alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Jangan Terlambat Imunisasi Anak

BIAS Berakhir November

Mobile_AP_Rectangle 1

Pria juga berprofesi sebagai dokter spesialis anak itu menambahkan, negara sangat menganjurkan sebuah imunisasi, sebab penyakit termasuk penghambat pembangunan sebuah negara. “Seperti halnya Covid-19 yang telah melemahkan sendi-sendi kehidupan. Hingga kini, belum pulih seratus persen,” ujarnya.

dr Ali menjelaskan, bagi yang telat imunisasi, sebaiknya tetap melakukannya. Menurutnya, memang lebih tepat mendapatkan imunisasi sesuai dengan jadwal. Sebab, bila terlambat akan menurunkan efektivitas imunisasi dan menurunkan imunitas di komunitas. “Jadi, risiko meningkatnya kejadian penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi,” tuturnya.

Bila selama pandemi masyarakat terlalu takut berlebihan untuk datang ke fasilitas kesehatan dan petugas kesehatan untuk imunisasi, bahaya selanjutnya akan mengintai. Termasuk munculnya penyakit yang selama ini bisa dikendalikan. “Bisa muncul wabah lain seperti campak, difteri, pertusis atau batuk rejan, dan polio yang kasusnya selama ini bisa terkendali. Jika cakupan imunisasi rendah, bisa mewabah lagi,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bila wabah penyakit yang dulu terkendali muncul lagi, menurut dr Ali, akan semakin berbahaya. Mengingat, pandemi Covid-19 saja belum selesai. “Korona belum selesai dihantam wabah penyakit lain, itu akan makin buruk,” katanya.

- Advertisement -

Pria juga berprofesi sebagai dokter spesialis anak itu menambahkan, negara sangat menganjurkan sebuah imunisasi, sebab penyakit termasuk penghambat pembangunan sebuah negara. “Seperti halnya Covid-19 yang telah melemahkan sendi-sendi kehidupan. Hingga kini, belum pulih seratus persen,” ujarnya.

dr Ali menjelaskan, bagi yang telat imunisasi, sebaiknya tetap melakukannya. Menurutnya, memang lebih tepat mendapatkan imunisasi sesuai dengan jadwal. Sebab, bila terlambat akan menurunkan efektivitas imunisasi dan menurunkan imunitas di komunitas. “Jadi, risiko meningkatnya kejadian penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi,” tuturnya.

Bila selama pandemi masyarakat terlalu takut berlebihan untuk datang ke fasilitas kesehatan dan petugas kesehatan untuk imunisasi, bahaya selanjutnya akan mengintai. Termasuk munculnya penyakit yang selama ini bisa dikendalikan. “Bisa muncul wabah lain seperti campak, difteri, pertusis atau batuk rejan, dan polio yang kasusnya selama ini bisa terkendali. Jika cakupan imunisasi rendah, bisa mewabah lagi,” terangnya.

Bila wabah penyakit yang dulu terkendali muncul lagi, menurut dr Ali, akan semakin berbahaya. Mengingat, pandemi Covid-19 saja belum selesai. “Korona belum selesai dihantam wabah penyakit lain, itu akan makin buruk,” katanya.

Pria juga berprofesi sebagai dokter spesialis anak itu menambahkan, negara sangat menganjurkan sebuah imunisasi, sebab penyakit termasuk penghambat pembangunan sebuah negara. “Seperti halnya Covid-19 yang telah melemahkan sendi-sendi kehidupan. Hingga kini, belum pulih seratus persen,” ujarnya.

dr Ali menjelaskan, bagi yang telat imunisasi, sebaiknya tetap melakukannya. Menurutnya, memang lebih tepat mendapatkan imunisasi sesuai dengan jadwal. Sebab, bila terlambat akan menurunkan efektivitas imunisasi dan menurunkan imunitas di komunitas. “Jadi, risiko meningkatnya kejadian penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi,” tuturnya.

Bila selama pandemi masyarakat terlalu takut berlebihan untuk datang ke fasilitas kesehatan dan petugas kesehatan untuk imunisasi, bahaya selanjutnya akan mengintai. Termasuk munculnya penyakit yang selama ini bisa dikendalikan. “Bisa muncul wabah lain seperti campak, difteri, pertusis atau batuk rejan, dan polio yang kasusnya selama ini bisa terkendali. Jika cakupan imunisasi rendah, bisa mewabah lagi,” terangnya.

Bila wabah penyakit yang dulu terkendali muncul lagi, menurut dr Ali, akan semakin berbahaya. Mengingat, pandemi Covid-19 saja belum selesai. “Korona belum selesai dihantam wabah penyakit lain, itu akan makin buruk,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/