alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Akses Difabel Dinilai Masih Kurang

Lantai Dua Pendapa, Pemkab, dan Gedung DPRD

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Anggota DRPD Jember Agusta Jaka Purwana terlihat hanya duduk di kursi roda, tepat di teras Pendapa Wahyawibawagraha, Senin (5/10). Dia tidak bisa berbuat apa-apa. Sementara, rekan-rekannya sesama anggota DPRD menuju lantai dua. Mereka akan beramah-tamah dengan Plt Bupati Jember Abdul Muqit Arief.

Seusai acara di lantai dua pendapa, Plt Bupati Jember pun menghampiri Agusta. Pria asal Silo tersebut meminta maaf kepada Agusta karena tidak bisa memberikan fasilitas yang bisa diakses secara mandiri oleh pengguna kursi roda. “Maaf ya, Pak Agusta sakit apa?” kata Muqit Arief.

Agusta memang bukan penyandang disabilitas yang harus pakai kursi roda seterusnya. Tapi, dia difabel temporer karena baru saja menjalani operasi tulang leher. Tindakan medis itu membuat dirinya harus mengenakan kursi roda untuk penyembuhan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pendapa Wahyawibawagraha memang ada jalur difabel. Tapi hanya menuju lantai bawah. Sedangkan lantai dua belum ada. Baik lift maupun tangga jalan yang bisa digunakan penyandang disabilitas. Kondisi yang sama juga terjadi di gedung DPRD Jember. Bahkan, di lantas dasar, ram yang disediakan untuk akses difabel dinilai terlalu curam. Sedangkan sarana menuju lantai dua yang biasanya digunakan untuk rapat paripurna juga tidak ada lift atau tangga jalan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Anggota DRPD Jember Agusta Jaka Purwana terlihat hanya duduk di kursi roda, tepat di teras Pendapa Wahyawibawagraha, Senin (5/10). Dia tidak bisa berbuat apa-apa. Sementara, rekan-rekannya sesama anggota DPRD menuju lantai dua. Mereka akan beramah-tamah dengan Plt Bupati Jember Abdul Muqit Arief.

Seusai acara di lantai dua pendapa, Plt Bupati Jember pun menghampiri Agusta. Pria asal Silo tersebut meminta maaf kepada Agusta karena tidak bisa memberikan fasilitas yang bisa diakses secara mandiri oleh pengguna kursi roda. “Maaf ya, Pak Agusta sakit apa?” kata Muqit Arief.

Agusta memang bukan penyandang disabilitas yang harus pakai kursi roda seterusnya. Tapi, dia difabel temporer karena baru saja menjalani operasi tulang leher. Tindakan medis itu membuat dirinya harus mengenakan kursi roda untuk penyembuhan.

Pendapa Wahyawibawagraha memang ada jalur difabel. Tapi hanya menuju lantai bawah. Sedangkan lantai dua belum ada. Baik lift maupun tangga jalan yang bisa digunakan penyandang disabilitas. Kondisi yang sama juga terjadi di gedung DPRD Jember. Bahkan, di lantas dasar, ram yang disediakan untuk akses difabel dinilai terlalu curam. Sedangkan sarana menuju lantai dua yang biasanya digunakan untuk rapat paripurna juga tidak ada lift atau tangga jalan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Anggota DRPD Jember Agusta Jaka Purwana terlihat hanya duduk di kursi roda, tepat di teras Pendapa Wahyawibawagraha, Senin (5/10). Dia tidak bisa berbuat apa-apa. Sementara, rekan-rekannya sesama anggota DPRD menuju lantai dua. Mereka akan beramah-tamah dengan Plt Bupati Jember Abdul Muqit Arief.

Seusai acara di lantai dua pendapa, Plt Bupati Jember pun menghampiri Agusta. Pria asal Silo tersebut meminta maaf kepada Agusta karena tidak bisa memberikan fasilitas yang bisa diakses secara mandiri oleh pengguna kursi roda. “Maaf ya, Pak Agusta sakit apa?” kata Muqit Arief.

Agusta memang bukan penyandang disabilitas yang harus pakai kursi roda seterusnya. Tapi, dia difabel temporer karena baru saja menjalani operasi tulang leher. Tindakan medis itu membuat dirinya harus mengenakan kursi roda untuk penyembuhan.

Pendapa Wahyawibawagraha memang ada jalur difabel. Tapi hanya menuju lantai bawah. Sedangkan lantai dua belum ada. Baik lift maupun tangga jalan yang bisa digunakan penyandang disabilitas. Kondisi yang sama juga terjadi di gedung DPRD Jember. Bahkan, di lantas dasar, ram yang disediakan untuk akses difabel dinilai terlalu curam. Sedangkan sarana menuju lantai dua yang biasanya digunakan untuk rapat paripurna juga tidak ada lift atau tangga jalan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/