alexametrics
26 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Distribusikan 5.758 Kartu Asuransi

Beri Jaminan Keselamatan kepada Para Nelayan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam upaya melindungi para nelayan di Kabupaten Jember, Pemkab Jember memberikan bantuan berupa kartu asuransi kepada 5.758 nelayan. Di antaranya yang berada di Ambulu, Puger, Gumukmas, Wuluhan, Kencong, dan Tempurejo.

Plt Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief mengungkapkan, masyarakat nelayan merupakan golongan yang paling rentan terhadap keselamatan. “Sering kali kita mendengar, banyak nelayan yang mengalami kecelakaan ketika berangkat atau pulang melaut,” imbuhnya.

Bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Jember, pemerintah memfasilitasi keselamatan para nelayan dengan menggunakan kartu asuransi. Dengan kartu tersebut, Muqit menjelaskan bahwa para nelayan mendapatkan beberapa manfaat. Salah satunya, mendapatkan jaminan sosial sebesar Rp 70 juta jika salah seorang nelayan meninggal dunia saat mengalami kecelakaan kerja. “Jika salah seorang nelayan meninggal, maksimal dua anaknya akan mendapatkan biaya sekolah gratis,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria yang juga beraktivitas sebagai kiai tersebut menambahkan, semua pembiayaan perawatan ketika salah seorang nelayan itu mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan kecacatan juga bakal ditanggung. “Nominal yang para nelayan dapat juga disesuaikan dengan kondisi yang mereka alami,” imbuh Muqit.

Dirinya berharap, bantuan itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para nelayan yang menerima manfaat. “Walaupun sudah punya asuransi nelayan, kehati-hatiannya harus terus ditingkatkan,” ajaknya. Di antaranya, membaca doa sebelum berangkat melaut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam upaya melindungi para nelayan di Kabupaten Jember, Pemkab Jember memberikan bantuan berupa kartu asuransi kepada 5.758 nelayan. Di antaranya yang berada di Ambulu, Puger, Gumukmas, Wuluhan, Kencong, dan Tempurejo.

Plt Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief mengungkapkan, masyarakat nelayan merupakan golongan yang paling rentan terhadap keselamatan. “Sering kali kita mendengar, banyak nelayan yang mengalami kecelakaan ketika berangkat atau pulang melaut,” imbuhnya.

Bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Jember, pemerintah memfasilitasi keselamatan para nelayan dengan menggunakan kartu asuransi. Dengan kartu tersebut, Muqit menjelaskan bahwa para nelayan mendapatkan beberapa manfaat. Salah satunya, mendapatkan jaminan sosial sebesar Rp 70 juta jika salah seorang nelayan meninggal dunia saat mengalami kecelakaan kerja. “Jika salah seorang nelayan meninggal, maksimal dua anaknya akan mendapatkan biaya sekolah gratis,” paparnya.

Pria yang juga beraktivitas sebagai kiai tersebut menambahkan, semua pembiayaan perawatan ketika salah seorang nelayan itu mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan kecacatan juga bakal ditanggung. “Nominal yang para nelayan dapat juga disesuaikan dengan kondisi yang mereka alami,” imbuh Muqit.

Dirinya berharap, bantuan itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para nelayan yang menerima manfaat. “Walaupun sudah punya asuransi nelayan, kehati-hatiannya harus terus ditingkatkan,” ajaknya. Di antaranya, membaca doa sebelum berangkat melaut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam upaya melindungi para nelayan di Kabupaten Jember, Pemkab Jember memberikan bantuan berupa kartu asuransi kepada 5.758 nelayan. Di antaranya yang berada di Ambulu, Puger, Gumukmas, Wuluhan, Kencong, dan Tempurejo.

Plt Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief mengungkapkan, masyarakat nelayan merupakan golongan yang paling rentan terhadap keselamatan. “Sering kali kita mendengar, banyak nelayan yang mengalami kecelakaan ketika berangkat atau pulang melaut,” imbuhnya.

Bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Jember, pemerintah memfasilitasi keselamatan para nelayan dengan menggunakan kartu asuransi. Dengan kartu tersebut, Muqit menjelaskan bahwa para nelayan mendapatkan beberapa manfaat. Salah satunya, mendapatkan jaminan sosial sebesar Rp 70 juta jika salah seorang nelayan meninggal dunia saat mengalami kecelakaan kerja. “Jika salah seorang nelayan meninggal, maksimal dua anaknya akan mendapatkan biaya sekolah gratis,” paparnya.

Pria yang juga beraktivitas sebagai kiai tersebut menambahkan, semua pembiayaan perawatan ketika salah seorang nelayan itu mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan kecacatan juga bakal ditanggung. “Nominal yang para nelayan dapat juga disesuaikan dengan kondisi yang mereka alami,” imbuh Muqit.

Dirinya berharap, bantuan itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para nelayan yang menerima manfaat. “Walaupun sudah punya asuransi nelayan, kehati-hatiannya harus terus ditingkatkan,” ajaknya. Di antaranya, membaca doa sebelum berangkat melaut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca