alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Ada Museum Unik yang Menjadi Destinasi Belajar Anak

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR, RADARJEMBER.ID – Perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di BTB, Kelurahan Tegal Besar juga ada yang dikhususkan untuk anak-anak. Setelah keliling menikmati nuansa tempo dulu dan masa modern, giliran masuk ke lokasi yang menyajikan edukasi.

NUR HARIRI, Tegal Besar, Radar Jember

RASA dingin malam itu seakan terusir setelah tubuh mulai berkeringat. Maklum, sedikitnya ada enam gang yang disusuri Jawa Pos Radar Jember. Terakhir, warga mengajak untuk melihat tempat yang mengedukasi anak-anak. “Ini bagian kreativitas warga yang dikhususkan untuk anak-anak,” ucap Dedy Nurdiansyah, Ketua RT 02 RW 18, Perumahan Bumi Tegal Besar (BTB).

Mobile_AP_Rectangle 2

Lokasi gang yang tak jauh dari rumah tempo dulu itu pun penuh dengan anak-anak. Mereka berpisah dari para orang tuanya, yang berada di lokasi lain. Ada yang berlarian, ada yang bernyanyi lagu perjuangan, ada pula yang melihat lukisan serta gambar foto para pahlawan. Tak ketinggalan, gambar presiden pertama hingga saat ini juga terpampang di salah satu sudut depan rumah warga.

Di tempat yang mengedukasi itu, anak-anak bebas bermain apa pun. Bahkan, ada anak yang belajar tentang nama-nama barang lama, yakni di sebuah museum mini yang dibuat warga. Mereka pun sesekali menanyakan nama barang tersebut kepada orang dewasa yang ikut menyaksikan.

Ririn Fariha, warga setempat, menyebut, museum mini yang dibuat itu agar anak mengenal sejarah. Yakni cerita tentang barang-barang unik hingga para pahlawan yang berjuang memerdekakan NKRI. “Selain mengenal barang-barang, anak-anak yang belum bisa membaca otomatis juga belajar membaca,” tuturnya, yang membatik di lokasi sekitar dengan ditemani Rian Manda.

Pengenalan pengetahuan dasar terhadap anak-anak, menurut Ririn, penting dilakukan. Bukan saja dari segi belajar, tetapi anak-anak juga bisa menjadi ceria karena sekaligus bisa bermain bersama teman-temannya yang lain. Baik yang sudah dikenal, maupun yang belum akrab.

- Advertisement -

RADAR, RADARJEMBER.ID – Perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di BTB, Kelurahan Tegal Besar juga ada yang dikhususkan untuk anak-anak. Setelah keliling menikmati nuansa tempo dulu dan masa modern, giliran masuk ke lokasi yang menyajikan edukasi.

NUR HARIRI, Tegal Besar, Radar Jember

RASA dingin malam itu seakan terusir setelah tubuh mulai berkeringat. Maklum, sedikitnya ada enam gang yang disusuri Jawa Pos Radar Jember. Terakhir, warga mengajak untuk melihat tempat yang mengedukasi anak-anak. “Ini bagian kreativitas warga yang dikhususkan untuk anak-anak,” ucap Dedy Nurdiansyah, Ketua RT 02 RW 18, Perumahan Bumi Tegal Besar (BTB).

Lokasi gang yang tak jauh dari rumah tempo dulu itu pun penuh dengan anak-anak. Mereka berpisah dari para orang tuanya, yang berada di lokasi lain. Ada yang berlarian, ada yang bernyanyi lagu perjuangan, ada pula yang melihat lukisan serta gambar foto para pahlawan. Tak ketinggalan, gambar presiden pertama hingga saat ini juga terpampang di salah satu sudut depan rumah warga.

Di tempat yang mengedukasi itu, anak-anak bebas bermain apa pun. Bahkan, ada anak yang belajar tentang nama-nama barang lama, yakni di sebuah museum mini yang dibuat warga. Mereka pun sesekali menanyakan nama barang tersebut kepada orang dewasa yang ikut menyaksikan.

Ririn Fariha, warga setempat, menyebut, museum mini yang dibuat itu agar anak mengenal sejarah. Yakni cerita tentang barang-barang unik hingga para pahlawan yang berjuang memerdekakan NKRI. “Selain mengenal barang-barang, anak-anak yang belum bisa membaca otomatis juga belajar membaca,” tuturnya, yang membatik di lokasi sekitar dengan ditemani Rian Manda.

Pengenalan pengetahuan dasar terhadap anak-anak, menurut Ririn, penting dilakukan. Bukan saja dari segi belajar, tetapi anak-anak juga bisa menjadi ceria karena sekaligus bisa bermain bersama teman-temannya yang lain. Baik yang sudah dikenal, maupun yang belum akrab.

RADAR, RADARJEMBER.ID – Perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di BTB, Kelurahan Tegal Besar juga ada yang dikhususkan untuk anak-anak. Setelah keliling menikmati nuansa tempo dulu dan masa modern, giliran masuk ke lokasi yang menyajikan edukasi.

NUR HARIRI, Tegal Besar, Radar Jember

RASA dingin malam itu seakan terusir setelah tubuh mulai berkeringat. Maklum, sedikitnya ada enam gang yang disusuri Jawa Pos Radar Jember. Terakhir, warga mengajak untuk melihat tempat yang mengedukasi anak-anak. “Ini bagian kreativitas warga yang dikhususkan untuk anak-anak,” ucap Dedy Nurdiansyah, Ketua RT 02 RW 18, Perumahan Bumi Tegal Besar (BTB).

Lokasi gang yang tak jauh dari rumah tempo dulu itu pun penuh dengan anak-anak. Mereka berpisah dari para orang tuanya, yang berada di lokasi lain. Ada yang berlarian, ada yang bernyanyi lagu perjuangan, ada pula yang melihat lukisan serta gambar foto para pahlawan. Tak ketinggalan, gambar presiden pertama hingga saat ini juga terpampang di salah satu sudut depan rumah warga.

Di tempat yang mengedukasi itu, anak-anak bebas bermain apa pun. Bahkan, ada anak yang belajar tentang nama-nama barang lama, yakni di sebuah museum mini yang dibuat warga. Mereka pun sesekali menanyakan nama barang tersebut kepada orang dewasa yang ikut menyaksikan.

Ririn Fariha, warga setempat, menyebut, museum mini yang dibuat itu agar anak mengenal sejarah. Yakni cerita tentang barang-barang unik hingga para pahlawan yang berjuang memerdekakan NKRI. “Selain mengenal barang-barang, anak-anak yang belum bisa membaca otomatis juga belajar membaca,” tuturnya, yang membatik di lokasi sekitar dengan ditemani Rian Manda.

Pengenalan pengetahuan dasar terhadap anak-anak, menurut Ririn, penting dilakukan. Bukan saja dari segi belajar, tetapi anak-anak juga bisa menjadi ceria karena sekaligus bisa bermain bersama teman-temannya yang lain. Baik yang sudah dikenal, maupun yang belum akrab.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/