alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Retribusi TPI Puger Terlalu Murah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tempat pelelangan ikan (TPI) di Puger merupakan pasar ikan terbesar, khususnya di Jember. Maka tak heran jika warga lokal maupun luar kota rela jauh-jauh datang ke TPI Puger hanya untuk membeli ikan. Namun, ternyata untuk sekadar jalan-jalan ke TPI Puger, ada biaya retribusinya.

Kasi Tata Kelola dan Usaha Pelabuhan UPT Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Puger Hadi Iswanto menuturkan, UPT ini sebagai fasilitator bagi masyarakat. Salah satu bentuk partisipasi UPT tersebut berupa penarikan retribusi yang dilakukan pada keluar masuk kendaraan. Hasil retribusi tersebut nantinya akan kembali lagi kepada masyaraka, yaitu berupa renovasi bangunan pasar ikan dan menambah lapak serta fasilitas untuk menunjang pasar itu sendiri.

Dia menjelaskan, besaran retribusi cukup terjangkau, yaitu Rp 1.500. Meski demikian, tarif Rp 1.500 per motor tersebut berdampak besar, baik bagi pengunjung maupun nelayan sendiri. Sebab, dengan adanya retribusi pembangunan, renovasi berjalan dengan baik. “Penetapan retribusi tersebut sudah tercantum pada Peraturan Daerah tentang Retribusi Jasa Usaha,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tempat pelelangan ikan (TPI) di Puger merupakan pasar ikan terbesar, khususnya di Jember. Maka tak heran jika warga lokal maupun luar kota rela jauh-jauh datang ke TPI Puger hanya untuk membeli ikan. Namun, ternyata untuk sekadar jalan-jalan ke TPI Puger, ada biaya retribusinya.

Kasi Tata Kelola dan Usaha Pelabuhan UPT Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Puger Hadi Iswanto menuturkan, UPT ini sebagai fasilitator bagi masyarakat. Salah satu bentuk partisipasi UPT tersebut berupa penarikan retribusi yang dilakukan pada keluar masuk kendaraan. Hasil retribusi tersebut nantinya akan kembali lagi kepada masyaraka, yaitu berupa renovasi bangunan pasar ikan dan menambah lapak serta fasilitas untuk menunjang pasar itu sendiri.

Dia menjelaskan, besaran retribusi cukup terjangkau, yaitu Rp 1.500. Meski demikian, tarif Rp 1.500 per motor tersebut berdampak besar, baik bagi pengunjung maupun nelayan sendiri. Sebab, dengan adanya retribusi pembangunan, renovasi berjalan dengan baik. “Penetapan retribusi tersebut sudah tercantum pada Peraturan Daerah tentang Retribusi Jasa Usaha,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tempat pelelangan ikan (TPI) di Puger merupakan pasar ikan terbesar, khususnya di Jember. Maka tak heran jika warga lokal maupun luar kota rela jauh-jauh datang ke TPI Puger hanya untuk membeli ikan. Namun, ternyata untuk sekadar jalan-jalan ke TPI Puger, ada biaya retribusinya.

Kasi Tata Kelola dan Usaha Pelabuhan UPT Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Puger Hadi Iswanto menuturkan, UPT ini sebagai fasilitator bagi masyarakat. Salah satu bentuk partisipasi UPT tersebut berupa penarikan retribusi yang dilakukan pada keluar masuk kendaraan. Hasil retribusi tersebut nantinya akan kembali lagi kepada masyaraka, yaitu berupa renovasi bangunan pasar ikan dan menambah lapak serta fasilitas untuk menunjang pasar itu sendiri.

Dia menjelaskan, besaran retribusi cukup terjangkau, yaitu Rp 1.500. Meski demikian, tarif Rp 1.500 per motor tersebut berdampak besar, baik bagi pengunjung maupun nelayan sendiri. Sebab, dengan adanya retribusi pembangunan, renovasi berjalan dengan baik. “Penetapan retribusi tersebut sudah tercantum pada Peraturan Daerah tentang Retribusi Jasa Usaha,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/