alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Durian Bakar Pakusari Terinspirasi dari Sajian Durian Thailand

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sajian durian bakar ini cukup langka. Di Jember, dapat dijumpai di Rumah Durian Bakar Mbak Ika. Stannya berada di kawasan Pakusari. Letaknya di sebelah kiri jalan dari arah kota. Tidak jauh dari SMAN 1 Pakusari. Kira-kira 20 menit jika ditempuh dari arah kota.

Pemilik rumah durian bakar ini adalah Ika Yuli Astutik. Perempuan 36 tahun ini telah menjalani bisnis dagang durian sejak 2018 lalu. Ika berjualan hanya saat musim durian, yaitu mulai bulan September hingga bulan Maret. “Hanya buka saat musim durian saja,” kata Ika.

Ide untuk memunculkan varian menu durian bakar terinspirasi dari unggahan di akun media sosial warga Thailand yang sedang menyajikan durian bakar. Ika pun mulai mencoba membakar durian yang dia jual. Proses untuk membakarnya cukup lama. Satu kali bakar membutuhkan waktu 30 menit hingga 1 jam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Berdasarkan eksperimennya, makin gosong kulit permukaan durian maka cita rasa yang dihasilkan makin maknyus. Awalnya dia hanya mengonsumsi sendiri bersama keluarganya. Namun, karena semua keluarganya saat itu menyukai sajian durian bakar, maka Ika pun memutuskan untuk mulai menjual durian bakar. “Tiba-tiba suami bikin banner kecil durian bakar. Ya wis, mulai itu, mulai jualan durian bakar,” kata Ika.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sajian durian bakar ini cukup langka. Di Jember, dapat dijumpai di Rumah Durian Bakar Mbak Ika. Stannya berada di kawasan Pakusari. Letaknya di sebelah kiri jalan dari arah kota. Tidak jauh dari SMAN 1 Pakusari. Kira-kira 20 menit jika ditempuh dari arah kota.

Pemilik rumah durian bakar ini adalah Ika Yuli Astutik. Perempuan 36 tahun ini telah menjalani bisnis dagang durian sejak 2018 lalu. Ika berjualan hanya saat musim durian, yaitu mulai bulan September hingga bulan Maret. “Hanya buka saat musim durian saja,” kata Ika.

Ide untuk memunculkan varian menu durian bakar terinspirasi dari unggahan di akun media sosial warga Thailand yang sedang menyajikan durian bakar. Ika pun mulai mencoba membakar durian yang dia jual. Proses untuk membakarnya cukup lama. Satu kali bakar membutuhkan waktu 30 menit hingga 1 jam.

Berdasarkan eksperimennya, makin gosong kulit permukaan durian maka cita rasa yang dihasilkan makin maknyus. Awalnya dia hanya mengonsumsi sendiri bersama keluarganya. Namun, karena semua keluarganya saat itu menyukai sajian durian bakar, maka Ika pun memutuskan untuk mulai menjual durian bakar. “Tiba-tiba suami bikin banner kecil durian bakar. Ya wis, mulai itu, mulai jualan durian bakar,” kata Ika.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sajian durian bakar ini cukup langka. Di Jember, dapat dijumpai di Rumah Durian Bakar Mbak Ika. Stannya berada di kawasan Pakusari. Letaknya di sebelah kiri jalan dari arah kota. Tidak jauh dari SMAN 1 Pakusari. Kira-kira 20 menit jika ditempuh dari arah kota.

Pemilik rumah durian bakar ini adalah Ika Yuli Astutik. Perempuan 36 tahun ini telah menjalani bisnis dagang durian sejak 2018 lalu. Ika berjualan hanya saat musim durian, yaitu mulai bulan September hingga bulan Maret. “Hanya buka saat musim durian saja,” kata Ika.

Ide untuk memunculkan varian menu durian bakar terinspirasi dari unggahan di akun media sosial warga Thailand yang sedang menyajikan durian bakar. Ika pun mulai mencoba membakar durian yang dia jual. Proses untuk membakarnya cukup lama. Satu kali bakar membutuhkan waktu 30 menit hingga 1 jam.

Berdasarkan eksperimennya, makin gosong kulit permukaan durian maka cita rasa yang dihasilkan makin maknyus. Awalnya dia hanya mengonsumsi sendiri bersama keluarganya. Namun, karena semua keluarganya saat itu menyukai sajian durian bakar, maka Ika pun memutuskan untuk mulai menjual durian bakar. “Tiba-tiba suami bikin banner kecil durian bakar. Ya wis, mulai itu, mulai jualan durian bakar,” kata Ika.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/