alexametrics
27.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Sambangi Petani di Persawahan, Sosialisasikan Korona

Mobile_AP_Rectangle 1

ARJASA.RADARJEMBER.ID– Saat ini petani sedang memasuki masa panen raya padi. Meski ada ancaman curah hujan yang cukup tinggi menjelang masa tuai, namun petani tetap bisa menghasilkan gabah yang cukup bagus. Bahkan, pekan kedua April ini, tercatat setiap setengah hektare sawah di mampu menghasilkan gabah sekitar tiga ton.

“Di saat situasi sulit seperti ini karena virus korona, petani di Kecamatan Arjasa bisa melakukan panen padi tanpa menggunakan pupuk bersubsidi,” ungkap Jumantoro, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember, saat berada di areal persawahan di Dusun Sumberjati, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Rabu (8/4).

Rupanya, kegiatan panen padi ini yang juga menjadi ajang bertemunya para petani tersebut dimanfaatkan oleh HKTI dengan melakukan sosialisasi bahaya korona (Covid-19). Menggandeng Kelompok Tani Karya Tani, puluhan petani yang sedang berada di sawah mengikuti sosialisasi tersebut.

- Advertisement -

ARJASA.RADARJEMBER.ID– Saat ini petani sedang memasuki masa panen raya padi. Meski ada ancaman curah hujan yang cukup tinggi menjelang masa tuai, namun petani tetap bisa menghasilkan gabah yang cukup bagus. Bahkan, pekan kedua April ini, tercatat setiap setengah hektare sawah di mampu menghasilkan gabah sekitar tiga ton.

“Di saat situasi sulit seperti ini karena virus korona, petani di Kecamatan Arjasa bisa melakukan panen padi tanpa menggunakan pupuk bersubsidi,” ungkap Jumantoro, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember, saat berada di areal persawahan di Dusun Sumberjati, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Rabu (8/4).

Rupanya, kegiatan panen padi ini yang juga menjadi ajang bertemunya para petani tersebut dimanfaatkan oleh HKTI dengan melakukan sosialisasi bahaya korona (Covid-19). Menggandeng Kelompok Tani Karya Tani, puluhan petani yang sedang berada di sawah mengikuti sosialisasi tersebut.

ARJASA.RADARJEMBER.ID– Saat ini petani sedang memasuki masa panen raya padi. Meski ada ancaman curah hujan yang cukup tinggi menjelang masa tuai, namun petani tetap bisa menghasilkan gabah yang cukup bagus. Bahkan, pekan kedua April ini, tercatat setiap setengah hektare sawah di mampu menghasilkan gabah sekitar tiga ton.

“Di saat situasi sulit seperti ini karena virus korona, petani di Kecamatan Arjasa bisa melakukan panen padi tanpa menggunakan pupuk bersubsidi,” ungkap Jumantoro, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember, saat berada di areal persawahan di Dusun Sumberjati, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Rabu (8/4).

Rupanya, kegiatan panen padi ini yang juga menjadi ajang bertemunya para petani tersebut dimanfaatkan oleh HKTI dengan melakukan sosialisasi bahaya korona (Covid-19). Menggandeng Kelompok Tani Karya Tani, puluhan petani yang sedang berada di sawah mengikuti sosialisasi tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/