alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 28 September 2022

Karya Desainer Lokal Melenggang ke Jember Fashion Carnaval

Pergelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) sukses menyita perhatian masyarakat. Dalam defile Artwear, secara mengejutkan Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini ikut berjalan di sepanjang catwalk mengenakan busana hasil rancangannya sendiri bersama dengan anak dan menantunya.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku kagum dan terkesima melihat para desainer busana saling memperlihatkan hasil karya dengan keunikannya masing-masing. Dia menyaksikan JFC secara langsung dengan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, Sabtu (6/8). Menurutnya, JFC menjadi momentum yang baik bagi kalangan desainer busana di Jember untuk memperlihatkan maha karyanya.

Senyum Bupati Hendy pada malam hari semakin lebar kala istrinya, Kasih Fajarini, tampil dalam ajang fashion dengan catwalk terpanjang di dunia tersebut. Mengenakan busana dengan kombinasi warna kuning dan biru, Bu Rien, sapaan akrab Kasih Fajarini, juga menyapa masyarakat Jember. Bahkan, kostum tersebut adalah karyanya sendiri.

Bupati Hendy mengungkapkan bahwa apa yang disuguhkan lewat kostum rancangan istrinya itu merupakan bagian dari penyemangat untuk warga Jember agar menjadi kreatif. “Ini bisa dilakukan untuk mendongkrak kekuatan ekonomi yang sudah stagnan selama pandemi. Bahagia saya bertambah karena melihat istri dan anak-anak saya ikut catwalk memakai desain dari Riens Collection,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rien berlenggang mulai dari atas panggung utama sampai ujung catwalk dengan busananya yang bertema keindahan burung merak. Tampak mewah dan menawan. Seluruh masyarakat yang hadir tampak riuh dan memberikan tepuk tangan tanda bangga.

Hendy mengatakan, maksud dan tujuannya terjun langsung di catwalk untuk mengajak generasi muda agar lebih kreatif. Memiliki gagasan yang penuh dengan ide-ide inovatif. “Apa pun bidangnya untuk kemajuan Jember yang penuh kreativitas,” ujar istri Bupati Hendy.

Bersama anak-anak dan menantunya, Rien memukau para penonton dengan rancangannya sendiri. Tema busana yang digeber itu merupakan khas Timur Tengah. Tak heran jika karyanya itu banyak menjadi sorotan publik. Sebab, Rien sudah menjadi fashion designer di Jember sejak 1990.

Talent-talent lain saat defile Artwear juga tampil dengan penuh semangat. Elegan dan indah dengan karyanya masing-masing. Berikut dengan riasan dan aksesori yang dipakai. Adapun rangkaian acara dari JFC Artwear Carnival menampilkan berbagai rancangan fashion dari desainer terbaik. Ada Moeslim in Fashion, Batik Carnival, I am Designer, Corporate Carnival, hingga Wedding Carnival. (c2/dwi)

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku kagum dan terkesima melihat para desainer busana saling memperlihatkan hasil karya dengan keunikannya masing-masing. Dia menyaksikan JFC secara langsung dengan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, Sabtu (6/8). Menurutnya, JFC menjadi momentum yang baik bagi kalangan desainer busana di Jember untuk memperlihatkan maha karyanya.

Senyum Bupati Hendy pada malam hari semakin lebar kala istrinya, Kasih Fajarini, tampil dalam ajang fashion dengan catwalk terpanjang di dunia tersebut. Mengenakan busana dengan kombinasi warna kuning dan biru, Bu Rien, sapaan akrab Kasih Fajarini, juga menyapa masyarakat Jember. Bahkan, kostum tersebut adalah karyanya sendiri.

Bupati Hendy mengungkapkan bahwa apa yang disuguhkan lewat kostum rancangan istrinya itu merupakan bagian dari penyemangat untuk warga Jember agar menjadi kreatif. “Ini bisa dilakukan untuk mendongkrak kekuatan ekonomi yang sudah stagnan selama pandemi. Bahagia saya bertambah karena melihat istri dan anak-anak saya ikut catwalk memakai desain dari Riens Collection,” tuturnya.

