alexametrics
24.5 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Akte Kelahiran Cukup Lewat Bidan

Harapan Bupati Hendy Pada Dispendukcapil

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.IDPemerintah Kabupaten Jember terus berupaya membuat terobosan dalam hal layanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Admindukcapil). Salah satu yang dilakukan yakni melibatkan pemuda Karang Taruna untuk ikut peduli kepada warga desa. Kemudahan itu pun terus diharapkan, kalau bisa, akte kelahiran anak cukup lewat bidan.

“Orang lahiran itu sudah susah, maka pemerintah wajib hadir untuk membantu memberikan kemudahan, mengurus akte kelahirannya,” kata Bupati Jember, Hendy Siswanto di Hotel Luminor, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, kemarin (6/11).

Menurutnya, layanan akte kelahiran untuk semua bayi yang baru lahir maupun adminduk lain harus terus dipermudah. Salah satu yang diinginkan bupati yakni menuntaskan akte kelahiran di tempat bidan atau di fasilitas kesehatan milik pemerintah dan swasta. Bagi bidan yang kooperatif, dalam hal ini pun akan ada reward atau insentif.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Anggaran untuk bidan yang membantu Adminduk ini akan diambilkan dari APBD, tapi masih akan kita hitung anggarannya apakah harus PAPBD atau tanpa harus menunggu PAPBD 2022,” ucap Hendy. Pada kesempatan itu, Wabup Jember Gus Firjaun dan Wakil Ketua DPRD Ahmad Halim juga ada di sana.

Bupati Hendy menyebut, Adminduk menjadi hal penting dan merupakan kebutuhan dasar. Orang baru lahir sampai meninggal tetap membutuhkan adminduk. Untuk itu, pemuda Karang Taruna yang memberikan bantuan pengurusan Adminduk menurutnya bagian dari tugas dan pekerjaan yang mulia. “Tahun depan, kami akan sensus dan akan mendata hingga pekerjaan, penyakit yang diderita, hingga foto rumahnya sampai dengan sharelock rumahnya. Ini nantinya jadi data base khusus,” ujar Hendy. Sensus ini pun dicanangkan untuk tahun 2022 nanti.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.IDPemerintah Kabupaten Jember terus berupaya membuat terobosan dalam hal layanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Admindukcapil). Salah satu yang dilakukan yakni melibatkan pemuda Karang Taruna untuk ikut peduli kepada warga desa. Kemudahan itu pun terus diharapkan, kalau bisa, akte kelahiran anak cukup lewat bidan.

“Orang lahiran itu sudah susah, maka pemerintah wajib hadir untuk membantu memberikan kemudahan, mengurus akte kelahirannya,” kata Bupati Jember, Hendy Siswanto di Hotel Luminor, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, kemarin (6/11).

Menurutnya, layanan akte kelahiran untuk semua bayi yang baru lahir maupun adminduk lain harus terus dipermudah. Salah satu yang diinginkan bupati yakni menuntaskan akte kelahiran di tempat bidan atau di fasilitas kesehatan milik pemerintah dan swasta. Bagi bidan yang kooperatif, dalam hal ini pun akan ada reward atau insentif.

“Anggaran untuk bidan yang membantu Adminduk ini akan diambilkan dari APBD, tapi masih akan kita hitung anggarannya apakah harus PAPBD atau tanpa harus menunggu PAPBD 2022,” ucap Hendy. Pada kesempatan itu, Wabup Jember Gus Firjaun dan Wakil Ketua DPRD Ahmad Halim juga ada di sana.

Bupati Hendy menyebut, Adminduk menjadi hal penting dan merupakan kebutuhan dasar. Orang baru lahir sampai meninggal tetap membutuhkan adminduk. Untuk itu, pemuda Karang Taruna yang memberikan bantuan pengurusan Adminduk menurutnya bagian dari tugas dan pekerjaan yang mulia. “Tahun depan, kami akan sensus dan akan mendata hingga pekerjaan, penyakit yang diderita, hingga foto rumahnya sampai dengan sharelock rumahnya. Ini nantinya jadi data base khusus,” ujar Hendy. Sensus ini pun dicanangkan untuk tahun 2022 nanti.

JEMBER, RADARJEMBER.IDPemerintah Kabupaten Jember terus berupaya membuat terobosan dalam hal layanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Admindukcapil). Salah satu yang dilakukan yakni melibatkan pemuda Karang Taruna untuk ikut peduli kepada warga desa. Kemudahan itu pun terus diharapkan, kalau bisa, akte kelahiran anak cukup lewat bidan.

“Orang lahiran itu sudah susah, maka pemerintah wajib hadir untuk membantu memberikan kemudahan, mengurus akte kelahirannya,” kata Bupati Jember, Hendy Siswanto di Hotel Luminor, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, kemarin (6/11).

Menurutnya, layanan akte kelahiran untuk semua bayi yang baru lahir maupun adminduk lain harus terus dipermudah. Salah satu yang diinginkan bupati yakni menuntaskan akte kelahiran di tempat bidan atau di fasilitas kesehatan milik pemerintah dan swasta. Bagi bidan yang kooperatif, dalam hal ini pun akan ada reward atau insentif.

“Anggaran untuk bidan yang membantu Adminduk ini akan diambilkan dari APBD, tapi masih akan kita hitung anggarannya apakah harus PAPBD atau tanpa harus menunggu PAPBD 2022,” ucap Hendy. Pada kesempatan itu, Wabup Jember Gus Firjaun dan Wakil Ketua DPRD Ahmad Halim juga ada di sana.

Bupati Hendy menyebut, Adminduk menjadi hal penting dan merupakan kebutuhan dasar. Orang baru lahir sampai meninggal tetap membutuhkan adminduk. Untuk itu, pemuda Karang Taruna yang memberikan bantuan pengurusan Adminduk menurutnya bagian dari tugas dan pekerjaan yang mulia. “Tahun depan, kami akan sensus dan akan mendata hingga pekerjaan, penyakit yang diderita, hingga foto rumahnya sampai dengan sharelock rumahnya. Ini nantinya jadi data base khusus,” ujar Hendy. Sensus ini pun dicanangkan untuk tahun 2022 nanti.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/