alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Belajar Dari Kasus Ibu Bunuh Anak di Jember

Kontrol Diri agar Tak Mudah Depresi

Mobile_AP_Rectangle 1

Bahkan melalui psikolog pun akan sangat sulit melihat gejala itu karena tak kasat mata. Artinya, butuh pemeriksaan secara eksklusif dan mendalam.

Agar tak terulang kejadian serupa, warga Jember juga perlu memahami bagaimana cara mengontrol diri agar tak mudah depresi. “Pertama, kita harus selalu memiliki kesiapan diri dari hati. Yakni, untuk bisa menerima segala realitas, baik yang sesuai atau tidak sesuai,” terang Muhib.

Dalam melakukan aktivitas atau bekerja, upaya target dalam pekerjaan atau ekonomi harus selalu maksimal melalui fisik dan pikiran. “Kalau tidak siap, efeknya akan merespons dengan respons yang tak siap. Kalau siap pasti menerima,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam konteks agama, dia mengimbau setiap orang untuk mudah bersyukur sehingga ada upaya untuk mencari solusi. “Beda kalau orang itu tidak siap, tiap berpikir, hanya mengeluh. Menyesali tanpa ada solusi,” tuturnya.

Kedua adalah introspeksi diri. “Tak ada api tanpa ada asap dan sebaliknya,” ungkapnya. Artinya, tak akan ada akibat tanpa sebab. Seseorang perlu giat dalam melakukan evaluasi dan perbaikan, bukan menyesali. Baik spiritual maupun kualitas usaha. (nen/c2/lin)

- Advertisement -

Bahkan melalui psikolog pun akan sangat sulit melihat gejala itu karena tak kasat mata. Artinya, butuh pemeriksaan secara eksklusif dan mendalam.

Agar tak terulang kejadian serupa, warga Jember juga perlu memahami bagaimana cara mengontrol diri agar tak mudah depresi. “Pertama, kita harus selalu memiliki kesiapan diri dari hati. Yakni, untuk bisa menerima segala realitas, baik yang sesuai atau tidak sesuai,” terang Muhib.

Dalam melakukan aktivitas atau bekerja, upaya target dalam pekerjaan atau ekonomi harus selalu maksimal melalui fisik dan pikiran. “Kalau tidak siap, efeknya akan merespons dengan respons yang tak siap. Kalau siap pasti menerima,” ucapnya.

Dalam konteks agama, dia mengimbau setiap orang untuk mudah bersyukur sehingga ada upaya untuk mencari solusi. “Beda kalau orang itu tidak siap, tiap berpikir, hanya mengeluh. Menyesali tanpa ada solusi,” tuturnya.

Kedua adalah introspeksi diri. “Tak ada api tanpa ada asap dan sebaliknya,” ungkapnya. Artinya, tak akan ada akibat tanpa sebab. Seseorang perlu giat dalam melakukan evaluasi dan perbaikan, bukan menyesali. Baik spiritual maupun kualitas usaha. (nen/c2/lin)

Bahkan melalui psikolog pun akan sangat sulit melihat gejala itu karena tak kasat mata. Artinya, butuh pemeriksaan secara eksklusif dan mendalam.

Agar tak terulang kejadian serupa, warga Jember juga perlu memahami bagaimana cara mengontrol diri agar tak mudah depresi. “Pertama, kita harus selalu memiliki kesiapan diri dari hati. Yakni, untuk bisa menerima segala realitas, baik yang sesuai atau tidak sesuai,” terang Muhib.

Dalam melakukan aktivitas atau bekerja, upaya target dalam pekerjaan atau ekonomi harus selalu maksimal melalui fisik dan pikiran. “Kalau tidak siap, efeknya akan merespons dengan respons yang tak siap. Kalau siap pasti menerima,” ucapnya.

Dalam konteks agama, dia mengimbau setiap orang untuk mudah bersyukur sehingga ada upaya untuk mencari solusi. “Beda kalau orang itu tidak siap, tiap berpikir, hanya mengeluh. Menyesali tanpa ada solusi,” tuturnya.

Kedua adalah introspeksi diri. “Tak ada api tanpa ada asap dan sebaliknya,” ungkapnya. Artinya, tak akan ada akibat tanpa sebab. Seseorang perlu giat dalam melakukan evaluasi dan perbaikan, bukan menyesali. Baik spiritual maupun kualitas usaha. (nen/c2/lin)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/