alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Modal Terbatas, Dua Tahun Miliki 80 Ekor Kambing

Mobile_AP_Rectangle 1

Setiap orang memiliki hobi. Bahkan terkadang sampai rela menghabiskan waktu, uang, hingga pikiran demi hobinya. Tapi yang dilakukan Nur Khotib ini berbeda. Hobi yang ditekuninya tak sama dengan kebanyakan orang. Dia gemar beternak. Tapi dari sini, dia justru mampu memberi manfaat ke orang lain.

ISNEIN PURNOMO, Langon, Radar Jember

BAU solar memenuhi ruangan berukuran sekitar 15 X 30 meter. Seketika, aroma yang bersumber dari kotoran kambing menjadi tersamarkan. Rupanya inilah strategi Nur Khotib untuk menutupi bau tak sedap itu. Dia khawatir, jika tidak ada tindakan, peternakan kambing yang dia kelola akan mengganggu para tetangga.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kan kasihan mereka tidak bisa merasakan daging atau hasil penjualannya, tapi cuma merasakan bau tak sedap dari kotorannya,” canda warga Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu, tersebut.

Usai menyiram solar pada puluhan lubang pembuangan kotoran, dia sejenak istirahat. Sesaat kemudian, tangan kirinya memegang kretek. Sementara tangan kanan mengelap keringat yang sedari tadi menetes di dahi.

- Advertisement -

Setiap orang memiliki hobi. Bahkan terkadang sampai rela menghabiskan waktu, uang, hingga pikiran demi hobinya. Tapi yang dilakukan Nur Khotib ini berbeda. Hobi yang ditekuninya tak sama dengan kebanyakan orang. Dia gemar beternak. Tapi dari sini, dia justru mampu memberi manfaat ke orang lain.

ISNEIN PURNOMO, Langon, Radar Jember

BAU solar memenuhi ruangan berukuran sekitar 15 X 30 meter. Seketika, aroma yang bersumber dari kotoran kambing menjadi tersamarkan. Rupanya inilah strategi Nur Khotib untuk menutupi bau tak sedap itu. Dia khawatir, jika tidak ada tindakan, peternakan kambing yang dia kelola akan mengganggu para tetangga.

“Kan kasihan mereka tidak bisa merasakan daging atau hasil penjualannya, tapi cuma merasakan bau tak sedap dari kotorannya,” canda warga Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu, tersebut.

Usai menyiram solar pada puluhan lubang pembuangan kotoran, dia sejenak istirahat. Sesaat kemudian, tangan kirinya memegang kretek. Sementara tangan kanan mengelap keringat yang sedari tadi menetes di dahi.

Setiap orang memiliki hobi. Bahkan terkadang sampai rela menghabiskan waktu, uang, hingga pikiran demi hobinya. Tapi yang dilakukan Nur Khotib ini berbeda. Hobi yang ditekuninya tak sama dengan kebanyakan orang. Dia gemar beternak. Tapi dari sini, dia justru mampu memberi manfaat ke orang lain.

ISNEIN PURNOMO, Langon, Radar Jember

BAU solar memenuhi ruangan berukuran sekitar 15 X 30 meter. Seketika, aroma yang bersumber dari kotoran kambing menjadi tersamarkan. Rupanya inilah strategi Nur Khotib untuk menutupi bau tak sedap itu. Dia khawatir, jika tidak ada tindakan, peternakan kambing yang dia kelola akan mengganggu para tetangga.

“Kan kasihan mereka tidak bisa merasakan daging atau hasil penjualannya, tapi cuma merasakan bau tak sedap dari kotorannya,” canda warga Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu, tersebut.

Usai menyiram solar pada puluhan lubang pembuangan kotoran, dia sejenak istirahat. Sesaat kemudian, tangan kirinya memegang kretek. Sementara tangan kanan mengelap keringat yang sedari tadi menetes di dahi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/