alexametrics
29 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Pandai Teori tapi Duduk Manis

Mobile_AP_Rectangle 1

Hari ini sudah berbuat baik apa bagi saudara sekitarmu? Kalimat ini menjadi prinsip hidup seorang Gus Syaif dalam menebar manfaat kepada masyarakat. Setiap hari dia membantu masyarakat yang membutuhkan. “Jangan enak duduk di mobil mewah, sementara sekitar kita masih banyak yang kelaparan dan kurang biaya berobat. Berbuat baiklah semampunya,” tegasnya.

Dalam dakwahnya, Gus Syaif tidak berhenti pada pendidikan semata. Untuk menambah manfaat, dia banyak memfasilitasi kebutuhan masyarakat kurang mampu dalam kesehariannya. Bahkan menyediakan pengobatan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan, hanya dengan bayar seikhlasnya. “Setiap hari kita harus berbuat baik kepada saudara kita, karena itu perintah Allah terhadap hambanya. Jangan berhenti di teori saja,” pungkasnya. (mg4/c2/nur)

 

- Advertisement -

Hari ini sudah berbuat baik apa bagi saudara sekitarmu? Kalimat ini menjadi prinsip hidup seorang Gus Syaif dalam menebar manfaat kepada masyarakat. Setiap hari dia membantu masyarakat yang membutuhkan. “Jangan enak duduk di mobil mewah, sementara sekitar kita masih banyak yang kelaparan dan kurang biaya berobat. Berbuat baiklah semampunya,” tegasnya.

Dalam dakwahnya, Gus Syaif tidak berhenti pada pendidikan semata. Untuk menambah manfaat, dia banyak memfasilitasi kebutuhan masyarakat kurang mampu dalam kesehariannya. Bahkan menyediakan pengobatan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan, hanya dengan bayar seikhlasnya. “Setiap hari kita harus berbuat baik kepada saudara kita, karena itu perintah Allah terhadap hambanya. Jangan berhenti di teori saja,” pungkasnya. (mg4/c2/nur)

 

Hari ini sudah berbuat baik apa bagi saudara sekitarmu? Kalimat ini menjadi prinsip hidup seorang Gus Syaif dalam menebar manfaat kepada masyarakat. Setiap hari dia membantu masyarakat yang membutuhkan. “Jangan enak duduk di mobil mewah, sementara sekitar kita masih banyak yang kelaparan dan kurang biaya berobat. Berbuat baiklah semampunya,” tegasnya.

Dalam dakwahnya, Gus Syaif tidak berhenti pada pendidikan semata. Untuk menambah manfaat, dia banyak memfasilitasi kebutuhan masyarakat kurang mampu dalam kesehariannya. Bahkan menyediakan pengobatan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan, hanya dengan bayar seikhlasnya. “Setiap hari kita harus berbuat baik kepada saudara kita, karena itu perintah Allah terhadap hambanya. Jangan berhenti di teori saja,” pungkasnya. (mg4/c2/nur)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/