Rien berlenggang mulai dari atas panggung utama sampai ujung catwalk dengan busananya yang bertema keindahan burung merak. Tampak mewah dan menawan. Seluruh masyarakat yang hadir tampak riuh dan memberikan tepuk tangan tanda bangga.

Hendy mengatakan, maksud dan tujuannya terjun langsung di catwalk untuk mengajak generasi muda agar lebih kreatif. Memiliki gagasan yang penuh dengan ide-ide inovatif. “Apa pun bidangnya untuk kemajuan Jember yang penuh kreativitas,” ujar istri Bupati Hendy.

Bersama anak-anak dan menantunya, Rien memukau para penonton dengan rancangannya sendiri. Tema busana yang digeber itu merupakan khas Timur Tengah. Tak heran jika karyanya itu banyak menjadi sorotan publik. Sebab, Rien sudah menjadi fashion designer di Jember sejak 1990.

Talent-talent lain saat defile Artwear juga tampil dengan penuh semangat. Elegan dan indah dengan karyanya masing-masing. Berikut dengan riasan dan aksesori yang dipakai. Adapun rangkaian acara dari JFC Artwear Carnival menampilkan berbagai rancangan fashion dari desainer terbaik. Ada Moeslim in Fashion, Batik Carnival, I am Designer, Corporate Carnival, hingga Wedding Carnival. (c2/dwi)

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku kagum dan terkesima melihat para desainer busana saling memperlihatkan hasil karya dengan keunikannya masing-masing. Dia menyaksikan JFC secara langsung dengan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, Sabtu (6/8). Menurutnya, JFC menjadi momentum yang baik bagi kalangan desainer busana di Jember untuk memperlihatkan maha karyanya.

Senyum Bupati Hendy pada malam hari semakin lebar kala istrinya, Kasih Fajarini, tampil dalam ajang fashion dengan catwalk terpanjang di dunia tersebut. Mengenakan busana dengan kombinasi warna kuning dan biru, Bu Rien, sapaan akrab Kasih Fajarini, juga menyapa masyarakat Jember. Bahkan, kostum tersebut adalah karyanya sendiri.

Bupati Hendy mengungkapkan bahwa apa yang disuguhkan lewat kostum rancangan istrinya itu merupakan bagian dari penyemangat untuk warga Jember agar menjadi kreatif. “Ini bisa dilakukan untuk mendongkrak kekuatan ekonomi yang sudah stagnan selama pandemi. Bahagia saya bertambah karena melihat istri dan anak-anak saya ikut catwalk memakai desain dari Riens Collection,” tuturnya.

Rien berlenggang mulai dari atas panggung utama sampai ujung catwalk dengan busananya yang bertema keindahan burung merak. Tampak mewah dan menawan. Seluruh masyarakat yang hadir tampak riuh dan memberikan tepuk tangan tanda bangga.

Hendy mengatakan, maksud dan tujuannya terjun langsung di catwalk untuk mengajak generasi muda agar lebih kreatif. Memiliki gagasan yang penuh dengan ide-ide inovatif. “Apa pun bidangnya untuk kemajuan Jember yang penuh kreativitas,” ujar istri Bupati Hendy.

Bersama anak-anak dan menantunya, Rien memukau para penonton dengan rancangannya sendiri. Tema busana yang digeber itu merupakan khas Timur Tengah. Tak heran jika karyanya itu banyak menjadi sorotan publik. Sebab, Rien sudah menjadi fashion designer di Jember sejak 1990.

Talent-talent lain saat defile Artwear juga tampil dengan penuh semangat. Elegan dan indah dengan karyanya masing-masing. Berikut dengan riasan dan aksesori yang dipakai. Adapun rangkaian acara dari JFC Artwear Carnival menampilkan berbagai rancangan fashion dari desainer terbaik. Ada Moeslim in Fashion, Batik Carnival, I am Designer, Corporate Carnival, hingga Wedding Carnival. (c2/dwi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/