Tata Usaha MTsN 1 Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/