alexametrics
22.4 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Ditertibkan Bertahap, Cegah dengan Perda

Mobile_AP_Rectangle 1

Penertiban itu, menurutnya, memang tidak mudah. Akan tetapi, pemkab tetap memiliki kewajiban untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman yang utuh kepada masyarakat. “Penertiban harus bertahap karena kondisinya memang banyak permukiman,” beber Dannis yang juga menyebut penertiban bertahap bisa pada rumah-rumah kosong agar tidak dijadikan tempat hunian lagi.

Selain melakukan penertiban, menurut Dannis, juga penting membuat regulasi khusus untuk mencegah menjamurnya rumah-rumah. “Kalau ke depan terus dibiarkan, warga akan merasa itu wilayah mereka dan tanah-tanah mereka, sehingga kembali mendirikan rumah. Kalau tidak dicegah, akhirnya merugikan mereka sendiri,” ucapnya.

Dikatakannya, larangan tentang mendirikan bangunan di bantaran itu sudah ada sejak lama. Namun, penerapan larangan tersebut belum sepenuhnya berjalan dengan baik hingga saat ini. “Ada aturan yang sebenarnya harus dipatuhi warga. Agar lebih spesifik, memang perlu membuat regulasi khusus agar daerah-daerah kawasan bantaran itu aman dari permukiman,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Ketua Komisi C David Handoko Seto juga berpandangan sama. Menurutnya, aturan mengenai DAS sudah ada sejak lama. Akan tetapi, kondisi permukiman warga di DAS memang cukup banyak. “Penertiban dan pencegahan perlu dilakukan. Paling tidak, harus ada upaya lebih serius untuk mencegah berdirinya pemukiman di kawasan bantaran,” ucapnya.

- Advertisement -

Penertiban itu, menurutnya, memang tidak mudah. Akan tetapi, pemkab tetap memiliki kewajiban untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman yang utuh kepada masyarakat. “Penertiban harus bertahap karena kondisinya memang banyak permukiman,” beber Dannis yang juga menyebut penertiban bertahap bisa pada rumah-rumah kosong agar tidak dijadikan tempat hunian lagi.

Selain melakukan penertiban, menurut Dannis, juga penting membuat regulasi khusus untuk mencegah menjamurnya rumah-rumah. “Kalau ke depan terus dibiarkan, warga akan merasa itu wilayah mereka dan tanah-tanah mereka, sehingga kembali mendirikan rumah. Kalau tidak dicegah, akhirnya merugikan mereka sendiri,” ucapnya.

Dikatakannya, larangan tentang mendirikan bangunan di bantaran itu sudah ada sejak lama. Namun, penerapan larangan tersebut belum sepenuhnya berjalan dengan baik hingga saat ini. “Ada aturan yang sebenarnya harus dipatuhi warga. Agar lebih spesifik, memang perlu membuat regulasi khusus agar daerah-daerah kawasan bantaran itu aman dari permukiman,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi C David Handoko Seto juga berpandangan sama. Menurutnya, aturan mengenai DAS sudah ada sejak lama. Akan tetapi, kondisi permukiman warga di DAS memang cukup banyak. “Penertiban dan pencegahan perlu dilakukan. Paling tidak, harus ada upaya lebih serius untuk mencegah berdirinya pemukiman di kawasan bantaran,” ucapnya.

Penertiban itu, menurutnya, memang tidak mudah. Akan tetapi, pemkab tetap memiliki kewajiban untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman yang utuh kepada masyarakat. “Penertiban harus bertahap karena kondisinya memang banyak permukiman,” beber Dannis yang juga menyebut penertiban bertahap bisa pada rumah-rumah kosong agar tidak dijadikan tempat hunian lagi.

Selain melakukan penertiban, menurut Dannis, juga penting membuat regulasi khusus untuk mencegah menjamurnya rumah-rumah. “Kalau ke depan terus dibiarkan, warga akan merasa itu wilayah mereka dan tanah-tanah mereka, sehingga kembali mendirikan rumah. Kalau tidak dicegah, akhirnya merugikan mereka sendiri,” ucapnya.

Dikatakannya, larangan tentang mendirikan bangunan di bantaran itu sudah ada sejak lama. Namun, penerapan larangan tersebut belum sepenuhnya berjalan dengan baik hingga saat ini. “Ada aturan yang sebenarnya harus dipatuhi warga. Agar lebih spesifik, memang perlu membuat regulasi khusus agar daerah-daerah kawasan bantaran itu aman dari permukiman,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi C David Handoko Seto juga berpandangan sama. Menurutnya, aturan mengenai DAS sudah ada sejak lama. Akan tetapi, kondisi permukiman warga di DAS memang cukup banyak. “Penertiban dan pencegahan perlu dilakukan. Paling tidak, harus ada upaya lebih serius untuk mencegah berdirinya pemukiman di kawasan bantaran,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/