alexametrics
23.6 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Jalur Nasional Terpantau Lengang

Dua Hari setelah Ditetapkan Pelarangan Mudik

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak ditetapkannya peraturan pemerintah terkait pelarangan mudik, Kamis (6/5), sejumlah ruas jalan terpantau cukup lengang. Seperti yang terlihat di salah satu ruas jalan nasional di Desa/Kecamatan Bangsalsari. Dalam beberapa jam, aktivitas kendaraan masih didominasi oleh kendaraan umum dan masyarakat setempat.

“Ada beberapa kendaraan pelat nomor luar daerah. Sering kelihatan juga,” beber Fajar, warga setempat pemilik toko di sekitar jalan nasional. Meski aktivitas mudik dilarang, namun warga juga mengaku kerap melihat kendaraan roda dua dan roda empat yang membawa banyak barang. Seperti orang yang hendak mudik. “Bawa barang-barang dilekatkan di belakang motor, atau di atas mobil. Itu juga ada,” imbuhnya.

Dikonfirmasi, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman mengatakan, pembatasan mudik itu memang diberlakukan secara nasional. Namun, pihaknya tidak melaksanakan di tingkat kabupaten. Sebab, penyekatan itu hanya diberlakukan di delapan titik yang sudah ditentukan di Jawa Timur. “Penyekatan itu dilakukan di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah serta pintu tol,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kendati begitu, ia meminta warga dan segenap lapisan masyarakat agar tetap mematuhi imbauan pemerintah terkait pelarangan mudik tersebut. Karena itu, mereka disarankan agar tidak memaksa pulang kampung pada Lebaran ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak ditetapkannya peraturan pemerintah terkait pelarangan mudik, Kamis (6/5), sejumlah ruas jalan terpantau cukup lengang. Seperti yang terlihat di salah satu ruas jalan nasional di Desa/Kecamatan Bangsalsari. Dalam beberapa jam, aktivitas kendaraan masih didominasi oleh kendaraan umum dan masyarakat setempat.

“Ada beberapa kendaraan pelat nomor luar daerah. Sering kelihatan juga,” beber Fajar, warga setempat pemilik toko di sekitar jalan nasional. Meski aktivitas mudik dilarang, namun warga juga mengaku kerap melihat kendaraan roda dua dan roda empat yang membawa banyak barang. Seperti orang yang hendak mudik. “Bawa barang-barang dilekatkan di belakang motor, atau di atas mobil. Itu juga ada,” imbuhnya.

Dikonfirmasi, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman mengatakan, pembatasan mudik itu memang diberlakukan secara nasional. Namun, pihaknya tidak melaksanakan di tingkat kabupaten. Sebab, penyekatan itu hanya diberlakukan di delapan titik yang sudah ditentukan di Jawa Timur. “Penyekatan itu dilakukan di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah serta pintu tol,” jelasnya.

Kendati begitu, ia meminta warga dan segenap lapisan masyarakat agar tetap mematuhi imbauan pemerintah terkait pelarangan mudik tersebut. Karena itu, mereka disarankan agar tidak memaksa pulang kampung pada Lebaran ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak ditetapkannya peraturan pemerintah terkait pelarangan mudik, Kamis (6/5), sejumlah ruas jalan terpantau cukup lengang. Seperti yang terlihat di salah satu ruas jalan nasional di Desa/Kecamatan Bangsalsari. Dalam beberapa jam, aktivitas kendaraan masih didominasi oleh kendaraan umum dan masyarakat setempat.

“Ada beberapa kendaraan pelat nomor luar daerah. Sering kelihatan juga,” beber Fajar, warga setempat pemilik toko di sekitar jalan nasional. Meski aktivitas mudik dilarang, namun warga juga mengaku kerap melihat kendaraan roda dua dan roda empat yang membawa banyak barang. Seperti orang yang hendak mudik. “Bawa barang-barang dilekatkan di belakang motor, atau di atas mobil. Itu juga ada,” imbuhnya.

Dikonfirmasi, Kapolres Jember AKBP Arif Rachman mengatakan, pembatasan mudik itu memang diberlakukan secara nasional. Namun, pihaknya tidak melaksanakan di tingkat kabupaten. Sebab, penyekatan itu hanya diberlakukan di delapan titik yang sudah ditentukan di Jawa Timur. “Penyekatan itu dilakukan di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah serta pintu tol,” jelasnya.

Kendati begitu, ia meminta warga dan segenap lapisan masyarakat agar tetap mematuhi imbauan pemerintah terkait pelarangan mudik tersebut. Karena itu, mereka disarankan agar tidak memaksa pulang kampung pada Lebaran ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/