alexametrics
24.9 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Polisi Bekuk Pengedar Sabu dan Okerbaya

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Unit Reskrim Polsek Ambulu membekuk dua orang yang diduga kuat terlibat kasus narkotika jenis sabu-sabu dan obat keras berbahaya (Okerbaya). Keduanya masing-masing Moch Junaedi, 37, warga Jalan Candra Dimuka RT 003 RW 017 Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu, dan Verdi Hardiansyah, 32, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ambulu.

Selain mengamankan dua tersangka, polisi juga mengamankan sabu-sabu seberat 0,37 gram yang disimpan dalam dompet, dan alat isap. Petugas berwajib berhasil menangkap keduanya setelah ada pengembangan dari penangkapan Dimas Galih Imanullah, 30.

Polisi pertama kali menangkap Galih di sebuah warung di Dusun Langon, Desa/Kecamatan Ambulu. Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti 756 butir okerbaya jenis Trihexiphenidyl alias trex, satu bendel klip plastik, botol plastik, dan uang hasil tunai penjualan sebesar Rp 160 ribu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat diinterogasi oleh petugas, Galih mengaku jika klip plastik yang diduga merupakan bekas sabu-sabu itu didapatkan dari Moch Junaedi. Polisi pun langsung bergerak dan berhasil meringkus Junaedi saat sedang berada di rumahnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Unit Reskrim Polsek Ambulu membekuk dua orang yang diduga kuat terlibat kasus narkotika jenis sabu-sabu dan obat keras berbahaya (Okerbaya). Keduanya masing-masing Moch Junaedi, 37, warga Jalan Candra Dimuka RT 003 RW 017 Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu, dan Verdi Hardiansyah, 32, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ambulu.

Selain mengamankan dua tersangka, polisi juga mengamankan sabu-sabu seberat 0,37 gram yang disimpan dalam dompet, dan alat isap. Petugas berwajib berhasil menangkap keduanya setelah ada pengembangan dari penangkapan Dimas Galih Imanullah, 30.

Polisi pertama kali menangkap Galih di sebuah warung di Dusun Langon, Desa/Kecamatan Ambulu. Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti 756 butir okerbaya jenis Trihexiphenidyl alias trex, satu bendel klip plastik, botol plastik, dan uang hasil tunai penjualan sebesar Rp 160 ribu.

Saat diinterogasi oleh petugas, Galih mengaku jika klip plastik yang diduga merupakan bekas sabu-sabu itu didapatkan dari Moch Junaedi. Polisi pun langsung bergerak dan berhasil meringkus Junaedi saat sedang berada di rumahnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Unit Reskrim Polsek Ambulu membekuk dua orang yang diduga kuat terlibat kasus narkotika jenis sabu-sabu dan obat keras berbahaya (Okerbaya). Keduanya masing-masing Moch Junaedi, 37, warga Jalan Candra Dimuka RT 003 RW 017 Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu, dan Verdi Hardiansyah, 32, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ambulu.

Selain mengamankan dua tersangka, polisi juga mengamankan sabu-sabu seberat 0,37 gram yang disimpan dalam dompet, dan alat isap. Petugas berwajib berhasil menangkap keduanya setelah ada pengembangan dari penangkapan Dimas Galih Imanullah, 30.

Polisi pertama kali menangkap Galih di sebuah warung di Dusun Langon, Desa/Kecamatan Ambulu. Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti 756 butir okerbaya jenis Trihexiphenidyl alias trex, satu bendel klip plastik, botol plastik, dan uang hasil tunai penjualan sebesar Rp 160 ribu.

Saat diinterogasi oleh petugas, Galih mengaku jika klip plastik yang diduga merupakan bekas sabu-sabu itu didapatkan dari Moch Junaedi. Polisi pun langsung bergerak dan berhasil meringkus Junaedi saat sedang berada di rumahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/