alexametrics
26.5 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Sambangi Petani di Persawahan, Sosialisasikan Korona

Mobile_AP_Rectangle 1

“Mumpung petani lagi ngumpul di sini bersama Muspika Kecamatan Arjasa, jadi kami sekaligus membagikan masker dan hand sanitizer, serta sosialisasi penanganan Covid-19 kepada petani,” tutur Jumantoro. Diharapkan, para petani tidak takut pergi ke sawah akibat ancaman virus tersebut.

Kendati begitu, mereka tetap diminta menjaga jarak aman, serta memakai masker ketika ke sawah. Selepas pulang, juga disarankan selalu mencuci tangan.

Sementara itu, Sumiati, salah seorang petani di dusun setempat, merasa takut terhadap wabah itu sehingga mulai jarang ke sawah. “Virus ini membuat saya enggan ke sawah. Apalagi, kabarnya virus ini mematikan. Tapi usai mengikuti sosialisasidan mengetahui cara pencegahannya, saya tidak merasa takut lagi meski harus tetap waspada,” katanya. (*)

- Advertisement -

“Mumpung petani lagi ngumpul di sini bersama Muspika Kecamatan Arjasa, jadi kami sekaligus membagikan masker dan hand sanitizer, serta sosialisasi penanganan Covid-19 kepada petani,” tutur Jumantoro. Diharapkan, para petani tidak takut pergi ke sawah akibat ancaman virus tersebut.

Kendati begitu, mereka tetap diminta menjaga jarak aman, serta memakai masker ketika ke sawah. Selepas pulang, juga disarankan selalu mencuci tangan.

Sementara itu, Sumiati, salah seorang petani di dusun setempat, merasa takut terhadap wabah itu sehingga mulai jarang ke sawah. “Virus ini membuat saya enggan ke sawah. Apalagi, kabarnya virus ini mematikan. Tapi usai mengikuti sosialisasidan mengetahui cara pencegahannya, saya tidak merasa takut lagi meski harus tetap waspada,” katanya. (*)

“Mumpung petani lagi ngumpul di sini bersama Muspika Kecamatan Arjasa, jadi kami sekaligus membagikan masker dan hand sanitizer, serta sosialisasi penanganan Covid-19 kepada petani,” tutur Jumantoro. Diharapkan, para petani tidak takut pergi ke sawah akibat ancaman virus tersebut.

Kendati begitu, mereka tetap diminta menjaga jarak aman, serta memakai masker ketika ke sawah. Selepas pulang, juga disarankan selalu mencuci tangan.

Sementara itu, Sumiati, salah seorang petani di dusun setempat, merasa takut terhadap wabah itu sehingga mulai jarang ke sawah. “Virus ini membuat saya enggan ke sawah. Apalagi, kabarnya virus ini mematikan. Tapi usai mengikuti sosialisasidan mengetahui cara pencegahannya, saya tidak merasa takut lagi meski harus tetap waspada,” katanya. (*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/