alexametrics
26.5 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Bingung karena Dua Anaknya Masih Kecil

Ibu Yang Nekat Buang Anak Kandung ke Sungai

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR, RADARJEMBER.ID – Akhirnya polisi berhasil mengungkap kasus mayat bayi yang ditemukan di saluran di Dusun Curah Arum, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Rabu (24/6) lalu. Pelaku adalah Muhidatun Ni’anah,  24, warga Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung yang tak lain adalah ibu bayi tersebut.  Kasus terungkap setelah ada info, jika pelaku hamil.

Awal dilakukan pemeriksaan, pelaku tidak mengakui kalau bayi yang ditemukan warga adalah dia.  Rupanya dia takut terus terang. Ini yang membuat polisi makin curiga.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, akhirnya dia mengakui perbuatannya. ”Kehamilan itu diakui kalau hamil dengan Sugianto, 26, suaminya sendiri. Saat ini suaminya kerja di Bali. Dan diakui kalau suaminya jarang pulang,” ujar AKP Hari Pamuji Kapolsek Rambipuji, melalui Aiptu M. Slamet, Kanitreskrim.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pelaku melahirkan bayi pada Jumat (19/6) lalu, sekitar pukul 08.00. Karena takut bayi menangis, maka mulut sang bayi dibekap dengan tangannya. Setelah meninggal, bayi jenis kelamin laki-laki dia masukkan ke dalam kantong plastik, dan disembunyikan ke dalam almari kamarnya.

Baru keesokan harinya (Sabtu, 20/6) pukul 11.30, pelaku membuang bayi tersebut ke aliran sungai di Dusun Curah Arum, Desa Kaliwining, Rambipuji.

- Advertisement -

RADAR, RADARJEMBER.ID – Akhirnya polisi berhasil mengungkap kasus mayat bayi yang ditemukan di saluran di Dusun Curah Arum, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Rabu (24/6) lalu. Pelaku adalah Muhidatun Ni’anah,  24, warga Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung yang tak lain adalah ibu bayi tersebut.  Kasus terungkap setelah ada info, jika pelaku hamil.

Awal dilakukan pemeriksaan, pelaku tidak mengakui kalau bayi yang ditemukan warga adalah dia.  Rupanya dia takut terus terang. Ini yang membuat polisi makin curiga.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, akhirnya dia mengakui perbuatannya. ”Kehamilan itu diakui kalau hamil dengan Sugianto, 26, suaminya sendiri. Saat ini suaminya kerja di Bali. Dan diakui kalau suaminya jarang pulang,” ujar AKP Hari Pamuji Kapolsek Rambipuji, melalui Aiptu M. Slamet, Kanitreskrim.

Pelaku melahirkan bayi pada Jumat (19/6) lalu, sekitar pukul 08.00. Karena takut bayi menangis, maka mulut sang bayi dibekap dengan tangannya. Setelah meninggal, bayi jenis kelamin laki-laki dia masukkan ke dalam kantong plastik, dan disembunyikan ke dalam almari kamarnya.

Baru keesokan harinya (Sabtu, 20/6) pukul 11.30, pelaku membuang bayi tersebut ke aliran sungai di Dusun Curah Arum, Desa Kaliwining, Rambipuji.

RADAR, RADARJEMBER.ID – Akhirnya polisi berhasil mengungkap kasus mayat bayi yang ditemukan di saluran di Dusun Curah Arum, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Rabu (24/6) lalu. Pelaku adalah Muhidatun Ni’anah,  24, warga Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung yang tak lain adalah ibu bayi tersebut.  Kasus terungkap setelah ada info, jika pelaku hamil.

Awal dilakukan pemeriksaan, pelaku tidak mengakui kalau bayi yang ditemukan warga adalah dia.  Rupanya dia takut terus terang. Ini yang membuat polisi makin curiga.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, akhirnya dia mengakui perbuatannya. ”Kehamilan itu diakui kalau hamil dengan Sugianto, 26, suaminya sendiri. Saat ini suaminya kerja di Bali. Dan diakui kalau suaminya jarang pulang,” ujar AKP Hari Pamuji Kapolsek Rambipuji, melalui Aiptu M. Slamet, Kanitreskrim.

Pelaku melahirkan bayi pada Jumat (19/6) lalu, sekitar pukul 08.00. Karena takut bayi menangis, maka mulut sang bayi dibekap dengan tangannya. Setelah meninggal, bayi jenis kelamin laki-laki dia masukkan ke dalam kantong plastik, dan disembunyikan ke dalam almari kamarnya.

Baru keesokan harinya (Sabtu, 20/6) pukul 11.30, pelaku membuang bayi tersebut ke aliran sungai di Dusun Curah Arum, Desa Kaliwining, Rambipuji.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/