alexametrics
27.7 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Bisakah Refocusing Rp 150 M Dipercepat?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.IDRefocusing anggaran Rp 150 miliar untuk penanganan korona telah menjadi keinginan bersama di Kabupaten Jember. Sayangnya, rencana yang disampaikan kali pertama oleh Bupati Hendy Siswanto itu hingga saat ini belum bisa dieksekusi. Sementara, penyebaran virus cukup mengkhawatirkan.

Berkaitan dengan refocusing, Pemkab Jember dan DPRD Kabupaten Jember tetap pada rencana awal, yaitu digaskan pada Perubahan APBD. Sementara, kabar kapan tanggal Perubahan APBD akan dilangsungkan, masih belum teragendakan. Pertanyaannya, bisakah refocusing dipercepat?

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Jember Mirfano menyebut, rencana refocusing terus digelorakan. Nantinya hal tersebut akan dibahas oleh Pemkab Jember dan DPRD Kabupaten Jember, dan secara teknis dilakukan oleh Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Refocusing akan melalui Perubahan APBD,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Soal bisa dipercepat atau tidak, kata dia, Pemkab Jember berupaya melakukan upaya yang terbaik. “Karena refocusing direncanakan pada saat Perubahan APBD, maka agenda Perubahan APBD yang berpotensi dipercepat,” imbuhnya.

Menyikapi gagasan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Jember M Itqon Syauqi menyampaikan, ada perbedaan antara rencana refocusing tahun ini dengan tahun lalu. Di mana pada 2020 terdapat surat dari Menteri Keuangan untuk melakukan refocusing anggaran. Sementara, pada tahun ini, pemerintah pusat belum memberikan petunjuk. “Makanya refocusing direncanakan di Perubahan APBD. Karena tahun ini beda dengan sebelumnya,” kata Itqon.

Politisi PKB ini menambahkan, refocusing anggaran untuk Covid-19 bisa saja dipercepat dengan memajukan jadwal Perubahan APBD. “Terkecuali ada surat dari pemerintah pusat, bisa cepat lagi,” ulasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.IDRefocusing anggaran Rp 150 miliar untuk penanganan korona telah menjadi keinginan bersama di Kabupaten Jember. Sayangnya, rencana yang disampaikan kali pertama oleh Bupati Hendy Siswanto itu hingga saat ini belum bisa dieksekusi. Sementara, penyebaran virus cukup mengkhawatirkan.

Berkaitan dengan refocusing, Pemkab Jember dan DPRD Kabupaten Jember tetap pada rencana awal, yaitu digaskan pada Perubahan APBD. Sementara, kabar kapan tanggal Perubahan APBD akan dilangsungkan, masih belum teragendakan. Pertanyaannya, bisakah refocusing dipercepat?

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Jember Mirfano menyebut, rencana refocusing terus digelorakan. Nantinya hal tersebut akan dibahas oleh Pemkab Jember dan DPRD Kabupaten Jember, dan secara teknis dilakukan oleh Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Refocusing akan melalui Perubahan APBD,” paparnya.

Soal bisa dipercepat atau tidak, kata dia, Pemkab Jember berupaya melakukan upaya yang terbaik. “Karena refocusing direncanakan pada saat Perubahan APBD, maka agenda Perubahan APBD yang berpotensi dipercepat,” imbuhnya.

Menyikapi gagasan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Jember M Itqon Syauqi menyampaikan, ada perbedaan antara rencana refocusing tahun ini dengan tahun lalu. Di mana pada 2020 terdapat surat dari Menteri Keuangan untuk melakukan refocusing anggaran. Sementara, pada tahun ini, pemerintah pusat belum memberikan petunjuk. “Makanya refocusing direncanakan di Perubahan APBD. Karena tahun ini beda dengan sebelumnya,” kata Itqon.

Politisi PKB ini menambahkan, refocusing anggaran untuk Covid-19 bisa saja dipercepat dengan memajukan jadwal Perubahan APBD. “Terkecuali ada surat dari pemerintah pusat, bisa cepat lagi,” ulasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.IDRefocusing anggaran Rp 150 miliar untuk penanganan korona telah menjadi keinginan bersama di Kabupaten Jember. Sayangnya, rencana yang disampaikan kali pertama oleh Bupati Hendy Siswanto itu hingga saat ini belum bisa dieksekusi. Sementara, penyebaran virus cukup mengkhawatirkan.

Berkaitan dengan refocusing, Pemkab Jember dan DPRD Kabupaten Jember tetap pada rencana awal, yaitu digaskan pada Perubahan APBD. Sementara, kabar kapan tanggal Perubahan APBD akan dilangsungkan, masih belum teragendakan. Pertanyaannya, bisakah refocusing dipercepat?

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Jember Mirfano menyebut, rencana refocusing terus digelorakan. Nantinya hal tersebut akan dibahas oleh Pemkab Jember dan DPRD Kabupaten Jember, dan secara teknis dilakukan oleh Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Refocusing akan melalui Perubahan APBD,” paparnya.

Soal bisa dipercepat atau tidak, kata dia, Pemkab Jember berupaya melakukan upaya yang terbaik. “Karena refocusing direncanakan pada saat Perubahan APBD, maka agenda Perubahan APBD yang berpotensi dipercepat,” imbuhnya.

Menyikapi gagasan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Jember M Itqon Syauqi menyampaikan, ada perbedaan antara rencana refocusing tahun ini dengan tahun lalu. Di mana pada 2020 terdapat surat dari Menteri Keuangan untuk melakukan refocusing anggaran. Sementara, pada tahun ini, pemerintah pusat belum memberikan petunjuk. “Makanya refocusing direncanakan di Perubahan APBD. Karena tahun ini beda dengan sebelumnya,” kata Itqon.

Politisi PKB ini menambahkan, refocusing anggaran untuk Covid-19 bisa saja dipercepat dengan memajukan jadwal Perubahan APBD. “Terkecuali ada surat dari pemerintah pusat, bisa cepat lagi,” ulasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/